Orang Asing Menangkan Turnamen Starcraft di Korea Setelah 16 Tahun!

Reading time:
October 4, 2016

Status gamer professional di Korea Selatan memang jadi sesuatu yang bahkan tak bisa kita bayangkan di Indonesia. Dengan scene e-Sports aktif yang bahkan menjadi bahan siaran langsung di televisi-televisi nasional ketika turnamen Starcraft pertama sedang hangatnya, para pemain pro yang bersinar bahkan berakhir jadi idola. Ketika negara lain mengidolakan pemain sepakbola nasional mereka masing-masing, pemain sepakbola nasional di Korea justru mengidolakan pemain pro Starcraft ini. Dengan kondisi seperti ini, dominasi mereka di beragam scene kompetitif, apalagi yang diselenggarakan lokal memang tak terpatahkan. Setidaknya, hingga saat ini!

Hampir selama 16 tahun lamanya, sejak Guillaume “Grrr..” Patry memenangkan turnamen Hanaro Tongshin OnGameNet Starleague di tahun 2000 silam, tak ada satupun orang asing yang berhasil memenangkan turnamen Starcraft yang diselenggarakan di Korea Selatan. Namun kutukan tersebut akhirnya pecah setelah kemenangan KeSPA Cup 2016 kemairn yang akhirnya berhasil dimenangkan oleh Alex “Neeb” Sunderhaft yang bermain begitu rapi. Ia berhasil mengalahkan pemain Korea ternama – Cho “Trap” Sung Ho dengan skor 4-0.

Neeb jadi orang asing pertama yang berhasil memenangkan turnamen Starcraft di Korea Selatan setelah 16 tahun didominasi pemain pro lokal.
Neeb jadi orang asing pertama yang berhasil memenangkan turnamen Starcraft di Korea Selatan setelah 16 tahun didominasi pemain pro lokal.

Kemenangan ini tak hanya mengunci posisinya di ajang Blizzcon nantinya, tetapi juga hadiah utama sebesar USD 18.100 yang tentu saja tak kecil untuk pemain berusia 18 tahun yang satu ini. Beating Korean Overlord? Wow!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…