Review Total War – Warhammer: Perang Fantasy yang Brutal!

Author
David Novan
Reading time:
June 17, 2016
Dunia Warhammer dituangkan dengan baik ke dalam perang masif
Dunia Warhammer dituangkan dengan baik ke dalam perang masif

Bila dibandingkan dengan Warhammer 40K, nama Warhammer sendiri kurang begitu terdengar di dunia video game. Meskipun memiliki tema cerita yang hampir mirip, yaitu perang abadi antara manusia melawan ras lain, tetapi keduanya dipisahkan oleh jangka waktu puluhan ribu tahun. Itu sebabnya Warhammer menggunakan tema yang lebih medieval, yaitu mengandalkan perang melee, panah, hewan mistis, dan sihir. Kebrutalan perang di Warhammer pula yang membuatnya sangat cocok untuk ditranslasikan ke dalam seri game Total War.

Ketika ratusan Orks bertempur, sulit membedakan satu dengan yang lain
Ketika ratusan Orks bertempur, sulit membedakan satu dengan yang lain

Total War merupakan seri game strategi berskala masif, dengan melibatkan perang antara ratusan unit tempur. Namun demikian Total War tidak seperti game Real Time Strategy yang setiap unitnya dikendalikan terpisah, misalnya seperti StarCraft atau Ashes of The Singularity. Pada Total War, puluhan hingga ratusan unit akan dikelompokkan ke dalam satu pasukan, dan itu menjadikan satu “unit” tempur di sini lebih besar dibandingkan RTS lain. Pengelompokkan tersebut membuat perang di game ini menjadi sangat terorganisir dan mudah diatur.

Greenskins, banyak jumlahnya dan cinta perang. Tak ada musuh, mereka perang sesama Orks
Greenskins, banyak jumlahnya dan cinta perang. Tak ada musuh, mereka perang sesama Orks

Penggunaan tema Warhammer pada Total War bila dilihat secara luas terasa tidak terlalu unik, terutama bila dibandingkan dengan seri game Total War lain, misalnya Total War Rome. Pengendalian unit serta perangnya masih sama saja. Tambahan yang cukup menarik di sini berada pada adanya serangan sihir. efek dari sihir tersebut tidak melulu untun merusak. Bisa saja ia berfungsi untuk mengacaukan semangat musuh atau membuatnya menjadi lemah. Keberadaan sihir tersebut memberikan lapisan strategi baru untuk seri Total War ini.

Vampire dengan pasukan Undead yang tak pernah kehabisan prajurit
Vampire dengan pasukan Undead yang tak pernah kehabisan prajurit

Fitur lain yang cukup menarik adalah adanya detail kecil yang membedakan satu ras dengan ras lain. Ambil contoh ras Vampir yang dapat merekrut pasukan undead dengan cara membangkitkannya dari mayat, bila dibandingkan dengan ras lain yang membeli pasukan baru. Ukuran unit dari tiap ras juga berbeda. Greenskins, atau yang lebih dikenal dengan Orks, memiliki jumlah pasukan yang jauh lebih banyak di setiap unitnya. Namun, kualitas pasukannya tidak sebaik ras lain. Ada pula ras yang tidak memiliki unit berkuda, misalnya Dwarf, karena ukuran tubuhnya yang kecil. Semua itu akan memaksa Anda untuk membuat strategi yang berbeda ketika memainkan ras lain.

Dwarf, meskipun badannya tidak tinggi tetapi salah satu ras paling kuat pertahanannya
Dwarf, meskipun badannya tidak tinggi tetapi salah satu ras paling kuat pertahanannya

Dari sisi visualnya, Total War Warhammer terbilang cukup bagus pada setting Ultra. Namun, tidak sampai ke tahap “Wah,” terutama bila dilihat dari kualitas teksturnya. Sebenarnya hal tersebut bisa dipahami, karena jumlah pasukan yang bisa begitu membludak banyaknya pasti akan sangat membebani kartu grafis yang digunakan. Animasi unit ketika bertempur tidak terlalu bagus juga. Gerakannya terlihat monoton dan kurang variasi, terutama untuk unit dengan jumlah banyak. Hanya gerakan unit Hero dan Lord saja yang memiliki lebih banyak variasi.

Empire, kerajaan manusia dengan sejuta akal dan sihir paling dahsyat
Empire, kerajaan manusia dengan sejuta akal dan sihir paling dahsyat

Perang Abadi

Warhammer merupakan kisah peperangan yang tiada habis. Perang antara Empire, Greenskins, Vampire, dan Dwarf adalah tema utama di dalam game ini. Setiap ras memiliki keinginan untuk menguasai secara total tanah yang ada di sekitarnya. Namun demikian, tidak lantas game ini menjadi perang free-for-all. Karena perang di banyak front adalah kesalahan paling mendasar yang membuat kekuatan besar tersungkur jatuh. Itu sebabnya pada game ini, musuh bebuyutan dari tiap ras telah ditentukan sebelumnya.

Pemilihan faksi disertai banyak keterangan plus tips bermain
Pemilihan faksi disertai banyak keterangan plus tips bermain

Musuh yang menjadi tujuan utama dari Empire manusia adalah Vampire yang selalu meneror tanpa henti. Sedangkan Dwarf memiliki dendam kesumat dengan Greenskins, karena keduanya sama-sama memiliki kegemaran menggali ke dalam tanah. Hal ini tercermin ke dalam tujuan misi di dalam mode Campaign. Setiap ras akan diberikan tujuan mengambil alih atau memusnahkan kota dari musuh abadi mereka. Tujuan tersebut juga dibagi menjadi dua opsi, yaitu tujuan pendek dan tujuan panjang. Pada tujuan yang panjang, jumlah kota yang perlu diambil jauh lebih banyak dibandingkan tujuan pendek.

Pemimpin faksi memberikan keuntungan unik untuk rasnya
Pemimpin faksi memberikan keuntungan unik untuk rasnya

Sayangnya, Total War Warhammer tidak memiliki cerita yang solid di luar tujuan tersebut. Ambisi di dalam game ini hanyalah untuk membantai ras lain dan mengambil alih kota yang dikuasainya. Bumbu penyedap untuk menutupi kurangnya fitur cerita tersebut adalah dengan adanya misi yang muncul di tengah permainan. Misi inilah yang membuat permainan memiliki kesan arah untuk diikuti. Beberapa contoh dari misi tersebut misalnya mengalahkan Lord tertentu dari musuh Anda, atau mengambil alih kota yang ada di dekat daerah kekuasaan Anda.

Cerita dalam game ini? Kalahkan semua ras lain sampai habis!
Cerita dalam game ini? Kalahkan semua ras lain sampai habis!

Bumbu penyedap lain yang kami rasa cukup menarik adalah adanya fitur pilihan di beberapa event. Setiap opsi yang ditawarkan, misalnya ketika ada gelombang pengungsi dan Anda diberikan pilihan untuk mengusir mereka atau menerimanya, akan memiliki dampak yang nyata terhadap kekuatan ras Anda. Hasil dari pemilihan opsi tersebut tidak melulu pula positif. Ada pula yang negatif dan dapat merugikan Anda, sambil dipasangkan dengan efek positif yang mungkin setara dengan resikonya. Kemunculan event tersebut juga acak. Jadi Anda tidak dapat menebak kapan ia akan muncul.

Cerita dapat ditemui di awal permainan, dengan narasi voice over
Cerita dapat ditemui di awal permainan, dengan narasi voice over

 

Review ini dimainkan dengan menggunakan AMD:

amd radeon graphics
Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…