Review Kingdom Hearts HD 2.8 – Final Chapter Prologue: Seri Pemanasan!
Sebuah Seri Pemanasan

Jadi, apa yang pantas dijelaskan dari Kingdom Hearts 2.8 HD ini? Tak ada kata lagi yang lebih tepat, selain menyebutnya sebagai sebuah seri pemanasan. Karena percaya atau tidak, memang itulah fungsi utamanya. Dream Drop Distance HD diposisikan sebagai jembatan cerita paling krusial jika Anda tak sempat memiliki Nintendo 3DS di masa lalu, membuka konflik yang sebenarnya antara para Keyblade Master dengan Xehanort itu sendiri. Ia membangun pondasi untuk cerita yang sepertinya akan jadi fokus utama Kingdom Hearts 3 nantinya, terutama terkait siapa saja yang akan menjadi Keyblade Master.
Namun fokusnya sebagai “seri pemanasan” tetap terletak pada Kingdom Hearts 0.2 dan Back Cover itu sendiri. Mengapa? Karena keduanya diracik menggunakan teknologi dan mekanik gameplay yang akan diaplikasikan Square Enix untuk Kingdom Hearts 3 nantinya. Kedua seri ini sudah ditenagai oleh Unreal Engine 4 dan diracik dengan model karakter dan detail yang bisa Anda antisipasi dari seri yang masih belum punya kepastian rilis tersebut. Dan tentu saja, keduanya juga menawarkan benang merah cerita untuk membuat misteri Kingdom Hearts, sedikit lebih jelas.


Walaupun demikian, harus diakui, implementasi bentuk “baru” Kingdom Hearts 3 yang direpresentasikan oleh Kingdom Hearts 0.2 ini memang sedikit mengkhawatirkan. Walaupun cukup stabil hampir di sebagian besar scene, namun beberapa scene terlihat mengalami penurunan framerate yang cukup drastis, setidaknya dari versi Playstation 4 non-pro yang kami cicipi. Pertarungan melawan beberapa unit dalam jumlah besar, terutama para Heartless yang bergerombol dan menyatu menjadi satu unit raksasa kadang memperlihatkan gejala hal tersebut. Semoga hal yang sama tak terjadi di versi final Kingdom Hearts 3 nanti dan Square Enix belajar banyak dari rilis yang satu ini.


Namun sisanya kian memperkuat antisipasi kami, dan juga kami yakini, semua penggemar Kingdom Hearts di seluruh dunia. Sistem pertarungan yang lebih fluid kini juga didukung dengan animasi gerakan, serangan, dan magic yang jauh lebih fantastis. Permainan tata cahaya dan kontras warna yang memanjakan mata, di atas desain dunia yang masih terlihat dramatis, membuat kami jatuh hati dengan presentasi Kingdom Hearts 0.2 yang satu ini. Dengan ending yang juga memuat sosok Sora, Donald, dan Goofy yang siap masuk ke dalam petualangan barunya, ada rasa optimis yang kuat bahwa Kingdom Hearts 3 akan berakhir memenuhi apa yang kita inginkan, setidaknya sekedar dari urusan presentasi saja.
Dan sisanya, terasa seperti sensasi nostalgia dalam bentuk baru. Melihat scene pembuka 0.2 Birth by Sleep yang masih memuat lagu Simple & Clean milik Utada Hikaru yang di-remix dengan visualisasi scene CGI yang emosional saja sudah cukup untuk membuat momen magis masa kecil ketika menikmati Kingdom Hearts, seolah kembali.
Apa yang Baru?

Lantas, hal baru apa saja yang pantas untuk diperhatikan dari rilis kompilasi Kingdom Hearts HD 2.8 ini selain teknologi Kingdom Hearts 3 yang diaplikasikan di Kingdom Hearts 0.2 dan kehadiran Dream Drop Distance Remaster sebagai benang merah cerita paling esensial? Tetap melanjutkan sesi sebelumnya, ia juga memperlihatkan sedikit soal perubahan mekanik gameplay seperti apa yang bisa kita antisipasi nantinya.
Kingdom Hearts memang terkenal bukan sebuah franchise yang selalu hadir dengan satu mekanik gameplay yang sama. Tergantung pada seri yang dirilis dan tema utama yang ia usung, mekanik ini biasanya mengalami modifikasi bentuk yang cukup signifikan. Di seri lain, ia muncul sebagai pre-set command yang harus Anda atur sedemikian rupa untuk tampil efektif. Sementara di seri lainnya, ia berbentuk deck kartu yang harus kombinasikan agar efektif. Tapi untungnya, Kingdom Hearts 0.2 membawa kita kembali pada mekanisme seri utama yang lebih lugas. Memilih dan menyerang menu secara real-time dengan animasi yang lebih mengalir, terlihat di sini.
Waluapun tak lantas bisa disimpulkan bahwa Kingdom Hearts 3 akan mengusung sistem yang sama nantinya, namun ada sistem combo yang muncul di Kingdom Hearts 0.2. Bahwa sebuah bar akan memperlihatkan berapa banyak serangan Anda yang masuk dan jika penuh, memungkinkan Anda untuk mengakses serangan magic yang lebih kuat seperti Firaja, atau membuat Aqua bisa mengakses style serangan lebih keren seperti Spellweaver dan Wayfinder secara instan, membuatnya jadi lebih esensial untuk menghantarkan damage besar secara instan atau menghancurkan banyak musuh dengan cepat. Dan tentu saja, Anda berhadapan dengan varian Heartless yang tetap bisa menyulitkan Anda jika tak hati-hati.


Sisanya adalah kemampuan untuk melakukan kustomisasi kostum untuk Aqua, membuatnya tampil berbeda dengan ragam aksesoris hingga motif dan warna pakaian yang ia kenakan. Di Kingdom Hearts 0.2, ia tak memperlihatkan efek sama sekali ke status Aqua itu sendiri dan berperan sebagai ekstra motiviasi untuk menyelesaikan ragam tantangan yang disertakan di dalamnya. Sementara untuk Dream Drop Distance HD, Anda kini bisa menikmatinya dalam resolusi lebih tinggi dengan framerate 60fps. Ada rasa unik tersendiri untuk menikmati game ini di layar lebar, apalagi berkaca pada pengalaman kami mencicipinya di Nintendo 3DS yang di kala itu, bahkan memuat masalah framerate di beberapa titik. Unik memang.










