Game JRPG – Octopath Traveler Dipastikan Hadir Tanpa DLC

Reading time:
June 21, 2018
octopath traveler 600x300 1

Hampir semua gamer pencinta JRPG yang kebetulan juga memiliki Nintendo Switch sepertinya tidak akan ketinggalan game terbaru racikan Square Enix – Octopath Traveler. Ketertarikan mungkin muncul lewat presentasi visualnya yang unik, dimana cita rasa klasik dunia 16 bit kini dilebur dalam format 2.5D yang diperkuat dengan ragam efek visual seperti tata cahaya dan bayangan yang modern. Berperan sebagai 8 karakter berbeda yang masing-masing akan punya skill unik untuk digunakan saat eksplorasi dan membuka ragam opsi dan solusi sebuah masalah, Octopath Traveler juga mengusung sistem pertarungan yang sepertinya akan familiar dengan banyak penggemar JRPG klasik. Berita lebih baiknya lagi? Ia dipastikan tidak akan menuntut Anda untuk membayar lebih setelah rilis versi finalnya.

Benar sekali, dalam wawancara terbarunya, Producer Octopath Traveler – Masashi Takahashi mengkonfirmasikan bahwa game yang satu ini, tidak akan hadir dengan skema DLC berbayar sama sekali. Alasannya? Karena menurut Takahashi, Octopath Traveler akan meluncur sebagai sebuah game yang “sudah jadi”, sehingga tidak membutuhkan konten tambahan. Ia juga memberikan kisaran waktu untuk menyelesaikannya. Octopath Traveler ia sebut akan membutuhkan waktu sekitar 50-60 jam untuk menyelesaikan cerita utama. Sementara gamer yang ingin menyelesaikan semua hal, termasuk cerita samingan dan dungeon tambahan, bisa menyentuh angka dari 80-100 jam.

proj octopath9
Octopath dipastikan akan hadir tanpa DLC. Producer menyebutnya sebagai sebuah game yang “sudah rampung”, hingga tidak membutuhkan konten tambahan.

Octopath Traveler sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 13 Juli 2018 mendatang, eksklusif untuk Nintendo Switch. Tertarik?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…