The Division Beta Buktikan Downgrade Visual

Reading time:
January 18, 2016

Anda yang mengenal nama Ubisoft pasti sudah tahu sepak terjang dan kebiasaan publisher raksasa yang satu ini selama beberapa tahun terakhir. Terlepas dari game keren yang secara konsisten mereka telurkan, ia juga dikenal sebagai publisher yang paling hebat membangun hype namun selalu berakhir tak mampu memenuhinya di rilis akhir yang tiba di pasaran. Walaupun beberapa berakhir tetap sama menyenangkannya, seperti Watch Dogs dan Rainbow Six: Siege misalnya, secara visual ia memang terlihat tak sebaik rilis atau demo perdana yang biasanya muncul di panggung E3 tiap tahunnya. Selalu saja ada yang berbeda dengan proses downgrade yang terlihat jelas. Hal yang sama juga tampaknya terjadi dengan game open-world RPG racikan mereka yang siap tiba tahun ini – The Division.

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat betapa memesonanya demo gameplay perdana The Division ketika pertama kali diunjuk di ajang E3 2013? Berita buruknya, Anda yang mengharapkan konten visual yang sama tampaknya harus kecewa. Dengan preview yang sudah dilakukan oleh banyak media gaming besar untuk masa beta yang akan dibuka di akhir bulan, The Division kembali hadir dengan simtom “penyakit” khas Ubisoft – downgrade. Tak sebanding dengan apa yang mereka perlihatkan di ajang E3 3 tahun yang lalu, The Division versi beta yang seharusnya sudah mendekati versi final ternyata tak terlihat sama menakjubkannya.

Walaupun secara visual masih pantas diacungi jempol, namun media seperti Eurogamer misalnya, berfokus pada perbedaan yang cukup signifikan. Tak hanya sekedar perubahan UI untuk memfasilitasi pertempuran yang intens, tetapi juga atmosfer yang terasa berbeda karena dunianya terlihat lebih kosong. Mobil-mobil yang ditinggalkan, sampah yang berserakan, dan semua objek yang seharusnya memperkuat atmosfer post-apocalyptic yang ia usung terlihat lebih sedikit di versi beta ini. Tekstur dan efek tata cahaya yang diusung juga terlihat mengalami penurunan. Untungnya, hampir semua preview yang berbedar memuji sisi gameplay yang semuanya mengamini berakhir jadi game open-world multiplayer yang menyenangkan.

Komparasi yang dilakukan oleh Eurogamer memperlihatkan downgrade visual antara The Division E3 2013 vs Beta.
Komparasi yang dilakukan oleh Eurogamer memperlihatkan downgrade visual antara The Division E3 2013 vs Beta.
Di versi E3 2013, dunianya terlihat padat dengan objek yang memperlihatkan bahwa sebuah skenario post apocalyptic memang tengah terjadi.
Di versi E3 2013, dunianya terlihat padat dengan objek yang memperlihatkan bahwa sebuah skenario post apocalyptic memang tengah terjadi.
Terlihat lebih kosong di versi beta. Namun perlu diingat bahwa komparasi ini diambil dari tempat yang berbeda.
Terlihat lebih kosong di versi beta. Namun perlu diingat bahwa komparasi ini diambil dari tempat yang berbeda.
UI inventory di E3 2013
UI inventory di E3 2013
UI di versi beta
UI di versi beta
Peta di versi E3 2013
Peta di versi E3 2013
Peta di versi beta.
Peta di versi beta.
Efek God Ray yang menyelimuti hampir seluruh wilayah.
Efek God Ray yang menyelimuti hampir seluruh wilayah.
Efek serupa yang kini hanya muncul di beberapa titik.
Efek serupa yang kini hanya muncul di beberapa titik.

 

The Division sendiri rencananya akan meluncur pada 8 Maret 2016 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Proses masa beta akan dibuka di akhir Januari 2016 ini dengan Xbox One sebagai platform pertama yang mendapatkannya.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah downgrade visual ini akan mematikan niat Anda untuk mencicipi The Division? Atau Anda sama sekali tak peduli dengan langkah “khas” Ubisoft ini?

Source: Eurogamer

 

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…