Dikritik, EA Tetap Dapatkan Keuntungan dari ME: Andromeda

Reading time:
July 28, 2017
Mass-Effect-Andromeda-jagatplay-part-1-58-600x338-1-600x338

Salah satu judul paling mengecewakan di tahun 2017, pernyataan ini memang tidak berlebihan untuk membicarakan game action RPG racikan Bioware dan EA – Mass Effect: Andromeda. Nama besar yang berhasil dibangun oleh trilogi awalnya yang fantastis ini ternyata tidak memuat daya tarik yang serupa. Visual memang terlihat lebih baik berkat implementasi Frostbite Engine, namun hampir semua elemen yang lain berujung di bawah standar yang diantisipasi gamer. Ia bahkan sempat jadi lelucon karena kualitas animasi dan detail wajah-nya yang memang menggelikan. Kritik mungkin mengemuka, namun hype di awal rilis memang tak terbendung. Mass Effect: Andromeda tetap mampu memberikan kontribusi signifikan pada “dompet” milik EA.

Hal ini diungkapkan oleh EA dalam laporan finansial mereka. Mereka secara eksplisit menyebut bahwa Mass Effect: Andromeda adalah salah satu judul yang berhasil menjadi motor pendorong keuntungan di kuartal terakhir. Walaupun tak berbagi angka pasti berapa kopi yang sudah terjual, ME: Andromeda disebut sebagai salah satu pilar esensial untuk membuat ekonomi EA lebih sehat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di kesempatan yang sama, EA juga menegaskan komitmen untuk terus menggunakan Frostbite Engine sebagai pondasi untuk membangun proyek mereka di masa depan.

EA menyebut ME: Andromeda tetap jadi kontributor terbesar pendapatan mereka di kuartal terakhir.
EA menyebut ME: Andromeda tetap jadi kontributor terbesar pendapatan mereka di kuartal terakhir.

Sayangnya, terlepas dari kesan positif yang muncul dari laporan finansial yang satu ini, EA sendiri sudah memastikan untuk mengistirahatkan Mass Effect untuk waktu yang tidak ditentukan. Sebuah kondisi yang tentu saja bertolak belakang denga apa yang berusaha mereka komunikasikan saat ini. Game action RPG racikan Bioware tersebut sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…
November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…