Fable Legends Masih Mungkin Hidup

Author
David Novan
Reading time:
April 11, 2016
fable legends2

Nasib Fable Legends, RPG Online dari Lionhead Studios yang dibatalkan pengembangannya pada awal Maret lalu kini ada kemungkinan melangkah kembali menuju cahaya! Menurut pengakuan tiga sumber dari Lionhead Studios yang juga ditutup oleh Microsoft, menyusul dibatalkannya proyek game online tersebut, mengatakan bahwa ada pembicaraan mengenai rencana untuk meneruskan pengembangan Fable Legends. Pengakuan sumber dari dalam tubuh developer yang pada akhir April ini akan ditutup tersebut menyatakan adanya pilihan, yaitu untuk meneruskan proyek tersebut atau mengambil opsi paket PHK seperti wajarnya.

Dimulai dari adanya proposal dari beberapa karyawan Lionhead untuk meneruskannya melalui developer independen, akhirnya pembicaraan mengenai kontinuitas pengembangan game online Free to Play ini menjadi topik baru di developer tersebut. Meskipun hanya satu dari tiga sumber saja yang membenarkan informasi tersebut, adanya secercah cahaya untuk menghidupkan kembali Fable Legends adalah berita yang menggembirakan. Hingga kini, gamer yang sempat mengikuti masa Beta Fable Legends masih dapat memainkan gamenya hingga 13 April nanti. Namun demikian, game ini tidak menerima pendaftaran pemain baru lagi semenjak berita penutupannya.

Walaupun Lionhead sudah ditutup, ada kesempatan proses pengembangan Fable Legends akan berlanjut.
Walaupun Lionhead sudah ditutup, ada kesempatan proses pengembangan Fable Legends akan berlanjut.

Meskipun sumber dari dalam Lionhead Studios mengatakan adanya pembicaraan untuk meneruskan pengembangan Fable Legends, Microsoft sendiri tidak memberikan keterangan resmi mengenainya. Microsoft tetap bertahan pada pendapat sebelumnya, seperti yang dikatakan oleh juru bicaranya, “Kami tidak membagi rincian lebih lanjut selain kami telah menghentikan pengembangan Fable Legends, dan sedang dalam diskusi dengan karyawan Lionhead mengenai penutupan studio.”

Source: GameSpot

 

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…