PlayTest: Gaming dengan ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition!

Reading time:
March 8, 2018
ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition jagatplay 8
ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition

Berkesempatan untuk menikmati game favorit Anda kapanpun dan dimanapun, daya tarik tersebut lah yang ditawarkan oleh produk notebook gaming yang saat ini memang tengah bersaing panas. Fakta bahwa pasar desktop harus berhadapan dengan melambungnya harga beberapa komponen khusus seperti VGA dan RAM karena fenomena mining yang masih marak, membuat opsi sebuah notebook gaming menjadi pilihan yang lebih rasional untuk mereka yang menginginkan performa gaming mumpuni untuk menikmati game-game teranyar. Yang menarik? Para produsen notebook ini sendiri juga mulai membagi segmentasi pasar yang lebih jelas untuk produk mereka, mengejar target yang berbeda satu sama lainnya. Diperkuat dengan kombinasi beragam spesifikasi yang unik, hal inilah yang berusaha dilakukan ASUS dengan ROG Strix GL503VM Hero Edition.

Jika Anda mengunjungi situs resmi mereka, maka Anda bisa dengan jelas melihat ke arah mana ASUS hendak membawa produk yang satu ini. Ia terus didengungkan sebagai notebook yang memang diarahkan untuk menikmati game-game multiplayer kompetitif saat ini, di visual dan framerate yang nyaman. Dengan ide utama itulah, ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition ini diracik. Tetapi tentu saja, performa yang ia tawarkan tidak lantas membuatnya tidak relevan untuk Anda yang lebih tertarik untuk menikmati game-game dengan format single-player bahkan di beragam produk teranyar sekalipun. Kombinasi kekuatan di dua sektor dengan dukungan fitur yang ada inilah, yang membuat produk yang satu ini menarik.

Lantas, apa yang membuat notebook gaming yang satu ini tampil menarik? Bagaimana kemampuannya menangani game-gaem dengan popularitas tinggi yang tersedia saat ini? PlayTest kali ini akan menyelami lebih dalam daya tarik yang ia tawarkan:

Spesifikasi

ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition jagatplay 44
ASUS sendiri menyebut notebook yang satu ini ditujukan untuk pasar e-Sports.

Berbeda dengan sebagian besar notebook gaming di kisaran harga super mahal yang hadir dengan spesifikasi “tidak masuk akal” yang bahkan mampu menandingi kinerja PC high-end sekalipun, ASUS mengembangkan ROG Strix Hero Edition ini dengan agenda yang lebih jelas. Bahwa ia memang lebih difokuskan untuk menangani game dengan elemen multiplayer yang intens di dalamnya, tetapi tetap memberikan ruang bersinar untuk game-game yang berfokus pada pengalaman single-player di dalamnya. Dari sisi desain, tidak ada sesuatu yang begitu unik dan istimewa akan Anda temukan di sini. Bersama dengan sebuah logo ASUS di depan dengan setengah bagian yang dihiasi dengan motif dan tekstur yang berbeda, ia terlihat sedikit berbeda.

Berita baiknya? Sisi kosmetik tersebut lebih kuat dari sisi fitur. Walaupun tidak hadir dengan keyboard mekanikal, keyboard ASUS ROG Strix Hero Edition ini sudah diperkuat dengan LED RGB yang membuatnya terlihat lebih menarik dan punya karakter. Tidak ada bentuk yang terlalu “gila” di sini, hanya sebuah notebook gaming yang mengikuti desain konvesional yang di mata dan tangan beberapa gamer, memang terasa lebih nyaman. Dukungan perangkat lunak untuk mendukung beragam kebutuhan gaming Anda juga bisa Anda maksimalkan. Lantas, spesifikasi apa yang ditawarkan oleh ASUS ROG Strix Hero Edition GL503VM yang kami jajal ini? Ini dia:

  • Processor: Intel Core i7 7700 HQ
  • OS: Windows 10 Fall Creator Update 64-bit
  • Chipset: Intel HM175 Express Chipset
  • Memory: 16 GB DDR4 2400MHz x 1, Up to 32GB
  • Display: 15.6-inch Full HD (1920 by 1080) IPS-level panel, 120Hz, 72% NTSC
  • VGA: NVIDIA GeForce GTX 1060, 6 GB DDR5 VRAM
  • Storage (1): 256 GB SSD NVMe 256 GB
  • Storage (2): 1TB SSHD 5400 RPM
  • Keyboard: Backlit chiclet keyboard – RGB 4 zones – Marked QWER keys – 1.8mm travel distance – 0.25mm keycap curve
  • Card Reader: 2-in-1 card reader
  • Networking: 802.11ac 2×2 WLAN – 802.11ac 1×1 WLAN
  • Interface: 1 x USB 3.1 Gen1 (Type-C), 4 x USB 3.1 Gen1, 1 x mDP 1.2, 1 x HDMI 2.0, 1 x RJ-45 Jack, 1 x 3.5mm headphone and microphone combo jack, 1 x Kensington lock
  • Audio: 2 x 3.5W speaker with Smart AMP technology – Array microphones
  • Dimensions: 38.4 x 26.2 x 2.4 cm
  • Weight: 2.5 kg

Main Features

Untuk setiap produk notebook gaming seperti yang ditawarkan ASUS seperti ini, ia biasanya hadir dengan dua atau tiga konten atau fitur yang jadi daya tarik utama dan membuatnya terasa punya nilai lebih dibandingkan dengan produk kompetitor yang lain. Mengesampingkan beragam fitur yang diklaim ASUS sendiri sebagai sesuatu yang “spesial” namun berakhir tidak lebih dari sekedar gimmick di mata kami, seperti klaim soal desain tuts keyboard atau caps spesial yang mereka sebut untuk membantu Anda mengenali perintah penting untuk game-game kompetitif seperti ini, kami merasa setidaknya ada tiga fitur utama yang pantas untuk diperhatikan dari notebook gaming yang satu ini.

Layar IPS 120 Hz

ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition jagatplay 42
Didukung dengan layar IPS 120Hz.

Salah satu kekuatan utama GL503VM Hero Edition yang cukup menggoda adalah teknologi layar IPS 120Hz yang ia usung. IPS memastikan eksekusi warna yang lebih tepat dan dalam, dengan sudut yang lebih baik yang memungkinkan kualitas yang konsisten. Sementara 120Hz yang berada di angka dua kali lipat di sebagian besar teknologi display saat ini – 60Hz, berarti menjamin pengalaman yang lebih halus dan mengalir, tidak hanya ketika bermain game saja, tetapi juga ketika melakukan ragam aktivitas sederhana seperti sekedar melakukan navigasi menu. Jika ia mampu menghasilkan performa yang mumpuni, maka memainkan game di framerate 120FPS dengan perbedaan yang cukup signifikan juga dimungkinkan di sini. Salah satu alasan pula mengapa kami membuat artikel PlayTest kali ini juga diracik untuk mengejar 120FPS dengan ragam modifikasi setting, yang ternyata berakhir mungkin di game-game tertentu.

NVIDIA GeForce GTX 1060 6 GB

ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition jagatplay 10
Ia juga diperkuat dengan jeroan yang sebenarnya mampu menangani rilis game single-player teranyar.

Sebuah notebook tentu saja tidak pantas menyandang “predikat” gaming jika ia tidak ditenangai oleh komponen yang siap untuk menangani game-game terkini dengan baik, walaupun tidak harus, berada di level paling optimal. GL503VM Hero Edition yang kami jajal ini didukung dengan NVIDIA GTX 1060 6 GB yang sepertinya sudah cukup untuk memastikan diri mampu menangani game-game yang ada di resolusi 1080p dengan baik, dengan beberapa bahkan memungkinkan Anda untuk menikmatinya di setting grafis mentok kanan. Untuk game-game multiplayer kompetitif yang biasanya lebih ringan, kehadirannya juga membuat target 120FPS untuk memanfaatkan layar 120Hz yang ia usung dimungkinkan. Pemilihan kartu grafis NVIDIA juga berarti akses ke beberapa fitur eksklusif, seperti ANSEL yang siap untuk membantu Anda menangkap banyak momen menarik dan menggoda di Final Fantasy XV: Windows Edition misalnya.

Dimensi

ASUS ROG Strix GL503VM Hero Edition jagatplay 36
Tipis dan ringan untuk sebuah notebook yang mengusung nama gaming di dalamnya.

GL503VM Hero Edition mungkin bukan notebook gaming tertipis di pasaran saat ini. Namun fakta bahwa semua kekuatan ini bisa dibalut ke dalam sebuah perangkat yang terhitung tipis dan ringan, di mata kami, adalah sebuah pencapaian tersendiri. Ini membuatnya menjadi lebih rasional untuk dijadikan sebagai mesin gaming portable yang bisa Anda bawa kemanapun Anda butuhkan, mengingat beratnya yang hanya 2,5 kg, dengan dimensi ukuran yang tidak terlalu masif pula. Untuk sebuah produk yang berfokus pada sisi e-Sports yang mungkin bisa Anda jadikan sebagai “senjata” untuk secara konsisten berlatih dan sparring,  GL503VM Hero Edition mengeksekusi tema besarnya dengan begitu baik lewat implementasi desain seperti ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 23, 2021 - 0

Review Death Stranding – Director’s Cut: Paket Baru Definisi Tinggi!

Antara Anda benar-benar menyukainya atau benar-benar membenci apa yang ia…
September 22, 2021 - 0

Review Kena – Bridge of Spirits: Kena Sihir Fantasi Elok!

Menarik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pilihan game-game yang…
September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…