Kecewa, Gamer Banjiri Game Metro dengan Review Negatif!

Reading time:
January 31, 2019
metro last light redux

Keputusan 4A Games dan Deep Silver untuk memindahkan Metro Exodus dari Steam menjadi game “eksklusif” Epic Store selama satu tahun memang memicu kontroversi tersendiri. Beberapa melihatnya sebagai strategi mumpuni bagi Epic Games untuk bersaing dengan Steam, sementara tidak sedikit pula yang memandangnya sebagai strategi kontra-produktif untuk ekosistem gaming PC di masa depan. Satu yang pasti, apa yang dilakukan Deep Silver telah menorehkan luka mendalam tersendiri untuk gamer-gamer Steam yang sudah lama menantikan rilisnya di platform tersebut. Seperti biasa, mereka menemukan begitu banyak cara untuk “mengekspresikan” emosi ini.

Selain mengekspresikan kekecewaan mereka secara konsisten di beragam halaman sosial Metro dan 4A Games, sebagian besar gamer ini juga memutuskan untuk “menyerang” halaman Store dua game Metro sebelumnya – Metro 2033 Redux dan Metro Last Light Redux di Steam. Hanya dalam hitungan dua hari terakhir, ribuan review negatif masuk dengan konten yang berfokus membicarakan perpindahan Metro Exodus dari Steam ke Epic Store. Hasilnya? Cukup untuk membuat kedua game tersebut bergeser dari review yang sebagian besar “Very Positive” menjadi “Mostly Negative” pada saat berita ini ditulis.

metro 2033 review
Mengekspresikan kekecewaan mereka, gamer banjiri dua Store game Metro sebelumnya dengan review negatif.

Sepertiya aksi gamer ini sendiri masih belum akan berhenti dengan aksi kritik dan protes yang masih terlihat jelas di dunia maya. Metro Exodus sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 15 Februari 2019 mendatang untuk PC via Epic Store. Sementara versi Steam baru akan mendapatkannya di tanggal yang sama, tahun 2020 mendatang.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah aksi perpindahan Metro Exodus ini mulai terlihat seperti blunder di mata Anda?

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

January 26, 2022 - 0

Review Uncharted – Legacy of Thieves Collection: Ekstra Tenaga Berburu Harta!

Sebuah seri yang membantu Playstation 3 menemukan posisi yang lebih…
January 26, 2022 - 0

Review WD_BLACK SN850: Upgrade Playstation 5 Jadi 2TB!

Ketika pertama kali dirilis, PlayStation 5 sudah menawarkan storage internal…
January 25, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Daisuke Inoue, Jin Fujiwara, Fumihiko Yasuda (Stranger of Paradise: FF Origin)!

Sebuah proyek yang tidak pernah terprediksi, ini mungkin kalimat yang…
December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…