Review The Witcher 3 – Blood & Wine: Tak Ingin Berpisah!

Reading time:
June 7, 2016

Selamat Datang di Toussaint!

Selamat datang di Toussaint!
Selamat datang di Toussaint!

Berbeda dengan Hearts of Stone yang masih menggunakan wilayah yang sama dengan Wild Hunt, The Witcher 3: Blood & Wine membuka sebuah area baru bernama Toussaint yang disebut-sebut terinspirasi dari daerah perdesaan di bagian selatan Perancis. Berbeda dengan Novigrad dan Skellige yang bisa disebut sebagai daerah yang terlihat kelam, penuh penderitaan, dan kebudayaan yang kasar, Toussaint merepresentasikan kebudayaan yang terasa dan terlihat lebih manusiawi dan beradab. Sebagian besar mungkin karena kondisi kerajaan yang bebas konflik dan perang, tak seperti region lainnya. Ia hidup dari perkebunan dan produksi anggur yang jadi sumber kejayaan, dengan rakyat yang begitu mencintai kepemimpinan sang ratu – Anna Henrietta.

Ia punya kebudayaan yang tentu saja berbeda dengan Novigrad dan Skellige. Kondisinya yang bebas perang membuatnya terasa lebih
Ia punya kebudayaan yang tentu saja berbeda dengan Novigrad dan Skellige. Kondisinya yang bebas perang membuatnya terasa lebih “damai”.
Penuh warna cerah dan dihiasi dengan begitu banyak perkebunan anggur, Toussaint sendiri terinspirasi dari wilayah Perancis Selatan.
Penuh warna cerah dan dihiasi dengan begitu banyak perkebunan anggur, Toussaint sendiri terinspirasi dari wilayah Perancis Selatan.

Maka Anda menemukan sebuah wilayah yang tak hanya dipenuhi dengan tanaman anggur di sana-sini, tetapi juga vegetasi dengan warna yang terasa lebih cerah, seperti atmosfer musim panas yang sering Anda lihat di film-film Hollywood. Hujan masih sering melanda dan terkadang badai, namun Anda akan jarang bertemu dengan mayat yang bertebaran di jalan terlepas dari fakta bahwa Toussaint tetaplah “rumah” untuk beberapa varian monster yang tak kalah berbahaya. Touissant dan khususnya Beauclair dengan budaya Ksatria dan kisah cinta yang mengakar pada nilai-nilai kebijaksanaan tersebut meninggalkan kesan romantis yang begitu kuat. Ia terasa seperti sebuah wilayah yang akan memerangkap hati Anda untuk menghabiskan waktu tua. Sebuah tempat yang lebih damai daripada lokasi lainnya yang Anda kunjungi di The Witcher 3.

CD Projekt memang mengklaim ia hadir dengan kuaitas visual lebih baik. Kami tak menemukan sesuatu yang signifikan naik dari sisi visual.
CD Projekt memang mengklaim ia hadir dengan kuaitas visual lebih baik. Kami tak menemukan sesuatu yang signifikan naik dari sisi visual.
Namun kualitas lighting, terutama dari tempat dengan sumber cahaya terbatas memang terlihat jauh lebih baik.
Namun kualitas lighting, terutama dari tempat dengan sumber cahaya terbatas memang terlihat jauh lebih baik.
Peningkatan paling signifikan dari versi PS4 yang kami jajal justru muncul dari framerate yang kini terhitung stabil. Bahkan di cuaca badai sekalipun.
Peningkatan paling signifikan dari versi PS4 yang kami jajal justru muncul dari framerate yang kini terhitung stabil. Bahkan di cuaca badai sekalipun.

CD Projekt memang sempat mengklaim bahwa Blood & Wine juga akan mengimplementasikan teknik rendering baru yang akan membuat kualitas visualisasi tampil lebih optimal. Sejujurnya, dari versi Playstation 4 yang kami jajal, kesan tersebut tak terasa begitu kuat. Tekstur tak terlihat lebih baik, namun di beberapa titik cerita, efek tata cahaya yang muncul terutama dari kondisi dengan limitasi terang di dalamnya memang terlihat lebih realistis. Yang menarik? Ia justru menawarkan satu peningkatan yang tak dibicarkan CD Projekt – perbaikan kualitas framerate yang pantas untuk diacungi jempol. Jika di versi Wild Hunt, hujan dan badai membuat framerate gameplay berantakan, masalah ini tak terjadi di Blood & Wine ini. Dari menit pertama kami mencicipinya hingga akhir cerita, framerate terasa jauh lebih stabil untuk versi Playstation 4.

Maka Blood & Wine tak hanya sekedar menawarkan Toussaint yang luar biasa, baik dari landscape yang ia tawarkan hingga kebudayaan unik yang membuatnya terasa seperti sebuah dunia yang “berbeda” untuk dijelajahi. Ia juga menawarkan perbaikan dari sisi teknis yang terasa cukup signifikan untuk menikmatinya. Ini adalah tanah anggur yang impian yang ternyata, punya malapetakanya sendiri.

Apa yang Baru?

Dari sisi gameplay, ini masihlah The Witcher 3 yang selama ini Anda kenal.
Dari sisi gameplay, ini masihlah The Witcher 3 yang selama ini Anda kenal.

Ini mungkin pertanyaan yang pertama kali melontar dari mulut Anda ketika membaca review Blood & Wine ini, karena seperti yang bisa Anda prediksi, CD Projekt hampir mustahil sekedar menawarkan sesuatu yang sama untuk expansion kedua ini. Dari sisi gameplay, Anda tetap akan berperan sebagai seorang The Witcher, Geralt of Rivia yang menyelesaikan hampir semua masalah dengan kombinasi dua pendekatan – Pedang dan Sign.

Anda mungkin akan bertemu dengan beberapa varian monster yang baru, termasuk Bruxa – sejenis Vampire yang mampu menyerang Anda tanpa terlihat hingga tanaman pemangsa manusia yang bisa memuntahkan racun super menyebalkan yang akan menawarkan tantangan tersendiri. Ada sedikit sensasi bahwa pertarungan di Blood & Wine ini butuh pendekatan strategis yang lebih kentara, walaupun pada akhirnya berakhir tak banyak berbeda dengan Wild Hunt and Hearts of Stone. Memilih Sign yang tepat, mencari timing serang, berusaha bertahan hidup, mempelajari varian musuh, menggunakan Oil dan Decoctions jika dibutuhkan, dan menghancurkan setiap musuh yang Anda temui.

Walaupun harus diakui, ada lapisan strategi ekstra untuk berhadapan dengan varian musuh baru. Seperti Bruxa, misalnya.
Walaupun harus diakui, ada lapisan strategi ekstra untuk berhadapan dengan varian musuh baru. Seperti Bruxa, misalnya.
User-interface baru yang kini lebih intuitif.
User-interface baru yang kini lebih intuitif.

Dari sisi visual, update 1.2 yang dilemparkan untuk menyambut Blood & Wine juga semakin memperlihatkan keseriusan CD Projekt untuk menyempurnakan The Witcher 3 itu sendiri. Ia menawarkan bentuk user-interface baru yang membuat pengaturan inventory dan pencarian item kini lebih mudah. Item terbagi ke dalam kategori yang jelas dengan waktu loading yang lebih pendek, membuat proses pencarian item yang esensial untuk beragam aksi yang ada menjadi lebih mudah. Mereka bahkan mengubah sistem quest dengan memungkinkan Anda membaca buku / catatan yang Anda dapatkan langsung, menghilangkan kerepotan untuk bolak-balik membuka inventory hanya untuk memicunya. Perubahan yang tentu saja kami sambut dengan baik untuk update yang satu ini.

Kini hadir dengan sistem mutagen yang baru.
Kini hadir dengan sistem mutagen yang baru.
Diaktifkan dengan sejumlah Ability Points dan Mutagen yang spesifik, ia menawarkan buff dan sifat baru untuk Sign Anda.
Diaktifkan dengan sejumlah Ability Points dan Mutagen yang spesifik, ia menawarkan buff dan sifat baru untuk Sign Anda.

Walaupun demikian, perubahan paling esensial adalah hadirnya sebuah sistem Mutagen yang baru. Berbeda dengan seri sebelumnya yang sekedar meminta Anda untuk memilih memperkuat skill dan mengikat sebuah mutagen yang spesifik untuknya untuk efek yang lebih besar, Anda kini diperkenalkan dengan efek Mutagen yang baru. Berbeda dengan Mutagen biasanya, Mutagen yang terletak di bagian tengah pohon skill ini menawarkan efek yang lebih mematikan. Pohon mutagen yang baru ini memang lebih kecil, namun punya buff yang terasa lebih signifikan. Untuk mengaktifkannya? Anda kini butuh tak hanya mutagen yang bisa Anda “panen” dari musuh tertentu, tetapi juga Ability Points yang Anda dapat dari kenaikan level. Bersama dengannya, Anda juga bisa menyertakan Ability lain untuk diaktifkan di ekstra slot yang muncul.

Aard dengan efek es? BAM!
Aard dengan efek es? BAM!
Efek mutagen lainnya, misalnya, bisa memberikan efek buff damage seiring dengan jumlah serangan yang berhasil dilemparkan.
Efek mutagen lainnya, misalnya, bisa memberikan efek buff damage seiring dengan jumlah serangan yang berhasil dilemparkan.

Seberapa signifikan Mutagen yang baru ini? Cukup untuk membuat kami yang punya level karakter cukup tinggi dan tak banyak bermasalah di Hearts of Stone untuk mencari potion yang memungkinkan kami untuk me-reset dan mengaplikasikan point ini untuk menciptakan gaya permainan yang berbeda. Fokusnya? Memastikan ada Ability Points yang cukup untuk mengaktifkan salah satu mutasi baru ini, apalagi Anda hanya bisa mengaktifkan satu mutasi di saat yang sama. Ada mutasi yang mampu menambahkan efek es di Sign Aard Anda dan membuatnya mumpuni untuk melawan musuh yang bahkan terkadang membeku dan pecah berkeping-keping begitu saja. Sementara ada pula mutasi yang membuat tiap serangan yang berhasil Anda lakukan tanpa mendapatkan damage, menghasilkan buff damage yang akan terakumulasi hingga  cukup untuk melipatgandakan damage output Anda secara instan. Skenario mutasi kedua ini, misalnya, membuat Quen menjadi tameng yang sangat bisa diandalkan. Ini adalah penambahan kekuatan mutasi yang tak bisa disangkal, sangat menarik.

Tentu saja, Anda juga akan bertemu dengan segudang senjata dan equipment baru untuk digunakan, termasuk sebuah Silver Sword unik yang menarik untuk dikejar di salah satu side-quest yang ada. Sementara Anda yang tergila-gila dengan proses crafting kini akan berhadapan dengan varian Witcher Gear yang lebih kuat – Grandmaster. Tak hanya menawarkan status lebih baik, ia kini memuat sebuah sistem equipment yang berbeda. Grandmaster Wolven, Ursine, Feline, Griffin, dan Manticore kini punya sistem buff permanen jika Anda mengenakan 3/6 atau 6/6 dari varian senjata dan armor Grandmaster yang sama. Sebagai contoh? Wolven Grandmaster memungkinkan Anda untuk mengaplikasikan 3 varian Oil sekaligus jika Anda menggunakan 3 Grandmaster Wolven, dan bisa melempar bomb tanpa delay jika Anda mengenakan 6 buah sekaligus. Proses mencari recipe-nya sendiri ditawarkan dalam bentuk side-quest yang tak terlalu sulit. Berita buruknya? Anda akan butuh uang banyak untuk meraciknya.

Varian Witcher Gear baru dengan level
Varian Witcher Gear baru dengan level “Grandmaster” ditawarkan, dengan efek buff permanen jika digunakan dalam jumlah tertentu.
Tentu saja ada banyak senjata super menggoda yang terlalu sayang untuk dilewatkan dari quest yang ada.
Tentu saja ada banyak senjata super menggoda yang terlalu sayang untuk dilewatkan dari quest yang ada.

Percaya atau tidak, setelah tak terasa terlalu signifikan di Hearts of Stone dan Wild Hunt, uang jadi salah satu resource yang begitu penting di Blood & Wine, seolah menampar Anda dengan fakta bahwa The Witcher memang sebuah pekerjaan dan bukan aksi filantropis ala pahlawan yang tak punya kebutuhan apapun untuk bertahan hidup. Mengapa? Karena selain beragam material untuk membangun senjata dan armor tipe Grandmaster yang luar biasa mahal, termasuk biaya crafting yang juga mencekik, Anda kini juga diberi tanggung jawab untuk membangun perkebunan anggur Anda sendiri yang jadi hadiah dari Anna Henrietta sebagai “uang muka” tugas Anda. Dan percayalah,  membangun kembali perkebunan ini bukan tugas mudah.

Anda kini punya perkebunan anggur sendiri untuk dikembangkan!
Anda kini punya perkebunan anggur sendiri untuk dikembangkan!
Tentu saja tak murah untuk mengembalikan properti ini ke masa kejayaannya.
Tentu saja tak murah untuk mengembalikan properti ini ke masa kejayaannya.

Maka dengan sejumlah uang, Anda bisa mengembalikan perkebunan anggur yang kini jadi milik Anda ini kembali ke masa keemasannya. Anda bisa menambahkan lebih banyak fasilitas di dalamnya, seperti sekedar rumah untuk Roach atau sesi tanaman herbal di dalamnya, hingga sekedar merenovasi tempat Anda tinggal yang kini jadi “rumah” Anda. Kerennya lagi? Anda bisa mendekorasinya sendiri. Anda bisa menggantungkan senjata Anda yang tak terpakai sebagai hiasan, menyematkan armor dan pakaian “bekas” perang Anda yang hampir dijual di tempat yang sudah disediakan, atau sekedar ragam lukisan yang Anda dapatkan dari reward quest sebagai hiasan. Anda juga bisa tidur di tempat tidur super nyaman dan menuai ragam buff  yang bergantung pada progress upgrade kebun anggur Anda sendiri. Dan percayalah, Anda akan butuh sangat banyak uang untuk mencapai status sebuah kompleks rumah impian demi masa depan Geralt.

Anda akan jatuh hati dengan side-quest expansion pack yang satu ini.
Anda akan jatuh hati dengan side-quest expansion pack yang satu ini.

Walaupun menawarkan basis gameplay yang hampir sama dengan seri The Witcher 3 yang selama ini kita kenal, Blood & Wine tetap mampu menawarkan sesuatu yang berbeda di dalamnya. Implementasi strategi pertarungan yang kini terasa lebih esensial untuk berhadapan dengan varian monster yang baru hingga sekedar fitur menyempurnakan kebun anggur Anda sendiri jadi daya tarik Anda sendiri. Lantas, bagaimana dengan sisi konten? Tenang saja, Anda akan bertemu dengan lusinan side-quest yang pantas menyandang pujian fenomenal/

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…