Review Playstation VR: Selangkah Lebih Dekat!

Reading time:
November 18, 2016

Mari Bicara Soal Harga..

Di antara, semua perangkat VR yang tersedia di Indonesia, PSVR adalah yang paling murah. Bahkan kombinasi harganya dengan si konsol sekalipun masih berada di bawah harga headset kompetitor yang lain.
Di antara semua perangkat VR yang tersedia di Indonesia, PSVR adalah yang paling murah. Bahkan kombinasi harganya dengan si konsol sekalipun masih berada di bawah harga headset kompetitor yang lain.

Playstation VR adalah perangkat VR termurah yang bisa Anda dapatkan di pasar Indonesia saat ini. Dengan harga sekitar 7 jutaan dan konsol Playstation 4 sendiri yang bisa Anda temukan di beragam forum dengan harga mulai dari 3 juta Rupiah, Anda sudah bisa menikmati pengalaman VR yang solid dengan harga 10 juta Rupiah. Masih terhitung lebih murah daripada perangkat VR lain seperti HTC Vive atau Oculus Rift yang harga headsetnya sendiri bisa mencapai belasan juta Rupiah karena keterbatasan unit di sini. Ini masih belum terhitung dengan investasi PC berharga 15 – 20 juta Rupiah minimal untuk memastikan Anda bisa menikmati sensasi game-game VR dalam kualitas terbaik dengan framerate yang memang nyaman di mata. Untuk urusan perangkat kerasnya sendiri, Playstation VR bisa dibilang lebih menarik dari sisi harga.

Lalu, harga seperti apa yang hendak kita bicarakan? Perhatian utama kami saat ini justru mengakar pada harga game itu sendiri. Seperti yang kita tahu, untuk memastikan Playstation VR bisa didorong menjadi produk mainstream yang tidak berakhir sekedar gimmick super mahal, Sony sudah menyiapkan begitu banyak game VR dari rilis PSVR di bulan Oktober 2016 sampai akhir tahun ini, lengkap dengan dukungan untuk beberapa produk game mainstream seperti Ace Combat 7 dan Resident Evil 7 untuk tahun 2017 mendatang. Jumlah game VR untuk PSVR saat ini bisa terhitung solid untuk permulaan teknologi baru, namun harga untuk setiap darinya sendiri, masih jadi bahan pertimbangan yang sulit untuk dikesampingkan begitu saja.

Harga game lah yang mungkin jadi
Harga game lah yang mungkin jadi “masalah”, apalagi jika Anda termasuk gamer yang cukup perhitungan soal durasi.

Silakan melemparkan pertanyaan ini pada Anda sendiri, sudikah Anda mengeluarkan uang 300 ribu Rupiah untuk sebuah game yang berdurasi 45 menit untuk diselesaikan? Atau mungkin 600 ribu untuk sebuah game 2 jam? Terlepas dari pengalaman fantastis yang mereka tawarkan masing-masing, harga seperti  ini tentu saja membuat banyak gamer berpikir ulang untuk mengadopsi teknologi VR secepat mungkin. Dan inilah yang sepertinya jadi salah satu masalah utama PSVR, harga game. Hanya ada sedikit game yang sepertinya bisa memberikan justifikasi yang solid soal harga yang ia tetapkan, seperti Batman: Arkham VR misalnya. Sementara untuk produk lain, seperti experience VR untuk L’arc En Ciel berdurasi 5 menit yang notabene hanya merupakan sebuah video klip di harga 190 ribu Rupiah, ini jelas menjadi sesuatu yang pantas untuk dipikirkan Sony di masa depan.

Ini tentu juga harus jadi bahan ekstra pertimbangan Anda sebelum mengadopsi Playstation VR itu sendiri. Bahwa terlepas dari pengalaman keren dan rasa senang melihat orang-orang awam mencicipi pengalaman VR pertama mereka dengan perangkat milik Anda, Anda juga harus memerhatikan game dengan durasi gameplay masing-masing, apalagi jika Anda termasuk gamer yang cukup perhitungan soal itu. Di mata kami sendiri, kami berharap Sony bisa menawarkan solusi yang lebih solid untuk memastikan komunitas PSVR tetap bisa menikmati game-game VR dengan library lebih kaya di harga yang lebih rasional. Salah satu cara yang sepertinya bisa efektif adalah mengintegrasikan library ini ke dalam program Playstation Plus mereka, baik untuk game gratis ekstra atau sekedar memberikan diskon yang lebih solid untuk para pemilik.

Apakah Anda Harus Membeli Playstation VR Sekarang?

Apakah Anda harus membelinya sekarang juga?
Apakah Anda harus membelinya sekarang juga?

Ini mungkin pertanyaan paling penting dari semua pertanyaan di atas, apakah Anda harus membeli Playstation VR di saat ini juga sebagai seorang early adopter sebuah teknologi baru yang keren? Ada beberapa pertimbangan yang harus Anda pikirkan sebelumnya terlepas dari kualitas Playstation VR yang tak perlu diragukan itu.

Pertama, adalah kesempatan menjajalnya. Sebelum mengambil keputusan akhir apakah Anda memang harus membeli Playstation VR atau tidak adalah dengan mencari teman gamer lain yang sudah memilikinya dan menjajalnya secara langsung, atau mungkin mencari jasa sewa harian atau mingguan yang mungkin tersedia. Anda harus menjajalnya langsung. Ada dua alasan, pertama karena seperti yang kami sebutkan sebelumnya, deskripsi secara verbal tak akan merepresentasikan sensasi imersif yang Anda dapatkan langsung ketika masuk ke “dalam” PSVR itu sendiri. Anda harus merasakan sendiri sebelum skeptis atau terlalu optimis dengan teknologi yang satu ini. Kedua? Apakah ia memang cocok dengan preferensi tubuh Anda sendiri atau tidak. Karena seperti yang kami sebutkan sebelumnya pula, bukan tak mungkin bahwa ada gamer di luar sana yang memang punya ketahanan tubuh yang super minim ketika harus menikmati banyak hal dalam VR. Jika Anda sudah menginvestasikan diri pada sebuah teknologi 7 juta Rupiah tanpa bisa menikmatinya dengan nyaman, ia akan berakhir sia-sia.

Jika proses ini sudah Anda lewati, maka bahan pertimbangan kedua muncul dari sesuatu yang selalu kami bicarakan ketika membahas soal keputusan untuk membeli konsol tertentu. Benar sekali, game. Karena dengan library game baru dan berbeda dengan Playstation 4 itu sendiri, tak berlebihan rasanya untuk memperlakukan Playstation VR sebagai sebuah “konsol” terpisah. Apakah Anda sudah memiliki game yang ingin Anda cicipi di Playstation VR? Apakah ia punya kemungkinan untuk memuat banyak library dari genre game yang Anda sukai? Jika Anda menjawab iya untuk dua pertanyaan tersebut, maka membelinya saat ini akan jadi salah satu investasi terbaik yang bisa Anda lakukan. Apalagi dengan komitmen Sony untuk mendukungnya dengan lebih banyak game first party dan third party di masa depan.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…