Atlus Sedikit Perlunak Kebijakan Streaming Persona 5

Reading time:
April 27, 2017
Persona 5 jagatplay part 1 (167)

Begitu para pemangku pimpinan yang sudah mulai menua tak bisa “menangkap” tren  apa yang tengah marak terjadi di tengah anak muda, maka kebijakan yang tak populer biasanya hadir. Bahwa dengan dalih untuk “melindungi” satu hal yang sebenarnya bisa ditempuh dengan cara yang lain, citra sang perusahaan justru berujung jatuh. Hal inilah yang sepertinya terjadi dengan developer game Jepang dengan game super kerennya Persona 5 – Atlus. Berbeda dengan developer saat ini yang justru membiarkan para streamer dan penyedia konten untuk menangkap dan berbagi gameplay mereka kepada dunia, Atlus justru “mengunci” fitur tersebut. Hal yang bahkan membuat kami, JagatPlay, harus menangkapnya dengan capture card terpisah. Tetapi setidaknya, kini Atlus mulai melunak.

Fungsi Capture Video dan Screenshot langsung dari Playstation 4 memang masih dikunci oleh Atlus, namun kini mereka mulai membuka ruang bagi para Youtuber / Streamer untuk berbagi konten cerita yang lebih jauh. Tak lagi dibatasi sampai bulan Juli (di dalam game), gamer kini diperbolehkan berbagi konten hingga tanggal 19 November (di dalam game), satu bulan sebelum arc cerita yang terakhir. Atlus menyebut bahwa mereka mendengar jelas beragam kritik yang muncul dari kebijakan sebelumnya, termasuk dari para fans.

Menanggapi kritik yang ada, Atlus sedikit
Menanggapi kritik yang ada, Atlus sedikit “memperlunak” kebijakan streaming Persona 5. Namun sayangnya, tetapi mengunci fungsi Share di PS4.

Atlus juga meminta maaf karena pernyataan mereka sebelumnya yang sempat hadir dengan nada mengancam jika gamer berani untuk “melanggar” tenggat waktu (di dalam game) yang sudah mereka tentukan sebelumnya. Namun sayang, belum jelas apakah Atlus akan “melepas” fitur Share PS4 untuk Persona 5 atau tidak di masa depan. Oh c’mon, Atlus..

Source: Atlus

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…