Tim Secret Menangkan Shanghai Major DOTA 2!

Reading time:
March 6, 2016
the shanghai major

Shanghai Major memang harus diakui merupakan salah satu penyelenggaraan turnamen profesional terburuk sejauh ini, setidaknya di sejarah DOTA 2. Untuk sebuah turnamen yang menawarkan USD 3 juta atau sekitar 39 Milyar Rupiah sebagai hadiah utama, ada banyak blunder yang justru membuatnya terlihat murahan. Masalah teknis dari booth yang tak kedap suara, penundaan di sana-sini, masalah streaming, hingga yang lebih personal seperti konflik Gabe Newell dan mantan host Shanghai Major, 2GD menghiasi turnamen yang satu ini. Berita baiknya, terlepas dari semua kekacauan ini, ia masih menghadirkan kualitas pertandingan yang pantas untuk diacungi jempol.

Didominasi oleh tim-tim dari kawasan Amerika Utara dan SEA, dengan tim China yang harus gugur terlebih dahulu, Shanghai Major memang bisa dibilang penuh kejutan. MvP Phoenix, misalnya, tim dari Korea Selatan dengan scene DOTA 2 yang masih tak terlalu ramai dibandingkan game kompetitif lainnya, berhasil tampil begitu memesona dan berhasil jadi tim underdog yang maju cukup jauh dan menundukkan tim-tim yang lebih diunggulkan. Namun pada akhirnya, hanya dua yang terbaik yang berhak melangkah ke babak Grand Final. Pertempuran antara dua tim yang berdiri di bawah kepemimpinan dua teman lama yang sempat berjuang di satu bendera yang sama.

Babak Grand Final akhirnya mempertemukan dua buah tim dengan performa luar biasa di turnamen ini – Liquid dan Secret. Ini menjadi juga jadi pertarungan antara dua teman lama – Kuroky yang menjadi kapten Liquid serta Puppey yang menjadi otak di balik tim Secret. Kombinasi draft hero yang penuh strategi dengan eksekusi skill yang fantastis berujung pada pertandingan Grand Final yang memang pantas untuk diacungi jempol. Namun pada akhirnya, tim Secret lah yang berhasil keluar sebagai pemenang, mengalahkan tim Liquid dengan skor 3-1.

Bertemu dengan
Bertemu dengan “sahabat lama” Kuroky yang mengepalai tim Liquid di Final, Puppey berhasil membawa tim Secret menjadi pemenang Shanghai Major!
Tim yang beranggotakan EternalEnvy, pieliedie, w33, MiSery, dan Puppey ini berhak membawa hadiah utama sebesar USD 1,1 juta - atau sekitar 39 Milyar Rupiah.
Tim yang beranggotakan EternalEnvy, pieliedie, w33, MiSery, dan Puppey ini berhak membawa hadiah utama sebesar USD 1,1 juta – atau sekitar 14,4 Milyar Rupiah.

Menjadi yang pertama, Secret berhak membawa pulang hadiah utama sebesar USD 1.110.000 atau sekitar 14,4 Milyar Rupiah, sementara Liquid “hanya” berhak atas uang USD 405.000 atau sekitar 5,2 Milyar Rupiah. Di tempat ketiga ditempati oleh tim yang sempat memenangkan The International tahun lalu – Evil Geniuses (EG) dengan total hadiah USD 315.000 atau 4 Milyar Rupiah. Posisi keempat lah yang bisa dibilang sebagai kejutan, karena ia berhasil direbut oleh tim yang tak pernah diperkirakan sebelumnya – MvP Phoenix yang berhak membawa pulang USD 255.000 atau sekitar 3,3 Milyar Rupiah.

Selamat untuk Secret yang sudah memperlihatkan aksi yang luar biasa, terutama Pieliedie yang menurut kami, memperlihatkan peran sebagai support dengan efektivitas peran dan skill penguasaan hero yang luar biasa di sepanjang turnamen ini.. Harapan terbesar dari kami? Semoga mimpi buruk penyelenggaraan ini tidak terulang di Manila Major, yang akan diselenggarakan di awal Juni 2016 mendatang.

Congrats, Secret!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…