Review Control: Lapis Legit Misteri!

Reading time:
August 28, 2019

Kesimpulan

CONTROL part 2 jagatplay 64
Control tampil sebagai game action yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Ia terasa seperti potongan kue lapis legit yang manis dan menggoda, yang ketika Anda gigit, ternyata berakhir lebih nikmat dari yang sekedar terlihat. Bedanya? Alih-alih tepung dan gula, setiap lapisannya adalah misteri dan kegilaan.

Control berakhir jauh lebih keren dari apa yang kami harapkan, sebuah produk yang melebihi ekspektasi. Fakta bahwa ia bukanlah sebuah game action linear, melainkan semi-terbuka yang mengusung sistem misi utama dan sampingan di dalamnya, menjadi salah satu alasan utama di balik rasa keterkejutan ini. Namun yang berakhir menjadi pemanis adalah fakta bahwa Remedy berhasil membangun sebuah dunia yang menarik, misterius, dan gila di saat yang sama dengan Control. Keanehan yang mereka racik memang tidak didesain untuk “sekedar aneh”, tetapi pondasi untuk sebuah lore yang memang menggoda untuk terus diselami lebih dalam. Semuanya dikombinasikan dengan sisi gameplay yang intens dan memuaskan, lengkap dengan OST yang juga tak kalah fantastis. Control berakhir menjadi sebuah game action dengan kualitas jauh di atas rata-rata.

Namun bukan berarti, game ini bisa disebut sempurna. Seperti yang kami bicarakan sebelumnya, kami benci dengan sistem checkpoint miliknya yang mirip dengan bonfire Dark Souls. Memang sistem seperti ini memiliki keuntungannya sendiri, namun selalu harus hidup kembali di lokasi yang jaraknya jauh dari tempat Anda tewas, apalagi untuk karakter serapuh Faden, akan mulai membangkitkan rasa jengkel tersendiri. Salah satu keluhan lain juga mengakar pada ending yang tidak bisa dibilang memuaskan. Bahwa Anda yang menginginkan sebuah jawaban pasti untuk banyak bungkus misteri yang ditawarkan Control bisa berakhir pulang dengan rasa kecewa. Catatan ekstra juga pantas dihadirkan untuk sistem peta-nya yang tak banyak membantu.

Tetapi kekurangan ini tidak menghalangi Control untuk tampil sebagai game action yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Ia terasa seperti potongan kue lapis legit yang manis dan menggoda, yang ketika Anda gigit, ternyata berakhir lebih nikmat dari yang sekedar terlihat. Bedanya? Alih-alih tepung dan gula, setiap lapisannya adalah misteri dan kegilaan.

Kelebihan

CONTROL part 2 jagatplay 52
Kegilaan yang terkontrol sepertinya adalah tema utama game ini.
  • Presentasi dunia absurd yang memesona
  • Beda visual ray-tracing yang signifikan (untuk versi PC)
  • Karakter pendukung berakhir menarik
  • Sistem pertempuran berbasis senjata dan serangan telekinesis terasa memuaskan
  • Cerita penuh misteri yang menarik untuk diikuti
  • Tata audio, baik musik ataupun efek suara
  • Sistem permainan yang semi-terbuka alih-alih linear

Kekurangan

CONTROL part 2 jagatplay 3
Peta yang justru terkadang membingungkan navigasi.
  • Sistem checkpoint terkadang menyebalkan
  • Tak semua misteri berakhir dengan jawaban pasti
  • Peta yang tidak banyak membantu

Cocok untuk gamer: yang menyenangi film thriller sci-fi atau supranatural, menginginkan game dengan sistem serangan telekinesis yang memuaskan

Tidak cocok untuk gamer: yang sulit untuk menangkap ide cerita yang berada di luar nalar, tidak suka dengan game shooter cepat

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…