Review Call of Duty – Black Ops 4: Ternyata Tepat Sasaran!

Reading time:
November 2, 2018

Kesimpulan

COD Black Ops 4 part 1 jagatplay 142
Black Ops 4 hadir sebagai kejutan. Sebuah seri yang kami prediksi akan gagal di pasaran berujung menjadi salah satu seri Call of Duty paling seru dan paling adiktif yang pernah kami jajal selama ini. Acungan dua jempol juga pantas diarahkan pada desain Blackout yang berujung menjadi daya tarik yang melebihi ekspektasi.

Melegakan adalah kata yang akan kami pilih untuk menjelaskan pengalaman yang kami rasakan dengan Black Ops 4. DI awal, ketika konfirmasi bahwa ia tidak lagi mengusung mode campaign mengemuka, ada rasa pesimis  yang kuat bahwa seri terbaru ini akan berhasil tampil menggoda dan menarik. Namun siapa yang menyangka bahwa dari semua seri Call of Duty yang sempat dirilis ke pasaran, kami justru berakhir menghabiskan waktu terbanyak dengan Black Ops 4. Sistem Specialist di mode multiplayer konvensional berhasil menawarkan sesuatu yang terasa menyegarkan di atas sebuah sistem yang begitu familiar. Blackout juga berujung jadi sebuah game battle-royale yang sudah lama diimpikan, sebuah game yang minim masalah teknis dan memang terasa seperti sebuah game AAA. Semuanya dibungkus pula dengan sistem microtransactions yang hanya berfokus pada kosmetik saja.

Namun di sisi lain, bukan berarti game ini sempurna. Dengan semua daya tarik cut-scene keren nan dramatis yang ia racik, sayang sepertinya bahwa ia disematkan hanya di mode tutorial yang sepertinya akan dilewatkan oleh banyak gamer begitu saja. Pembagian peran yang begitu lemah terlepas dari kehadiran sistem hero via Specialist juga cukup mengejutkan, mengingat beberapa karakter terasa hadir dengan skill ofensif setengah hati yang di mode-mode tertentu, hampir mustahil punya peran besar dan butuh balancing lebih jauh. Berangkat dari preferensi pribadi, mode zombie juga berujung tidak semenarik yang kami bayangkan. Setidaknya proses menjajalnya tidak berujung berhasil membuat kami melihatnya sebagai mode esensial yang harus dijajal.

Terlepas dari kekurangan tersebut, Black Ops 4 hadir sebagai kejutan. Sebuah seri yang kami prediksi akan gagal di pasaran berujung menjadi salah satu seri Call of Duty paling seru dan paling adiktif yang pernah kami jajal selama ini. Acungan dua jempol juga pantas diarahkan pada desain Blackout yang berujung menjadi daya tarik yang melebihi ekspektasi.

Kelebihan

COD Black Ops 4 part 2 jagatplay 55
Karena kualitasnya yang konsisten, Blackout berujung jauh lebih menyenangkan dari apa yang kami harapkan.
  • Sensasi multiplayer yang segar tetapi juga familiar
  • Blackout berujung adiktif dan seru
  • Desain level – Blackout ataupun multiplayer konvensional yang seru
  • Ada banyak item kosmetik untuk dikejar
  • Komunitas aktif dan masalah teknis yang minim
  • Desain audio yang punya peran signifikan dalam gameplay

Kekurangan

COD Black Ops 4 part 1 jagatplay 53
Sedikit mengecewakan bahwa sistem hero unik ala Specialist ternyata tidak membuat permainan berbasis tim lebih ditonjolkan.
  • Cerita tersemat dalam mode tutorial yang membosankan
  • Mode zombie tetap tidak menggoda
  • Sistem peran dan kerjasama tim yang masih terasa lemah

Cocok untuk gamer: yang mencintai mode multiplayer COD selama ini, butuh game battle-royale berkelas

Tidak cocok untuk gamer: yang menginginkan mode campaign kuat, lebih menyenangi sensasi multiplayer pertarungan masif ala Battlefield

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…