Dana Pengembangan Star Citizen Tembus 1,8 Triliun Rupiah!

Reading time:
January 9, 2017
star-citizen1

Ambisius, gila, atau sebuah skema penipuan terbaik dan terbesar di sepanjang sejarah industri game? Saat ini tak ada yang tahu. Namun jika ia memang berakhir menjadi sebuah game yang selalu dijanjikan oleh Cloud Imperium Games, maka Star Citizen akan jadi game simulasi luar angkasa paling fenomenal yang pernah dilepas ke pasaran, sekaligus mengukuhkannya sebagai satu dari sedikit game eksklusif PC yang pantas untuk diantisipasi. Kerennya lagi? Semuanya dibangun tanpa menggunakan uang dari publisher raksasa sama sekali. Kontribusi gamer yang tertarik via program pengumpulan dana yang ada sepertinya cukup untuk memastikan game ini terus berusaha mengeksekusi sesuatu yang belum pernah ada di industri game sebelumnya. Seberapa besar kontribusi tersebut? Cukup untuk mengejutkan Anda.

Dalam ucapan selamat tahun baru yang sekaligus memberikan sedikit informasi apa yang hendak mereka kejar di tahun 2017 ini, Chris Robert – boss besar CIG mengungkapkan bahwa Star Citizen kini sudah mengumpulkan dana pengembangan sekitar USD 141 juta atau sekitar 1,8 Triliun Rupiah! Sebuah angka yang tentu saja, terhitung sangat fantastis. Di tahun 2017 ini, mereka berambisi untuk menyempurnakan engine terbaru – Lumberyard, merilis Spectrum yang akan jadi platform komunitas teranyar, serta mulai merampungkan Squadron 42 dan menyempurnakan Alpha 3.0 itu sendiri.

Chris Roberts mengumumkan bahwa Star Citizen sudah mengumpulkan dana pengembangan hingga USD 141 juta atau setara 1,8 Triliun Rupiah.
Chris Roberts mengumumkan bahwa Star Citizen sudah mengumpulkan dana pengembangan hingga USD 141 juta atau setara 1,8 Triliun Rupiah.

Sayangnya, seperti di tahun-tahun sebelumnya, Cloud Imperium Games sendiri masih belum bisa menetapkan tanggal rilis penuh untuk game simulasi luar angkasa yang satu ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang berkontribusi pada angka 1,8 Triliun Rupiah ini?

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

February 3, 2023 - 0

Review DualSense Edge: Melebur Fungsi dan Fitur dalam Kemewahan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh DualSense Edge ini? Mengapa kami…
January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…