Kalahkan Secret, OG Juara Frankfurt Major 2015 DOTA 2!

Reading time:
November 22, 2015
frankfurt major

Tak ingin hanya bergantung pada The International sebagai satu-satunya turnamen raksasa untuk DOTA 2, Valve akhirnya mulai mendistribusikan turnamen skala besar sepanjang tahun lewat event bernama The Major. Ide yang juga menggandeng ESL sebagai pihak penyelenggara ini mengambil tempat di Frankfurt, Jerman sebagai tempat perdana. Setelah pertarungan  berat melewati begitu banyak pertandingan eliminasi upper & lower bracket, Frankfurt Major akhirnya menemukan pemenangnya! Kerennya lagi? Ia muncul dari kuda hitam yang tak pernah diprediksi sebelumnya.

Event Frankfurt Major 2015 ini memang pantas untuk mendapatkan apresiasi tersendiri. Walaupun skalanya tak sebesar The International yang menawarkan hadiah belasan USD juta beberapa bulan yang lalu, ia mampu membuktikan diri sebagai penyelenggaraan turnamen DOTA 2 terbaik sejauh ini. Tak ada masalah teknis yang berarti, pemilihan format acara, caster, dan juga video pengenalan pemain pro yang lebih menarik juga pantas mendapatkan acungan jempol. Kerennya lagi? Ada begitu banyak kejutan dan pertarungan keren di turnamen kali ini, sesuatu yang akan terus dibicarakan di masa depan. Dan kini, ia berakhir dengan satu nama sebagai juara.

Sempat  menyandang nama
Sempat menyandang nama “Monkey Business”, OG berhasil jadi juara di Frankfurt Major 2015.
Mengalahkan Secret di babak Grand Final dengan angka 3-1, mereka berhak atas total hadiah sekitar 15 Milyar Rupiah!
Mengalahkan Secret di babak Grand Final dengan angka 3-1, mereka berhak atas total hadiah sekitar 15 Milyar Rupiah!

Adalah OG, yang akhirnya berhasil keluar sebagai jawara dari turnamen bergengsi ini setelah harus merangkak dari Lower Bracket. Melawan Secret – tim yang dijagokan, OG tampil “menggila”. Performa luar biasa Miracle – pemain dengan MMR 8.000 yang juga tertinggi di dunia saat ini, bersama dengan kombinasi permainan MoonMeander yang fantastis menjadi kunci kemenangan. Pilihan draft yang dilemparkan sang captain – Fly juga berkontribusi sangat besar, membuat captain Secret – Puppey yang legendaris kehilangan akal untuk melakukan counter yang signifikan. Dengan skor akhir 3-1 dari Best of 5, OG yang dulu sempat dikenal sebagai Monkey Business, akhirnya keluar sebagai juara Frankfurt Major 2015!

OG berhak membawa pulang hadiah utama sekitar USD 1,1 juta atau sekitar 15 Milyar Rupiah, sementara Secret harus puas membawa pulang uang hanya sekitar USD 400 ribu atau 5 Milyar Rupiah. Apa kabar dengan juara The International 2015 – Evil Geniuses? Tunduk di bawah kekuasaan OG di Lower Bracket Final, EG keluar sebagai juara ketiga dan berhak atas hadiah USD 315.000, atau sekitar 4 Milyar Rupiah. Sementara posisi keempat dengan hadiah USD 255.000, atau sekitar 3,4 Milyar Rupiah jatuh ke tangan EHOME, tim raksasa dari China. Tim pemenang berhak membawa piala unik berbentuk Eaglesong – salah satu item di DOTA 2.

Turnamen Major selanjutnya akan diselenggarakan Maret 2016 mendatang dan disebut sebagai Shanghai Major.
Turnamen Major selanjutnya akan diselenggarakan Maret 2016 mendatang dan disebut sebagai Shanghai Major. Ia akan diselenggarkan di Mercedes Benz Arena yang prestisius.

Lantas, apa selanjutnya? Seperti yang sempat dijanjikan Valve, turnamen The Major akan terus berlanjut sepanjang tahun di beragam region dunia. Major selanjutnya akan diselenggarakan di Maret 2016 mendatang, dan disebut sebagai Shanghai Major. Perhelatan akbar ini akan ditangani oleh Perfect World dan akan diselenggarkan di stadium raksasa Mercedes Benz Arena yang cukup prestisius.

Congrats, OG! Good Game, Well Played!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…