10 Game Paling Mengecewakan di 2018!
-
New Gundam Breaker

Sebagai gamer yang tidak terlalu familiar dengan seri Gundam dan semua game adaptasi yang membawa namanya, rasa antisipasi kami terhadap sebuah seri terbaru Gundam Breaker tetaplah tinggi. Memahami bahwa ia datang dengan konsep dunia Gundam mainan yang bagian tubuhnya bisa digonta-ganti untuk mendapatkan keuntungan tertentu secara maksimal membuat kami membayangkan sebuah skenario Armored Core, namun dengan skin Gundam. Namun apa yang Anda dapatkan di sini? Sebuah game action hack and slash dengan kamera membingungkan yang punya sisi cerita paling tidak masuk akal yang bisa Anda bayangkan. Sebuah game Gundam yang meminta Anda untuk memilih jalur cerita berdasarkan waifu yang menggugah Anda. Huh?
-
The Quiet Man

Rasa pesimisme memang sudah mengemuka sejak ia diperkenalkan. Namun fakta bahwa ia muncul di panggung utama E3 2018 dan membawa bendera raksasa Square Enix menimbulkan sedikit harapan. Jelas bahwa The Quiet Man terlihat sebagai “jawaban” dan inovasi untuk menempuh sebuah game dengan pendekatan yang mirip dengan Quantum Break ala Remedy. Bahwa alih-alih membawa cerita dalam bentuk cut-scene, ia akan berisikan potongan film. Pengenalan gameplay perdana terlihat buruk, namun kami masih berusaha merasionalisasi bahwa mungkin kekasaran dan kedangkalan gameplay tersebut terjadi karena proses pengembangan yang masih berjalan dan butuh waktu untuk disempurnakan. Bahwa pada akhirnya, segala sesuatunya akan tampil layaknya game AAA di versi final. Tapi apa yang terjadi? Anda sudah bisa menebaknya.
-
Fallout 76

Jika kita harus berbicara soal satu game yang kami cukup lega untuk tidak mengeluarkan uang ratusan ribu Rupiah untuk membelinya di tahun 2018 kemarin, maka sepertinya nama Fallout 76 ada berada di daftar tertinggi. Memang sedikit tidak adil untuk menyebutnya sebagai game paling mengecewakan jika kami tidak pernah menjajalnya secara langsung. Namun dengan melihat bagaimana reaksi gamer yang sempat percaya pada beragam klaim dan janji Bethesda dengan game ini, masalah teknis yang terjadi di awal rilis, sistem ekonomi yang tidak berimbang, masalah kualitas bahan tas yang muncul di salah satu collector edition, cara mereka menangani kode nuklir – salah satu senjata terkuat di dalam game, hingga struktur misi yang kabarnya tidak memuaskan sepertinya membuat Fallout 76 pantas untuk masuk ke dalam daftar yang satu ini. Ini sepertinya akan jadi “proyek No Man’s Sky” dari Bethesda yang baru akan matang dan rampung dalam kapasitas seharusnya beberapa tahun ke depan.
-
Little Dragon’s Cafe

Yasuhiro Wada, otak di balik agame Harvest Moon dan Rune Factory yang selama ini kita kenal, mengepalai sebuah proyek baru yang sejauh ini terlihat mengusung pendekatan visual imut yang sama – Little Dragon’s Cafe. Membayangkan bahwa Anda akan mengurus kafe bersama seekor naga dan berpetualang yang sama saja sudah cukup membuat banyak gamer, termasuk kami, tak sabar lagi. Kita berbicara soal game dari tangan dingin Wada di sini. Namun apa yang didapatkan? Sebuah game yang bahkan tidak mengerti apa yang fans inginkan dan mengapa ia jadi salah satu proyek yang begitu diantisipasi. Mereka menghancurkan sistem kafe dengan gameplay yang membosankan, repetitif serta membingungkan, menghancurkan sistem naganya dengan membuat progressnya terikat pada cerita alih-alih pada seberapa rajinnya Anda merawat dan menjaganya, serta membangun struktur cerita repetitif yang begitu pelan bergerak. Game yang membuat Anda hendak berteriak, “Apa yang sebenarnya terjadi?!”










