Bermain Game di Notebook Murah dengan APU AMD A6-7310

Reading time:
October 29, 2016

Beberapa waktu lalu, kami sudah membahas bagaimana sebuah laptop dengan basis APU dan GPU dari AMD, dengan harga yang terbilang menarik, HP 14-an002ax, digunakan untuk memainkan beberapa game online populer. Laptop tersebut menawarkan kemampuan yang memadai untuk game-game online, bahkan untuk game keluaran baru sekalipun. Di lab. pengujian kami, hadir juga laptop dari lini HP 14 yang lain, yaitu HP 14-an017au, dengan spesifikasi yang benar-benar entry-level.

Laptop HP 14-an017au ini hadir dengan mengusung APU A6-7310, yang berada di bawah APU A8-7410 yang digunakan di laptop HP di pengujian sebelumnya. APU AMD A6-7310 sendiri hadir dengan CPU quad core Puma+ dengan kecepatan “hanya” 2.4 GHz saja. HP melengkapi laptop ini dengan RAM DDR3L 2 GB, dan tidak menyertakan GPU tambahan. Harga dari laptop ini berada di kisaran Rp 3.3 juta tanpa sistem operasi. Harga yang wajar melihat spesifikasi yang ditawarkan.

Melihat laptop ini, satu pertanyaan “iseng” yang muncul di pikiran kami adalah apakah laptop ini masih punya “tenaga” untuk menjalankan game. Tentu saja, game yang kami bayangkan bukanlah game-game online atau single player populer. Game yang kami bayangkan adalah game-game casual, seperti yang tersedia secara gratis di Windows Store bawaan sistem operasi Windows 10. Berbekal pertanyaan “iseng” tersebut, kami mencoba laptop HP 14-an017au ini dalam sebuah sesi PlayTest. Bagaimana hasilnya?

Sebelum membahas game-game apa yang akan kami gunakan, dan juga hasil PlayTest ini, kami akan terlebih dahulu menampilkan spesifikasi singkat dari laptop tersebut. Spesifikasi dari laptop HP 14-an017au tersebut adalah:

  • APU: AMD A6-7310 (Quad Core, 2.0 GHz, up to. 2.4 GHz)
  • RAM: 2 GB DDR3L SIngle Channel
  • IGP: Radeon R4 Graphics
  • HDD: 500 GB
  • Layar: 14″
  • Resolusi Native: 1366x 768 pixel

Game yang akan kami gunakan di PlayTest kali ini adalah game-game yang masuk dalam kategori “Top” di Windows Store, yaitu Asphalt 8: Airborne, Modern Combat 5: Blackout, Dungeon Hunter, serta World of Tanks: Blitz. Selain itu, kami juga menjalankan dua game yang terbilang populer, LEGO Marvel’s Avengers dan Grid Autosport, untuk melihat sejauh apa kemampuan dari APU A6-7310 di laptop HP 14-an017au. Mari kita mulai pembahasan pengalaman kami menjalankan game-game tersebut di laptop ini.

Asphalt 8: Airborne

Game yang satu ini merupakan salah satu game racing cross platform terpopuler yang ada saat ini. Asphalt 8: Airborne sejauh ini sudah hadir di berbagai sistem operasi, termasuk Android, iOS, Tizen, Windows Phone 8.1 dan Windows 10 Mobile, serta Windows 8.1 dan Windows 10. Melihat popularitas game ini, kami rasa game ini layak untuk masuk sebagai salah satu game casual menarik yang akan kami ujikan ke HP 14-an017au ini.

Asphalt 8: Airborne memiliki opsi pengaturan kualitas tampilan yang sangat sederhana sekali, hanya untuk kualitas efek saja. Kami mencoba untuk menjalankan kualitas efek “EXTREME” di laptop dengan APU AMD A6-7310 tersebut. Bagaimana hasilnya?

screenshot-366
Efek: EXTREME! Bring it on!

Catatan: Universal Windows Platform yang digunakan sebagai basis game ini membuat kami tidak bisa melakukan pengukuran framerate dengan tool-tool yang ada (FRAPS, Afterburner, dan DXtory). Oleh karena itu, kami benar-benar menggunakan apa yang kami rasakan saat memainkan game ini sebagai acuan utama pembahasan ini.

Kami memainkan beberapa balapan di beberapa map yang ada dalam game Asphalt 8: Airborne ini. Selama menjalani balapan di beberapa map yang ada, kami merasa performa yang ditawarkan HP 14-an017au ini memadai untuk game ini. Performa dari laptop ini memungkinkan game ini dijalankan dengan lancar, dan kami pun dapat menyelesaikan balapan-balapan yang kami masuki dengan sangat baik. Namun, ada satu hal menarik yang masuk ke dalam catatan kami untuk salah satu map yang ada.

screenshot-4 screenshot-151 screenshot-158
screenshot-166
Hanya di bagian awal map Tokyo ini game terasa sedikit tersendat, dengan efek EXTREME.
screenshot-185

 

Untuk map “Tokyo”, bagian awal dari map ini, yang dipenuhi dengan pernak-pernik warna-warni dan efek cahaya, kami merasakan adanya sedikit penurunan performa, yang ditandai dengan gerakan mobil yang tidak semulus di map-map lain. Hal ini tetap terjadi ketika kami mengulang memainkan map Tokyo ini beberapa kali. Penurunan performa ini tidak terjadi di beberapa map lain yang kami mainkan. Untungnya, game ini menyediakan opsi untuk mengubah tingkat efek, sehingga dengan menurunkan tingkat tampilan efek dari “Extreme” ke “Medium”, kami bisa menjalankan map “Tokyo” dengan lancar, selancar map-map lain.

Secara umum, laptop ini punya kemampuan untuk menjalankan Asphalt 8: Airborne dengan baik. Penggunaan efek tertinggi tetap membuat beberapa map dijalankan dengan lancar oleh laptop ini. Hanya ada map tertentu saja yang membutuhkan pengurangan efek ke tingkat yang lebih rendah agar bisa dimainkan dengan nyaman.

Modern Combat 5: Blackout

Berasal dari publisher yang sama dengan Asphalt 8: Airborne, yaitu Gameloft, Modern Combat 5: Blackout ini juga menjadi salah satu yang paling populer yang ada di Windows Store. Game ini juga hadir di banyak platform, dan menawarkan genre first person shooter. Walaupun sudah berumur 2 tahun, popularitas game ini tampaknya masih belum turun, dan membuat kami merasa game ini layak masuk ke daftar game di tes kali ini.

Pengembang game ini menawarkan opsi konfigurasi kualitas tampilan, walaupun dalam bentuk yang sangat sederhana sekali. Semula, kami menggunakan konfigurasi tertinggi , “High”, untuk game ini. Hanya saja, di misi awal, kami sudah merasakan gerakan yang kurang mulus, yang mengganggu bidikan kami. Karena itu, kami memutuskan untuk mengubah konfigurasi ke “Low”. Bagaimana hasilnya?

screenshot-197

Catatan: Universal Windows Platform yang digunakan sebagai basis game ini membuat kami tidak bisa melakukan pengukuran framerate dengan tool-tool yang ada (FRAPS, Afterburner, dan DXtory). Oleh karena itu, kami benar-benar menggunakan apa yang kami rasakan saat memainkan game ini sebagai acuan utama pembahasan ini.

screenshot-217 screenshot-247 screenshot-223

Pengubahan konfigurasi ke “Low” membuat bagian awal dari game ini lebih nyaman untuk dimainkan, dengan bidikan yang terasa membaik bila dibandingkan konfigurasi “High”. Sayangnya, hal itu tidak berlangsung lama, karena begitu jalan cerita beralih ke area terbuka yang lebih luas, gerakan yang kurang mulus kembali kami rasakan. Ini sangat berpengaruh pada kemampuan pemain membidik sasaran dengan baik. Hal ini terus terjadi walaupun kami mengulang bagian yang sama beberapa kali.

screenshot-266 screenshot-232 screenshot-254

Walaupun kami tidak bisa melihat framerate yang dihasilkan HP 14-an017au ini di Modern Combat 5: Blackout, apa yang kami rasakan menunjukkan bahwa game ini tidak cocok dimainkan di laptop ini. Hal ini bisa saja disebabkan karena bandwidth yang ditawarkan RAM single channel kurang bisa mengakomodasi kebutuhan dari game ini. Sayangnya, APU A6-7310 sendiri memang hanya mendukung RAM single channel.

Mari kita lanjutkan ke game berikutnya, masih dari Windows Store.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…