FF VII Remake Tak Gunakan Luminous Engine

Reading time:
August 6, 2015
ff7 remake

Dengan beragam proyek game yang tengah berada di bawah bendera raksasa mereka saat ini, Square Enix memang menyimpan banyak game yang pantas untuk diantisipasi, di luar potensi tanggal rilis yang masih menjadi tanda tanya. Dari developer Baratnya, ia punya Hitman dan Deus Ex: Mankind Divided, sementara dari negeri sendiri – begitu banyak proyek JRPG, termasuk Dragon Quest XI, Star Ocean V, Final Fantasy XV, Kingdom Hearts 3, dan tentu saja – Final Fantasy VII Remake. Secara logis, ini adalah kesempatan untuk memanfaatkan engine teranyar mereka – Luminous Engine secara optimal. Namun nyatanya, yang terjadi juga sebaliknya.

Satu-satunya game yang dibangun menggunakan Luminous saat ini hanyalah Final Fantasy XV, setelah Kingdom Hearts 3 sudah dikonfirmasikan “beralih” ke Unreal Engine 4. Tidak berhenti di sana saja, tren ini ternyata terus berlanjut.

Sama seperti Kingdom Hearts 3 dan Dragon Quest XI, FF VII Remake juga dipastikan tidak akan menggunakan engine milik Square Enix sendiri - Luminous.
Sama seperti Kingdom Hearts 3 dan Dragon Quest XI, FF VII Remake juga dipastikan tidak akan menggunakan engine milik Square Enix sendiri – Luminous.

Dalam wawancara terbarunya, Hajime Tabata – penanggung jawab FF XV saat ini juga memastikan bahwa Luminous tidak akan digunakan untuk Final Fantasy VII Remake. Sayangnya, ia tidak memberikan lebih detail alasan atas keputusan ini atau dengan apa FF VII Remake akan dibangun. Sementara untuk urusan FF XV, Tabata mengaku bahwa proses pengembangan saat ini sudah berjalan lebih dari 65 persen selesai. Ia mengklaim bahwa semua rencana yang ingin mereka implementasikan, dari sisi game ataupun marketing berjalan dengan sangat baik.

Apakah ini berarti Luminous akan berakhir seperti engine Square Enix sebelumnya – Ebony, yang kabarnya hanya digunakan untuk Final Fantasy XIII dan sekaligus “dipaksa” untuk dirilis dalam tiga seri untuk menjustifikasi proses pengembangannya yang mahal? Kita lihat saja nanti. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang berharap Luminous menjadi basis untuk FF VII Remake?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…