Review Batman – Arkham Knight: Penutup yang Tidak Memuaskan!

Reading time:
June 30, 2015

Selamat Datang di Gotham

Setelah terperangkap di Arkham Asylum dan Arkham City, Anda akhirnya bermain di Gotham!
Setelah terperangkap di Arkham Asylum dan Arkham City, Anda akhirnya bermain di Gotham!

Sejak ia dipastikan akan dibangun dengan Playstation 4, Xbox One, dan PC sebagai fokus, Rocksteady sudah mengklaim bahwa ekstra performa yang mereka dapatkan memungkinkan mereka untuk mengembangkan sesuatu yang lebih baik di Batman: Arkham Knight. Langkah awal? Menciptakan dunia yang lebih luas dan penuh detail. Setelah terperangkap di rumah sakit jiwa Asylum di seri pertama dan satu sesi kota “kecil” di Arkham City yang dibangun khusus untuk memenjarakan para psikopat ini, Anda akhirnya bebas untuk menjelajahi Gotham – kota sebenarnya yang dilindungi oleh Batman. Kesan “luas” mengalir tidak hanya meluncur dari ukuran kota yang diklaim lima kali lebih besar dari Arkham City, tetapi juga ia menawarkan persepsi yang lebih mendalam soal semesta Batman itu sendiri.

Kota ini dibangun Rocksteady dengan detail yang fantastis, termasuk efek cahaya yang ada.
Kota ini dibangun Rocksteady dengan detail yang fantastis, termasuk efek cahaya yang ada.
Ancaman mengintai di setiap sudut.
Ancaman mengintai di setiap sudut.

Gotham berhasil dibangun dengan fantastis oleh Rocksteady. Kota yang diliputi malam ini mendapatkan detail yang luar biasa. Tata cahaya, desain bangunan yang berbeda, hingga efek hujan yang terus turun – senantiasa memberikan efek yang dramatis ketika Batman mengepakkan sayap dan melayang di atasnya. Namun salah satu pesona utamanya justru dari kesan bahwa setelah Arkham City yang begitu tertutup, Gotham memberikan gambaran yang lebih lengkap soal dunia yang harus dilindungi Bruce Wayne sebagai seorang Batman.

Yang menarik? Ia membuat semesta Batman lebih luas, membuatnya terasa seperti bagian dari sesuatu yang lebih besar.
Yang menarik? Ia membuat semesta Batman lebih luas, membuatnya terasa seperti bagian dari sesuatu yang lebih besar.
Kehadiran suara Lex Luthor mungkin hanya sekedar cameo, namun ia secara instan
Kehadiran suara Lex Luthor mungkin hanya sekedar cameo, namun ia secara instan “memperkaya” petualangan terakhir Batman ini.

Anda bisa melihat betapa megahnya Wayne Tower yang berdiri paling tinggi dan bahkan bertemu Lucius Fox di sana. Namun yang paling fantastis adalah bahwa mereka mengintegrasikan karakter antagonis dari franchise DC yang lain – Lex Luthor ke dalam game ini. Bangunan salah satu perusahaan Lex – Lex Corp dengan logo menyala terang bisa Anda temui di sini. Anda juga bisa mendengar rekaman pesan telepon pribadi Lex pada Bruce Wayne yang meminta salah satu teknologi yang berhasil dikembangkan oleh Wayne Industries untuk ia gunakan. Gotham menawarkan sesuatu yang lebih untuk perjalanan Batman kali ini, bukan lagi sekedar gedung yang sekedar berfungsi sebagai jangkar untuk grappling hook Anda. Ia membuat Batman seperti bagian dari sesuatu yang lebih besar.

Lebih Cepat, Lebih Brutal

Mengapa berusaha memperbaiki sesuatu yang tidak rusak? Arkham Knight mengusung esensi gameplay yang serupa dengan dua seri Arkham sebelumnya.
Mengapa berusaha memperbaiki sesuatu yang tidak rusak? Arkham Knight mengusung esensi gameplay yang serupa dengan dua seri Arkham sebelumnya.

Seri Batman: Arkham selama ini selalu dikenal sebagai salah satu game action yang juga mengimplementasikan sistem pertarungan tangan kosong terbaik. Berhasil memperkuat identitas Batman sebagai seorang pahlawan yang tidak pernah ingin membunuh musuhnya, sistem pertarungan dibangun di atas sistem combo dan counter yang luar biasa, dihiasi dengan animasi gerakan yang juga pantas untuk mendapatkan acungan jempol. Identitas ini sendiri tidak banyak berbeda di Batman: Arkham Knight. Anda yang sudah familiar dengan sistem dari dua seri sebelumnya tampaknya tidak akan mengalami kesulitan untuk menguasai pertarungan di Arkham: Knight. Tentu saja, tantangan akan muncul dari variasi musuh yang Anda hadapi – yang terkadang tidak bisa ditundukkan dengan sekedar combo pukulan belaka.

BAM!
BAM!
Pendekatan stealth yang minim resiko juga tetap ditawarkan.
Pendekatan stealth yang minim resiko juga tetap ditawarkan.

Maka seperti seri-seri Arkham sebelumnya juga, Anda juga selalu punya opsi untuk bermain lebih aman dengan memprioritasikan sisi stealth yang ada. Anda bisa menundukkan musuh dengan Stealth Takedown yang tidak hanya meminimalisir resiko Anda tewas dengan konyol, tetapi juga menjadi pemicu untuk sistem pertarungan baru yang disuntikkan Rocksteady di Batman: Arkham Knight ini. Cerita bahwa Anda kini mengenakan varian Batsuit yang lebih ringan memungkinkan Batman bergerak lebih cepat dan lincah dibandingkan sebelumnya. Hasilnya? Ada dua mekanik baru – Fear Takedown dan Enviroment Takedown yang bisa Anda picu untuk menghabisi para musuh secara instan.

Dua buah varian Takedown diperkenalkan - Fear Takedown dan Environment Takedown
Dua buah varian Takedown diperkenalkan – Fear Takedown dan Environment Takedown
Fear Takedown memungkinkan Anda menghabisi beberapa musuh sekaligus.
Fear Takedown memungkinkan Anda menghabisi beberapa musuh sekaligus.

Jika Anda berhasil mengeksekusi Stealth Takedown, maka kesempatan untuk menyimpan satu kali kesempatan melakukan Fear Takedown akan didapatkan. Sama seperti takedown pada umumnya, ia bisa dipicu dari jarak dekat untuk musuh yang belum menyadari posisi karakter Anda. Fear Takedown memungkinkan Anda untuk menghabisi banyak musuh sekaligus secara beruntut dimana Anda punya kesempatan untuk menentukan target Anda selanjutnya, sehingga Anda selalu bisa memberikan prioritas bagi musuh yang menurut Anda, paling menyebalkan. Fear Takedown sendiri bersifat terbuka yang berarti – musuh yang lain akan menyadari posisi Anda begitu selesai tereksekusi. Sementara Enviroment Takedown, seperti namanya, adalah eksekusi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar.

Salah satu perbedaan yang juga cukup jelas dari sistem pertempuran juga mengakar dari penggunaan gadget untuk keuntungan strategis yang kini lebih mudah. Bertarung tangan kosong dengan banyak musuh, yang hadir dengan beragam ukuran dan senjata tentu bukan perkara mudah. Namun kini dengan bar special yang berhasil Anda bangun lewat eksekusi kombo yang tepat, Anda bisa menggunakan shortcut tertentu untuk mengeluarkan gadget yang ada dan memaksimalkan fungsi mereka. Menggunakan grappling hook untuk takedown musuh yang lebih jauh atau Remote Electric Discharge untuk melakukan stun sementara banyak musuh secara instan membuat Batman punya keuntungan lebih dalam pertempuran. Jika semua opsi ini tidak efektif untuk mengeluarkan Anda dari kondisi terdesak, Anda selalu bisa memungut senjata musuh dan mengayunkannya langsung ke wajah mereka sendiri.

Implementasi beragam fungsi gadget dalam pertarungan juga disempurnakan.
Implementasi beragam fungsi gadget dalam pertarungan juga disempurnakan.
Sayangnya, sistem Dual Team yang digembar-gemborkan Rocksteady sejak awal justru terasa seperti sekedar gimmick.
Sayangnya, sistem Dual Team yang digembar-gemborkan Rocksteady sejak awal justru terasa seperti sekedar gimmick.

Sayangnya, salah satu inovasi yang disuntikkan Rocksteady untuk Arkham Knight tidak terasa semanis yang dibayangkan. Benar sekali, kita tengah membicarakan sistem “Dual Team” yang seolah jadi salah satu nilai jual utama yang terus dibicarakan Rocksteady sebelum rilis. Pada dasarnya, Dual Team memungkinkan Anda berganti karakter secara real-time ketika bertarung atau bahkan mengeksekusi gerakan serangan bersama. Anda akan ditemani beragam karakter, dari Robin, Nightwing, hingga Catwoman sendiri. Berharap bahwa sistem ini akan diimplementasikan sama seperti sistem tiga karakter GTA V? Kami punya berita buruk untuk Anda. Dual Team ternyata hanya bisa digunakan di dalam skenario tertentu di dalam cerita, dan sensasinya tidak seepik yang dibayangkan. Memang menarik bisa mengganti karakter secara real-time dan berkolaborasi dalam combo serangan atau puzzle yang ada. Namun akan jauh lebih terasa menarik dan berbeda, jika mereka bisa mengimplementasikan hal yang sama di sisi free-roam. Untuk sementara ini, Dual-Team lebih terasa seperti gimmick dan tidak lebih.

Dual Team ini hanya bisa digunakan di kondisi-kondisi yang diskenariokan, dan tidak seperti sistem tiga karakter GTA V.
Dual Team ini hanya bisa digunakan di kondisi-kondisi yang diskenariokan, dan tidak seperti sistem tiga karakter GTA V.
Untuk akumulasi experience points dalam jumlah tertentu, Anda akan mendapatkan satu Skill Points yang bisa didistribusika di pohon skill dengan kategori yang berbeda.
Untuk akumulasi experience points dalam jumlah tertentu, Anda akan mendapatkan satu Skill Points yang bisa didistribusika di pohon skill dengan kategori yang berbeda.

Sebenarnya dari sistem permainan dasar Batman: Arkham Knight, ia tidak banyak berbeda dengan Arkham City, yang harus diakui cukup melegakan. Mengapa? Karena pada dasarnya sistem pertempuran ini sudahlah sempurna untuk menangkap esensi Batman sebagai seorang karakter superhero, dan keputusan utuk mempertahankannya berbuah manis. Seperti halnya kedua sistem sebelumnya juga, ada sistem experience points yang didapatkan dari setiap sidequest yang Anda selesaikan dan pertarungan yang Anda menangkap. Skill points ini bisa Anda distribusikan untuk memperkuat Batman dari beragam aspek yang ada, termasuk Batmobile!

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…