Review Death’s Gambit: Kematian yang Lebih Bersahabat!

Reading time:
August 29, 2018

Misteri Besar

Deaths gambit jagatplay 169
“FEA” – atribut misterius nan menarik di Death’s Gambit.

Namun selama proses memainkan game ini sembari mencari informasi lebih mendalam terkait mekanik gameplay yang ia tawarkan, Death’s Gambit juga ternyata mengusung satu elemen misterius yang membuatnya terasa jauh lebih menarik. Sesuatu yang disebut sebagai “FEA”.

“FEA” atau kependekan dari FEAR ini merupakan salah satu status yang terikat pada karakter Anda. Namun berbeda dengan STR, END, atau FIN misalnya yang bisa di-upgrade dengan menggunakan Shards ala game Souls-like pada umumnya, FEA adalah sebuah atribut yang berdiri sendiri dan tidak bisa diganggu. Bertambah atau berkurangnya status yang satu ini akan sangat bergantung pada aksi yang Anda ambil dan secara menakjubkan, opsi yang Anda pilih selama menjalani petualangan Anda sebagai seorang “Champions” Death. Beberapa berspekulasi bahwa atribut yang satu ini, bahkan mempengaruhi konten cerita seperti apa yang Anda dapatkan.

Hal ini rasional mengingat struktur penceritaan Death’s Gambit, walaupun eksplisit seperti yang kami bicarakan sebelumnya dimana ia disajikan lewat cut-scene dan dialog, ia berujung tidak sepenuhnya linear. Dalam pengertian, cut-scene yang Anda dapatkan tidak selalu bergerak runtut sesuai dengan garis cerita itu sendiri. Anda akan menemukan cut-scene yang baru terbuka jika Anda tewas melawan satu boss tertentu misalnya atau bahkan sekedar tewas melawan musuh biasa. Ada cut-scene yang tiba-tiba berujung pada pertarungan boss acak, namun tidak memberikan hukuman apapun jika Anda gagal. Ada pula sekuesn cerita yang tiba-tiba masuk ketika Anda kalah dari boss, yang juga memancing rasa penasaran kami apakah ini berarti kami akan melewatkannya jika berhasil membunuhnya di percobaan pertama atau tidak. Banyak yang percaya, bahwa atribut FEA ini berpengaruh pada cerita seperti apa yang Anda dapatkan.

Deaths gambit jagatplay 164
Tidak ada yang tahu pasti apa itu FEA, namun spekulasi meyakini ia berhubungan dengan cut-scene yang Anda dapatkan di sepanjang cerita.
Deaths gambit jagatplay 107
Apakah ini berarti semakin sedikit gamer mati, semakin sedikit cerita yang mereka dapatkan?

Berusaha mencari informasi di Wikia juga tidak banyak membuahkan hasil, selain sebuah spekulasi bahwa Anda bahkan berkesemapatan untuk menikmati ending rahasia jika berhasil menyelesaikan Death’s Gambit ini dengan angka FEA “0”. Kami berakhir menyelesaikan NG pertama kami dengan angka FEA “29” tanpa memahami dari mana semua angka ini berasal. Sebuah misteri yang sepertinya, menarik untuk membawa Anda kembali setelah masuk ke NG+ misalnya. Karena percaya atau tidak, semakin jago Anda bermain, semakin sedikit Anda tewas, maka tampaknya semakin sedikit pula jumlah cut-scene cerita yang Anda temukan. Aneh memang.

Kesimpulan

Deaths gambit jagatplay 165
Death’s Gambit memang bukanlah sebuah game Souls-Like yang sempurna. Ketika menjajalnya di satu jam permainan awal, kami harus mengakui sempat membencinya. Masalah teknis seperti kontrol yang tidak intiutif mencederai pengalamn pertama kami. Tetapi ketika kami mulai memaksa diri untuk menyelami apa yang berusaha ia tawarkan, Death’s Gambit pelan tapi pasti, mulai memperlihatkan daya tariknya ke permukaan.

Death’s Gambit memang bukanlah sebuah game Souls-Like yang sempurna. Ketika menjajalnya di satu jam permainan awal, kami harus mengakui sempat membencinya. Masalah teknis seperti kontrol yang tidak intiutif mencederai pengalamn pertama kami. Tetapi ketika kami mulai memaksa diri untuk menyelami apa yang berusaha ia tawarkan, Death’s Gambit pelan tapi pasti, mulai memperlihatkan daya tariknya ke permukaan. Desain dunia dan boss yang menawan, soundtrack yang menggugah, sistem FEA yang misterius, semuanya dibalut dengan mekanik gameplay unik yang membuatnya terasa jauh lebih bersahabat dibandingkan seri-seri Souls-like yang lain. Bahwa selalu ada progress di kematian yang harus Anda pikul.

Di luar masalah teknis seperti kontrol yang tidak intuitif dan hitbox yang perlu dipertanyakan tersebut, ada juga masalah lain yang terlihat kecil, namun berkontribusi pada ketidaknyaman kami. Dari hal sepele, seperti animasi mati misalnya. Harus melihat sebuah adegan dimana Death dengan scythe besarnya mencabut nyawa Anda dengan gerak yang membutuhkan waktu beberapa detik misalnya akan menarik di awal, namun akan mulai terasa menjengkelkan dan buang-buang waktu di akhir-akhir permainan. Tidak adanya sistem teleport antara checkpoint juga menjadi pilihan sistem yang dipertanyakan.

Namun sulit rasanya untuk membantah, bahwa di luar semua kekurangan tersebut, Death’s Gambit berhasil menawarkan sebuah daya tarik game action RPG Souls-like yang tetap solid. Tidak cukup mudah untuk membuat Anda bisa memandangnnya dengan sebelah mata, namun tidak cukup sulit untuk membuat Anda ingin membanting kontroler Anda ke sudut ruangan. Disandingkan dengan harga yang terjangkau, kami merekomendasikannya. Namun ingat, Anda harus membiasakan diri dengan skema kontrol tak intuitifnya terlebih dahulu!

Kelebihan

Deaths gambit jagatplay 82
Beberapa boss hadir dengan mekanik yang unik.
  • Desain dunia dan karakter yang keren
  • Tingkat kesulitan tidak terlalu tinggi
  • Beberapa boss menuntut solusi berbeda
  • Voice acting dan OST
  • Status “FEA” yang misterius
  • Cara penyajian cerita

Kekurangan

Deaths gambit jagatplay 116
Melihat animasi ini pertama kali? Keren! Melihatnya ratusan kali selama permainan? Menjengkelkan!
  • Kontrol tak intuitif
  • Sistem kematian mudah membuat karakter over-leveled
  • Tidak ada sistem teleport antar checkpoint
  • Animasi cabut nyawa Death yang makin terasa buang-buang waktu
  • Hitbox tak konsisten yang mudah dieksploitasi

Cocok untuk gamer: pencinta seri Souls, penikmat game indie dengan cerita dan dunia yang menarik

Tidak cocok untuk gamer: yang sulit membiasakan diri dengan skema kontrol baru, yang mengharapkan game dengan tingkat kesulitan tak rasional

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…