Review Superhot: FPS Super Unik!

Reading time:
February 29, 2016

FPS Super Unik!

Jangan melihat dan memperlakukan Superhot seperti sebagian besar game FPS di industri game saat ini.
Jangan melihat dan memperlakukan Superhot seperti sebagian besar game FPS di industri game saat ini.

Lupakan terlebih dahulu apa yang Anda tahu dan ingat mengenai sebuah game FPS ketika mencicipi Superhot ini, dimana senjata, muntahan peluru, dan AI yang tolol akan menghiasi sepanjang petualangan Anda, lengkap dengan dramatisasi di sana. Dimana kunci untuk bertahan hidup akan terletak pada seberapa baik koordinasi mata dan tangan Anda serta kecepatan reaksi, dan tak lebih. Bahwa biasaya developer lebih menitikberatkkan pengalaman pada mode multiplayer yang disertakan, membawa Anda bertarung melawan lusinan player lain dalam skenario perang epik penuh ledakan dan kendaraan berat. Lupakan semua itu terlebih dahulu, karena bukan itulah yang ditawarkan oleh Superhot. Game yang satu ini tampil beda.

Melawan makhluk menyerupai manusia dengan warna merah tanpa detail tubuh sama sekali, inti game yang satu ini sebenarnya sangat sederhana – meminta Anda untuk menghabisi semua musuh yang ada di dalam satu area sebelum diperkenankan bergerak ke  area selanjutnya yang tentu saja akan memuat desain level, jumlah musuh, dan tentu saja – keseluruhan tantangan yang berbeda. Di atas kertas, ia terdengar seperti game FPS yang selama ini Anda kenal. Bedanya? Ia bukan. Daripada sebuah game FPS, kami lebih menyebutnya sebagai sebuah game “puzzle” dengan FPS sebagai masker di atasnya. Karena pada akhirnya, game ini lebih membutuhkan Anda untuk berpikir dan mencari strategi daripada meminta Anda menyarangkan peluru seefektif mungkin.

Daripada FPS, mekanik uniknya justru membuatnya terasa seperti sebuah game puzzle.
Daripada FPS, mekanik uniknya justru membuatnya terasa seperti sebuah game puzzle.
Waktu bergerak jika Anda bergerak. Jika Anda diam, waktu juga akan terhenti.
Waktu bergerak jika Anda bergerak. Jika Anda diam, waktu juga akan terhenti.
Semua physics, dari peluru, pecahan tubuh, hingga lemparan objek hanya bergerak jika Anda juga bergerak atau melakukan aksi tertentu.
Semua physics, dari peluru, pecahan tubuh, hingga lemparan objek hanya bergerak jika Anda juga bergerak atau melakukan aksi tertentu.

Apa yang membuatnya unik? Tentu saja, mekanik dasarnya. Di Superhot, dunia dan waktu akan bergerak jika Anda juga ikut bergerak. Jika Anda hanya diam saja, maka waktu bergerak dalam kecepatan yang sangat lambat, bahkan sulit untuk diperhatikan. Dunia dan waktu baru akan mulai berputar ketika Anda melakukan aksi tertentu, dari sekedar berjalan, melompat, atau menembakkan senjata yang ada. Hal yang sama juga terjadi di semua physics yang terjadi di sekitar Anda, dari barang yang pecah, peluru yang meluncur dari moncong senjata, hingga tubuh musuh yang hancur berantakan. Semuanya baru bergerak jika Anda bergerak, sekecil apapun gerakan yang Anda ambil.

Dengan mekanisme seperti ini, Superhot menjadi sebuah proyek game FPS yang inovatif. Ia memang terasa seperti sebuah game puzzle daripada action. Karena ia berakhir bukan pada soal akurasi Anda menembak, tetapi sekuens aksi yang harus dilakukan untuk memastikan Anda berhasil selamat dari tantangan yang ada. Karena Anda akan terus dikepung oleh makhluk-makhluk merah dengan ragam variasi senjata, yang masing-masing punya momentum berbeda. Ada pistol yang hanya menembakkan satu peluru tapi punya waktu reload cepat, Shotgun yang mampu menembakkan banyak sekaligus tapi lambat, dan Assault Rifle yang menembakkan peluru dalam sekuens yang tiap kali meluncur akan membuat waktu sedikit bergerak ke depan. Beberapa musuh juga hadir dengan serangan melee yang bisa membunuh Anda dalam jarak dekat.

Satu peluru saja untuk terbunuh atau membunuh. Fiuhhh...
Satu peluru saja untuk terbunuh atau membunuh. Fiuhhh…
Musuh bisa menyerang dari segala arah walaupun titik Spawn-nya sendiri akan tetap. Mempelajari via proses trial dan error lokasi mana yang perlu Anda waspadi akan jadi kunci.
Musuh bisa menyerang dari segala arah walaupun titik Spawn-nya sendiri akan tetap. Mempelajari via proses trial dan error lokasi mana yang perlu Anda waspadi akan jadi kunci.

Dengan tak adanya radar ataupun cara untuk mengerti dan memahami dimana posisi musuh menyerang, Superhot memang mengandalkan banyak proses trial dan error untuk diselesaikan. Karena game ini tak memberikan celah ruang untuk kesalahan sedikit pun. Hanya cukup satu peluru atau serangan melee dengan senjata untuk menghabisi Anda ataupun menghabisi setiap manusia merah yang jadi musuh Anda. Begitu Anda lalui memprediksi dari mana arahnya datang mereka atau kemana peluru mereka akan tertuju, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal dan mengulangi level dari awal. Berita baiknya? Semua posisi musuh tetap akan bergerak dan muncul dari posisi yang sama, membuatnya jauh lebih mudah diprediksi setiap kali Anda tewas. Itupun jika otak Anda tak cukup bebal untuk sedikit belajar soal tata letak ini.

Mekanisme pertarungannya sendiri cukup unik. Musuh bisa dihancurkan dengan satu peluru, satu serangan senjata melee, atau tiga kali pukulan tanpa senjata. Anda selalu bisa menggunakan senjata apapun yang dimiliki musuh Anda, dengan masing-masing punya limitasi jumlah serangan tersendiri.

Namun strategi bukan hanya soal menentukan kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk bergerak dan menembak serta menghindar, tetapi juga menentukan sekuens serangan. Karena selain menembak, Anda juga bisa melemparkan objek tertentu di tangan Anda ke arah mereka dan langsung membuat senjata yang mereka gunakan terlempar. Kerennya lagi? Anda bisa langsung menangkapnya di udara untuk menghajar mereka secara langsung langsung. Dengan semua musuh merah yang mengejar Anda sekaligus, siapa yang harus dibunuh terlebih dahulu untuk memperkecil resiko Anda tewas? Inilah tantangan utama Superhot. Tantangan ini juga menguat seiring progress, dari jumlah, posisi musuh, senjata yang disediakan, hingga kemampuan ekstra yang bisa Anda picu.

Tiga orang, jarak dekat, semuanya bisa memuntahkan peluru jika Anda bergerak sedikit saja. Bagaimana menyelesaikannya?
Tiga orang, jarak dekat, semuanya bisa memuntahkan peluru jika Anda bergerak sedikit saja. Bagaimana menyelesaikannya?
Untuk Anda yang senang ekstra tantangan, ada mode tambahan setelah menyelesaikan game ini. Termasuk salah satunya yang hanya memungkinkan Anda untuk menggunakan, hanya katana.
Untuk Anda yang senang ekstra tantangan, ada mode tambahan setelah menyelesaikan game ini. Termasuk salah satunya yang hanya memungkinkan Anda untuk menggunakan, hanya katana.

Di dalamnya ada beberapa sekuens untuk memperkuat plot yang ada, yang cukup misterius namun tak punya ekstra elemen gameplay apapun di dalamnya. Walaupun tak punya tingkat kesulitan, game ini juga menyediakan ekstra tantangan jika Anda berhasil menyelesaikannya. Salah satu mode hanya akan memungkinkan Anda menggunakan katana untuk menghabisi semua musuh yang ada, tanpa diperbolehkan memungut senjata api ataupun senjata melee lainnya. Cocok untuk mereka yang merasa bahwa game ini berakhir terlalu mudah.

Cerita Meta yang Keren

Sebuah kejutan, ini mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan reaksi kami ketika menemukan bahwa Superhot ternyata dibungkus cerita yang cukup menarik.
Sebuah kejutan, ini mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan reaksi kami ketika menemukan bahwa Superhot ternyata dibungkus cerita yang cukup menarik.

Salah satu yang menurut kami jadi nilai jual penting Superhot yang tak pernah terprediksi sebelumnya adalah bagaimana ia merangkai plot dengan nuansa sci-fi-nya menjadi sesuatu yang berakhir super solid dan menarik. Pendekatannya yang meta adalah salah satu ekskusi plot yang menurut kami pantas untuk diacungi jempol. Karena berbeda dengan game FPS pada umumnya yang mungkin menawarkannya via scene berbasis CGI atau proses cerita yang eksplisit, ia memberikan Anda kesempatan untuk berhadapan dengan misteri yang ada secara langsung. Cukup untuk menguatkan kesan bahwa Anda dan karakter utama yang Anda gunakan sebenarnya adalah satu entitas.

Kita tak hanya bicara soal bagaimana plot yang ia usung memang menjadikan Anda sebagai seorang gamer yang berusaha mengakses Superhot yang merupakan sebuah video game via “crack” yang ada, yang notabene memang tengah Anda lakukan. Tetapi bagaimana ia berhasil merangkum beragam sistem permainan yang ada, menggabungkannya dengan cerita, dan membuatnya seolah-olah memang terjadi pada diri Anda sendiri sebagai gamer di dunia nyata. Sebagai contoh, ketika si karakter di dalam game mengeluh bahwa apapun yang ia ketik di Chat berakhir jadi kalimat utuh yang tak pernah ia inginkan, yang tentu saja, Anda di dunia nyata lakukan. Atau ketika sistem di dalam game meminta Anda untuk menutup game ini secara penuh via “Quit.exe” ke mode dekstop dan memainkannya kembali, yang pas dilakukan tiba-tiba membawa Anda pada sekuens awal cerita yang berbeda. Pendekatan yang unik dan pantas untuk diacungi jempol.

Ia berhasil membangun cerita yang cukup misterius dan juga menegangkan di saat yang sama.
Ia berhasil membangun cerita yang cukup misterius.
Superhot jagatplay (95)
Mmmmm.. apakah otak kami tak sengaja tercuci?

Kekuatan cerita dengan pendekatan meta seperti ini juga semakin sempurna berkat pendekatan ending yang juga cukup untuk membuat Anda berhenti sejenak, berpikir apa yang tengah terjadi, dan tersenyum ketika mengerti dan memahami apa yang sebenarnya terjadi. Secara keseluruhan, ia memuat cerita yang secara mengejutkan, berakhir jadi sesuatu yang cukup kami sukai.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…