Menjajal Demo World of Final Fantasy: Lucu dan Menggemaskan!

Reading time:
October 18, 2016
world-of-final-fantasy-demo-2

Seringkali terlalu cepat mengambil kesimpulan dan menilai, ini sepertinya jadi salah satu sifat dasar manusia yang sullt sekali untuk dihilangkan begitu saja. Kami mungkin termasuk salah satu yang “bersalah” atas hal ini ketika Square Enix pertama kali memperkenalkan kepada publik produk terbaru mereka – World of Final Fantasy di ajang E3 2015 yang silam. Bentuk yang lucu dan visualisasi tanpa detail lebih jelas gameplay seperti apa yang anda dapatkan juga langsung tenggelam oleh pengumuman Final Fantasy VII Remake yang dilemparkan setelahnya. Gamer dan media seolah melupakan apa itu World of Final Fantasy dan terus berbicara soal VII Remake tanpa berhenti. Sebuah dosa yang mau tak mau, harus ditebus Square Enix dalam beberapa bulan terakhir ini.

Dari sebuah proyek yang terlihat main-main menjadi sebuah game JRPG yang cukup diantisipasi tahun ini, Square Enix berhasil melambungkan ekspektasi gamer terhadap World of Final Fantasy yang akan meluncur akhir bulan ini. Perlahan namun pasti, mereka memperlihatkan gameplay dan kehadiran banyak elemen “klasik” Final Fantasy yang akan membuat sensasi nostalgia bercampur dengan pengalaman baru yang belum pernah ada sebelumnya. Ia terlihat seperti sebuah game Pokemon yang dilebur ke semesta Final Fantasy, dengan desain karakter imut yang sepertinya dibangun untuk satu strategi utama – menjual Nendoroid ke publik. Perlahan tapi pasti, semua keraguan tersebut sirna.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh World of Final Fantasy ini? Berita baiknya, Square Enix merilis demo untuk dicicipi secara cuma-cuma, satu minggu sebelum game ini dilepas ke publik. Lantas, mengapa reaksi “Awwww.. “ pantas untuk menggambarkan yang satu ini? Artikel ini akan menjelaskannya kepada Anda.

Aww…

world-of-final-fantasy-demo-6

Saya dan Anda, dan begitu banyak gamer penggemar JRPG di seluruh dunia sangat tahu dan sadar bahwa Square Enix sebenarnya tak punya keharusan untuk menghadirkan desain karakter chibi seperti ini untuk World of Final Fantasy. Mereka bisa saja menghadirkan karakter dengan proporsi biasa dengan tema yang lebih serius untuknya dengan desain gameplay yang serupa, dimana Anda harus mengumpulkan summon dan monster di dalamnya. Kita tahu jelas bahwa semua pendekatan visual seperti ini memang ditujukan untuk satu target besar – menjual Nendoroid dalam jumlah masif ke pasaran, apalagi dengan rangkaian summon dan karakter ikonik Final Fantasy yang meninggalkan sensasi nostalgia yang begitu kuat. Berita baiknya? Desainnya bahkan cukup untuk membuat Anda, gamer pria berotot dan kekar sekalipun untuk mengeluarkan satu reaksi yang sama, “Awwwww…”.

world-of-final-fantasy-demo-4 world-of-final-fantasy-demo-30

Kejutan terbesar muncul dari seberapa baiknya Square Enix mendesain setiap karakter ikonik Final Fantasy yang selama ini Anda kenal dan kemudian, “mengecilkannya” ke dalam format chibi seperti di World of Final Fantasy. Setiap karakter ini tak hanya mempertahankan kostum uniknya masing-masing, tetapi juga kepribadian yang bisa Anda ekspektasi darinya. Kerennya lagi? Bentuk kepala besar dengan rona merah di pipi mereka benar-benar membuat desain setiap karakter ini terlihat begitu lucu dan menggemaskan. Tak hanya karakter ikonik utamanya saja, melihat monster lain seperti Behemoth ataupun Chocobo mengalami perlakuan yang sama akan membuat hati Anda terenyuh.

world-of-final-fantasy-demo-99 world-of-final-fantasy-demo-16

Namun acungan jempol tertinggi pantas diarahkan pada komitmen untuk memastikan bahwa tiap karakter ini masih mengusung kepribadian dan animasi serangan mereka masing-masing. Karakter-karakter utama Final Fantasy dan semua summon yang Anda kenal dari sejarah eksistensinya sekarang akan muncul entah sebagai Summon atau sebagai monster yang bisa Anda gunakan untuk membantu Anda di pertarungan. Versi demo ini memang hanya memungkinkan Anda untuk menggunakan Tidus saja, namun melihat animasi serangan “Blitz Ace”-nya kini dikerdilkan dalam bentuk Chibi namun masih mengusung semua elemen yang Anda kenal darinya, benar-benar jadi kepuasan tersendiri. Tak sabar melihat apa yang akan mereka lakukan dengan begitu banyak karakter lainnya.

Lucu, menggemaskan, tetapi juga setia dengan setiap sumber materi yang ada, World of Final Fantasy mengusung visualisasi yang cukup untuk membuat semua gamer pencinta franchise JRPG andalan Square Enix ini jatuh hati sejak pandangan pertama. Ada rasa penasaran untuk melihat bagaimana mereka akan merangkai kesemuanya di dalam sebuah cerita yang solid.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…