Tabata Klarifikasi Misteri Ending Final Fantasy XV

Reading time:
September 14, 2017
final-fantasy-xv-jagatplay-235-600x338

Pembicaraan soal Final Fantasy XV memang kembali menghangat, hampir setahun setelah ia dirilis. Setelah hanya tersedia untuk konsol saja, ia kini dipastikan akan menuju PC dengan format visual terbaik dan ragam perangkat mobile dalam “Pocket Edition” yang akan mengusung visualisasi lebih sederhana dan adaptasi gameplay yang lebih cocok dengan layar sentuh. Dengan penampakan Tabata yang kini kian rajin membicarakannya, apalagi dengan DLC Episode Ignis yang masih belum dilepas ke pasaran, ia juga keluar untuk menjawab beberapa pertanyaan soal misteri Final Fantasy XV itu sendiri. Salah satunya, menyangkut endingnya yang penuh tanda tanya.

Tabata akhirnya menjawab pasti salah satu misteri terbesar ending FFXV.
Tabata akhirnya menjawab pasti salah satu misteri terbesar ending FFXV.

SPOILERS!

 

 

Berbicara langsung dengan Kotaku, Hajime Tabata akhirnya menjawab satu pertanyaan penuh misteri terkait ending Final Fantasy XV. Seperti yang kita tahu, Noctis memang berakhir tewas untuk menyelamatkan Insomnia di akhir. Namun adegan api unggun di akhir permainan, dimana ia berbicara dengan teman-teman seperjuangannya: Ignis, Gladiolus, dan Prompto menghasilkan dua teori berbeda untuk para fans.

Teori pertama meyakini bahwa adegan tersebut terjadi sebelum Noctis tewas, dan merupakan api unggun terakhir mereka sebelum bertarung dengan Ardyn Izunia. Sementara pendapat yang lain percaya bahwa adegan ini terjadi di “alam baka”, dan keempat karakter ini sebenarnya berakhir tewas untuk menyelamatkan Insomnia. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa Square Enix tak pernah berbicara pasti soal nasib ketiga karakter ini setelah berjuang mati-matian menghalau musuh ketika Noctis tengah bertarung. Namun pertanyaan tersebut akhirnya terjawab.

Tabata memastikan dan ketiga karakter tersebut: Ignis, Prompto, dan Gladiolus, semuanya hidup. Bahwa adegan api unggun yang ada memang terjadi sebelum pertarungan terakhir, bukan setelahnya. Tabata menyebut bahwa untuk saat ini tidak ada rencana untuk mengeksplorasi cerita tambahan untuk ketiga karakter ini setelah event Final Fantasy XV. Namun satu yang pasti, ia menyebut bahwa nasib ketiganya memang tidak bisa dibilang bahagia. Sebagai empat sekawan yang selalu bersama-sama dalam suka dan duka, kehilangan satu di antaranya tentu akan menjadi pukulan berat. Mereka mungkin tidak akan pernah lagi benar-benar bahagia, walaupun pada akhirnya, tujuan mereka tercapai.

 

 

SPOILERS END!

 

 

Dengan demikian, maka pernyataan Tabata ini juga secara otomatis “mematikan” teori alam baka Noctis dkk yang sempat menyebar sebelumnya. Final Fantasy XV sendiri saat ini tersedia untuk Playstation 4 dan Xbox One, dan akan menuju PC di awal tahun 2018 mendatang. Good to know!

Source: Kotaku

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…