Rilis Single Player Star Citizen Kembali Ditunda

Reading time:
October 10, 2016

 

squadron-421

Ambisius itu baik, selama usaha untuk mencapai ambisi tersebut memang secara nyata terlihat. Namun jika Anda, saya, dan jutaan gamer di seluruh dunia berbicara soal Star Citizen, maka besar kemungkinan pendapat tersebut akan terbagi. Terus didukung dengan dana komunitas yang tak pernah berhenti mengalir, Star Citizen kini mencapai status sebuah game masif yang tak akan pernah Anda bisa bayangkan 10 atau 15 tahun yang lalu. Game eksplorasi luar angkasa bercampur dengan FPS, eksplorasi planet yang juga dibangun acak, dengan ragam pesawat yang juga punya fungsi nya masing-masing, Star Citizen bisa berakhir jadi game terbaik sepanjang masa atau justru, game paling mengecewakan di sepanjang sejarah. Namun yang pasti, Anda tak akan bisa menikmatinya dalam waktu dekat ini.

Setelah sempat direncanakan untuk dilepas sebelum tahun 2016 ini berakhir, Cloud Imperium Games kembali hadir dengan berita “buruk” terkait Star Citizen. Mode campaign single playernya – Squadron 42 tak akan dilepas tahun ini dan baru akan meluncur tahun 2017 mendatang, untuk tanggal yang masih tak pasti. CIG mengaku mereka belum  menyempurnakan banyak hal, termasuk logic AI, integrasi misi, hingga beberapa area yang masih terasa kurang. Misi jangka pendek mereka saat ini adalah memastikan setidaknya 1 dari 28 chapter yang ada sudah berada dalam kualitas yang pantas untuk dirilis.

Sempat disebut akan rilis sebelum tahun 2016 berakhir, CIG menendang rilis mode single player campaign Star Citizen - Squadron 42 ke tahun 2017 mendatang.
Sempat disebut akan rilis sebelum tahun 2016 berakhir, CIG menendang rilis mode single player campaign Star Citizen – Squadron 42 ke tahun 2017 mendatang.

Terlepas dari proses pengembangan yang sudah memakan waktu lama dengan dana super besar, Star Citizen saat ini memang masih belum memiliki tanggal rilis sama sekali. Namun di sisi lain, sang developer – CIG juga terus konsisten merilis update dan demo terbaru untuk memperlihatkan teknologi seperti apa yang mereka implementasikan. Another wait..

[gfycat data_id=”QuestionableOfficialCero”]

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…