Hellblade Hampir Balik Modal

Reading time:
October 30, 2017
Hellblade jagatplay 145 1

Siapa yang bilang bahwa game indie harus berakhir dengan game dengan visual “sederhana” yang menjadikan gameplay sebagai daya tarik utama? Di tangan developer yang tepat dengan kualitas game yang selalu menjanjikan, ia bisa berakhir menjadi sebuah game dengan pendekatan yang mirip dengan game AAA. Salah satunya dibuktikan lewat Ninja Theory lewat game fenomenal mereka – Hellblade: Senua’s Sacrifice. Bukan sekedar menjual game action “standar” dengan sekedar ayunan pedang yang indah, game yang ditawarkan dengan harga cukup terjangkau ini justru menjadikan keadaan psikologis sang karakter utama – Senua sebagai benang pengikat. Dan sejauh ini, strategi tersebut sepertinya berhasil.

Berbicara dengan situs Venturebeat, Tameem Antoniades – Creative Director Ninja Theory hadir dengan berita baik. “Judi” yang mereka lakukan dengan merilis Hellblade secara independen ternyata berbuah manis. Antoniades menyebut bahwa penjualan Hellblade melebihi harapan mereka. Bahkan, ia menyebut bahwa game ini hampir balik modal, dan mungkin akan tercapai dalam beberapa minggu ke depan. Mereka tidak pernah menyangka bahwa kondisi ini akan bisa tercapai dalam waktu 3 bulan saja. Prediksi awal mereka adalah setidaknya 9 bulan setelah rilis. Mengingat statusnya sebagai game indie, Ninja Theory juga akan merasakan secara langsung uang penjualan tersebut.

Hellblade jagatplay 236 1
Sempat memprediksi baru akan terjadi setelah 9 bulan, Ninja Theory menyebut bahwa Hellblade hampir balik modal dalam waktu hanya 3 bulan saja!

Bersama dengan informasi ini, Antoniades juga berbicara soal banyak hal, dari sosok Senua, inspirasi utama, kejelasan cerita, bahkan seri sekuel di wawancara yang bisa Anda baca via tautan berikut ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sempat mencicipi dan jatuh hati dengan Hellblade?

Source: VentureBeat

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…