Shigeru Miyamoto Mengenang Sosok Satoru Iwata

Reading time:
December 23, 2016

Perjalanan hidup kita sebagai seorang gamer tak hanya diisi oleh game-game keren yang berhasil membuat kita jatuh hati pada industri yang satu ini, tetapi juga orang-orang yang berjuang keras di belakangnya. Seperti halnya kita yang ikut tumbuh, berkembang, dan menua, mereka juga harus melewati proses sama yang terkadang, berakhir dengan sebuah berita sedih yang tak pernah ingin kita dengar. Apalagi jika ia menyangkut sosok idealis yang tetap berjuang untuk menjadikan gamer sebagai prioritas dan bukan sekedar target bisnis. Rasa kehilangan inilah yang harus kita hadapi ketika membicarakan sosok penting Nintendo yang sudah beristirahat damai di dunia impian sejak tahun 2015 silam – Satoru Iwata.

Menjadi boss, panutan, dan juga sahabat yang baik untuk rekan lainnya, salah satu bapak franchise Nintendo – Shigeru Miyamoto mengenang sosok Satoru Iwata dalam wawancara terbarunya dengan The New Yorker. Ditanya soal kesan terkuat Iwata semasa hidupnya, Miyamoto memuji kemampuan Iwata untuk mengumpulkan orang untuk mencapai satu visi spesifik.

Miyamoto menyebut sosok Iwata sebagai orang yang mampu memotivasi orang lain untuk mencapai satu visi yang sama.
Miyamoto menyebut sosok Iwata sebagai orang yang mampu memotivasi orang lain untuk mencapai satu visi yang sama.

Ia menyebut Iwata bisa mengambil sesuatu, memberikannya bentuk, dan kemudian memotivasi orang-orang dengannya. Sementara sebagai seorang programmer, Iwata ia sebut adalah tipe orang yang tak pernah berfokus pada kata “mustahil”. Jika ada kesulitan, ia selalu optimis akan menemukan cara untuk menyelesaikan tantangan tersebut.

Satoru Iwata sendiri meninggal pada bulan Juli 2015 yang lalu karena komplikasi sakit. Industri game pun berduka dengan kepergian boss besar Nintendo yang senantiasa memperlihatkan kecintaannya pada video game dan gamer ini. RIP Iwata..

Source: Nintendo Everything

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…