Review Frostpunk: Semua Demi Sebuah Kehangatan!

Reading time:
April 26, 2018
Frostpunk jagatplay 1

11 bit Studios, berapa banyak dari Anda yang pernah mendengar nama studio indie yang satu ini? Tidak mengenal nama studio yang satu ini tentu sesuatu yang sangat bisa dimengerti, mengingat popularitasnya pada dasarnya dibangun di atas pondasi satu nama – This War of Mine. Pendekatan yang ditawarkan 11 bit Studios di proyek tersebut memang terhitung brilian, dimana mereka berusaha memotret kondisi perang secara faktual. Berbeda dengan banyak game yang sekedar menjadikan perang sebagai “arena bermain”, This War of Mine memperlihatkan begitu banyak masalah dan konsekuensi negatif yang ia lahirkan. Menjadikan pilihan moral di beragam situasi jadi andalan, This War of Mine mendapatkan begitu banyak pujian dan penghargaan. Kini, 11 bit Studios kembali dengan sebuah game baru dengan pendekatan survival yang serupa, namun dengan gameplay yang jauh berbeda. Benar sekali, kita tengah berbicara soal Frostpunk.

Tidak lagi soal perang, studio yang satu ini berusaha memainkan sebuah skenario pengandaian dimana manusia harus berhadapan dengan bumi yang tidak lagi bersahabat. Sebuah skenario dimana musim dingin berkepanjangan muncul dan membuat semua hal penyokong hidup manusia, dari pangan dan papan tidak lagi bisa mencukupi kebutuhan yang ada. Semuanya disulap dengan dalam sebuah game simulasi kota dengan elemen survival yang kental di dalamnya. Setelah diumumkan sekitar dua tahun yang lalu, kesempatan untuk menjajal Frostpunk secara langsung akhirnya tiba. Seperti yang bisa diprediksi, kualitasnya sendiri tidak bisa dipandang sebelah mata.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Frostpunk? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang berfokus pada usaha untuk mendapatkan sedikit kehangatan? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

(Dimainkan dan di-review dengan SI HITAM MK.I)

Plot

Frostpunk jagatplay 59
Frostpunk mengambil timeline alternatif dengan ciri khas “Steampunk” namun dengan kondisi dunia yang buruk.

Frostpunk mengambil semua timeline alternatif. Seperti nama yang ia usung, kata “punk” di dalamnya juga menyiratkan tema Steampunk untuk dunia yang berbeda dengan yang kita kenal ini. Sebuah teknologi berbasis mesin uap namun dengan implementasi yang sudah menyentuh kata futuristik itu sendiri. Sebuah dunia yang juga sudah memuat automaton di dalamnya, sebuah teknologi yang bahkan belum kita capai dengan ragam teknologi saat ini.

Secara garis besar, Frostpunk mengambil setting di tahun 1886 “Steampunk”, dimana dunia tiba-tiba diserang oleh musim dingin berkepanjangan tanpa ada tanda-tanda akan mereda. Dengan sinar matahari yang tidak banyak membantu dan suhu yang membuat begitu banyak hal membeku, manusia berhadapan dengan situasi terburuk yang pernah ada. Bahan pangan mati dan tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan yang ada, dingin membuat beberapa tempat tidak lagi ideal untuk ditempati, dengan hewan ternak yang juga mengalami kondisi yang sama. Bagi beberapa orang, cara terbaik untuk bertahan hidup adalah memulai proses eksplorasi untuk mencari tempat yang lebih aman dan nyaman. Dan itulah yang akan Anda lakukan.

Frostpunk jagatplay 24
Musim dingin panjang yang begitu buruk membuat manusia harus bertahan hidup dari suhu yang ekstrim.
Frostpunk jagatplay 2
Ada setidaknya tiga buah skenario permainan dengan tiga misi utama berbeda bisa dipilih seiring dengan progress yang ada.

Frostpunk tidak bekerja seperti game simulasi bangun kota yang lain. Alih-alih melakukannya secara bebas, ia akan memuat tiga skenario berbeda yang bisa Anda mainkan dengan satu tujuan utama yang jelas. Salah satu skenario membawa Anda pada usaha segerembolan orang untuk mencari dan menciptakan kota baru, yang lain membuat Anda berperan sebagai sekelompok peneliti yang berusaha membangun fasilitas ideal demi menjaga bibit-bibit tanaman dari kepunahan, sementara yang lain meminta Anda berperan sebagai para “budak” yang berusaha kabur dan selamat di musim dingin dari kejaran tuan mereka. Masing-masing skenario ini akan menawarkan tantangan, situasi, dan misi yang berbeda.

Lantas, seberapa parah musim dingin ini? Solusi seperti apa yang perlu Anda kembangkan untuk memastikan masyarakat Anda bertahan hidup? Misi seperti apa pula yang perlu Anda kejar? Anda tentu harus memainkan Frostpunk ini untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…