Review Control: Lapis Legit Misteri!

Reading time:
August 28, 2019

Lapis Legit Misteri

CONTROL part 2 jagatplay 28
Control berhasil menawarkan sebuah dunia yang misterius dan menarik di saat yang sama.

Meracik sebuah cerita dan semesta yang misterius bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Di satu sisi, ada perasaan tanggung jawab yang besar untuk menghadirkan sebuah dunia yang entah menyeramkan, entah tak masuk akal, atau sekedar punya desain yang siap untuk membuat bulu kuduk Anda merinding ketika melihatnya. Sementara di sisi lain, tidak harus aneh saja, ia juga harus memuat lapisan lain di sisi cerita dan gameplay untuk bisa “memerangkap” perhatian gamer yang tertarik untuk terus membongkarnya. Kesulitan besar yang secara menakjubkan, berhasil dieksekusi manis oleh Remedy via Control ini.

Kemampuan Remedy untuk meracik dunia dan cerita yang fantastis benar-benar bersinar di Control ini. Sejak awal Anda masuk ke dalam game, misteri langsung menhajar Anda dengan cepat, intens, tanpa memberikan banyak ruang untuk bernapas. Bahwa Biro yang Anda selami dengan usaha untuk mencari adik Anda tercinta ini bukan lagi dunia nyata yang selama ini Anda kenal. Bersama dengan Faden itu sendiri, Anda akan mulai belajar bahwa ini adalah sebuah dunia yang bekerja di luar nalar. Bukan hanya karena eksistensi sebuah entitas yang memang bergerak di belakang layar saja, tetapi bagaimana “peraturan”-nya di dalam bekerja.

Control JagatPlay PART 1 43
Pelan tapi pasti Anda akan memahami bahwa nalar bukanlah sesuatu yang bisa diasosiasikan dengan Bureau of Control ini.
Control JagatPlay PART 1 253
Perluas kata “normal” Anda ketika terlibat di dunia Control.

Kesan kuat ini tidak hanya dihadirkan lewat desain dunia dan permainan tata-cahaya yang Anda temukan di sepanjang permainan saja, tetapi juga lewat interaksi beragam NPC keren yang Anda temui. Dialog, interaksi, dan reaksi yang terlihat normal untuk setiap dari mereka seolah-olah mengesankan bahwa semua terror dan horror yang terjadi di dalam Biro, adalah sesuatu yang sudah menjadi asam-garam untuk kehidupan mereka sehari-hari. Semakin dalam misterinya Anda selami, semakin banyak pertanyaan yang muncul. Kesemuanya biasanya dilebur ke dalam objek dan aktivitas sehari-hari yang terlihat dan terasa tidak berbahaya.

Seberapa absurd dan keren konsep ini? Kita berbicara soal Kulkas, benar mesin pendingin dimana Anda menyimpan Coca-Cola Anda, yang bisa “mengamuk” jika tidak ada manusia yang terus memandanginya. Menjadi bagian dari item unik bernama Altered Items yang sudah sempat terpapar entitas dan energi dari dimensi lain, kemampuan Remedy untuk membuat objek keseharian yang tidak berbahaya ini sebagai monster yang perlu ditakuti berakhir dengan konsep keren penuh misteri yang pantas untuk diacungi jempol. Lebih gilanya lagi? Ada sesuatu yang terasa “normal” di sana. Dimana sang penanggung jawab tenaga kerja di Biro tersebut misalnya, mengkonfirmasikan bahwa mereka bahkan sudah menetapkan staff, yang bekerja dalam shift, yang bertugas untuk menatap kulkas tersebut bergantian sepanjang hari. Di situasi seperti inilah, Control bersinar.

Maka sensasi “normal” di dunia penuh absurditas seperti kian maksimal lewat presentasi visual yang memesona. Ada yang menarik dengan desain tata ruang Biro yang cukup untuk membuat Anda penasaran kira-kira digunakan untuk apa masing-masing objek atau ruangan dengan begitu banyak instrumen seperti ini. Ditambah dengan material sebagian besar lantai dan atap, yang juga diikuti dengan tekstur material dan warna yang terasa unik, Anda seperti disedot ke dalam sebuah mimpi buruk yang tentu saja, berakhir bukan sekedar mimpi. Semuanya diikuti dengan percakapan manusiawi NPC yang juga semakin kuat menjual ilusi tersebut. Trik presentasi cerita khas Remedy yang menggabungkannya dengan live-action manusia, baik ditampilkan dalam cut-scene atau bagian dari konten sampingan yang bisa Anda nikmati tetap dipertahankan di sini.

CONTROL part 2 jagatplay 61
Gaya lebur live-action khas Remedy tetap dipertahankan di sini.
Control JagatPlay PART 1 238 1
Efek kehancuran lingkungan fantastis membuat pertempuran di Control terasa kian dramatis.

Sementara dari sisi permainan yang akan kami bahas lebih dalam di sesi nanti, Control juga berhasil menghadirkan sensasi pertempuran yang lebih dramatis berkat efek kehancuran lingkungan yang juga pantas untuk diacungi jempol. Ia memberikan kesan yang kuat bahwa serangan-serangan yang Anda lemparkan atau terima, memang memiliki impact besar. Anda bisa melihat tembok-tembok yang hancur dalam kepingan, kertas-kertas yang beterbangan, objek yang pecah dalam bagian, hingga tiang-tiang raksasa yang bisa Anda gunakan sebagai “tameng” pelan tapi pasti, terkikis tipis. Anda seperti tengah menikmati scene ikonik Matrix dalam format lebih interaktif.

Sisi presentasi yang tidak pernah kami kira akan memesona? Musik. Percaya atau tidak, Control mengeksekusi elemen ini dengan cukup baik, dengan menghadirkan musik-musik beragam genre sesuai dengan situasi yang Anda hadapi di titik cerita, yang tentu saja kian membuat momen ini semakin menggugah. Ada yang mampu memancu adrenalin Anda ke level maksimal, namun tidak sedikit pula yang membuat atmosfer misteri yang ada tiba-tiba menebal. Sisi suara efek untuk The Hiss yang akan secara konsisten “berbincang-bincang” di dalam kepala Faden juga menghasilkan efek seolah Anda berada di halusinasi schizophrenia yang terasa nyata.

Control JagatPlay PART 1 234 1
Kombinasi yang siap untuk membuat Anda jatuh hati

Kombinasi-kombinasi inilah yang berakhir membuat kami jatuh hati pada gaya Remedy mempresentasikan Control itu sendiri. Kami menyebutnya sebagai lapis legit misteri, bukan hanya karena begitu banyak lapisan elemen yang dipikirkan matang saja untuk membuat sensasi tersebut begitu kuat di awal, meneror Anda secara konsisten, dan mengait rasa tertarik Anda saja, tetapi juga karena eksekusi fantastis yang membuat rasanya menjadi “enak”. Dunia Control adalah dunia penuh misteri yang dibangun dengan lore yang solid, bukan sesuatu yang diracik setengah hati.

Implementasi Ray-Tracing Terbaik Sejauh Ini?

Control JagatPlay PART 1 168
Control sepertinya pantas memegang predikat sebagai game dengan implementasi ray-tracing terbaik sejauh ini.

Ketika ia pertama kali diperkenalkan kepada publik dan mulai digalakkan oleh NVIDIA sebagai “masa depan” industri game, ray-tracing berbasis teknologi RTX memang tidak terlihat begitu menjanjikan. Bagaimana tidak? Untuk sebuah investasi kartu grafis yang tidak murah, hanya ada beberapa game saja yang sudah mendukung fitur tersebut. Mereka yang sudah mendukung pun tidak lantas sudah mampu mengimplementasikannya di kondisi terbaik. Satu proyek terakhir dimana ray-tracing ini berbeda dan memang menawarkan atmosfer lebih baik hanyalah Metro: Exodus dari 4A Games. Namun semuanya berubah ketika Control datang.

Control JagatPlay PART 1 7 1
Kuncinya memang terletak pada begitu banyaknya material reflektif yang Anda temukan di sepanjang permainan.

Berdasarkan pengalaman dan komparasi yang kami lakukan, sulit rasanya untuk menyebut Control sebagai “raja baru” implementasi teknologi ray-tracing dengan beda paling signifikan yang kami temui. Kuncinya terletak pada material in-game itu sendiri. Mengapa? Karena entah sengaja atau tidak, hampir sebagian besar material yang Anda temui di Control, terutama untuk Bureau of Control itu sendiri memang dibangun dengan material-material reflektif yang tentu saja semakin membuat teknologi ray-tracing ini memperlihatkan tajinya. Anda bisa melihat bagaimana pantulan-pantulan ini memang terasa lebih akurat dan memesona di RTX.

non rtx 11 1
Non-RTX
rtx 11 1
RTX

Hal yang sama juga terjadi di atmosfer non-dunia nyata yang harus dilalui Faden di beberapa titik, terutama di Astral. Melihat bagaimana dunia yang didominasi batu-batu berwarna hitam yang tampak bak gelas kaca ini memantulkan objek yang seharusnya mengikuti tata cahaya yang ada kian membuat beda tersebut semakin signifikan. Di satu titik, ia bahkan mengubah apa yang seharusnya Anda lihat atau tidak, menciptakan atmosfer tepat yang seharusnya. Kerennya lagi? Salah satu musuh yang Anda hadapi juga membuat fitur ini makin keren. Bola bersinar yang terus menelan dan memuntahkan kepingan-kepingan ke segala arah ini misalnya, akan secara konstan mengubah ragam efek tata cahaya dan bayangan di sekitarnya.

Satu hal menarik yang juga pantas untuk dibicarakan juga mengakar pada opsi ray-tracing yang cukup lengkap dibandingkan game-game dukungan ray-tracing yang lain. Sesuai dengan performa PC Anda, Anda bisa mengaktifkan atau menon-aktifkan beberapa efek secara terpisah, dari sekedar pantulan bayangan, efek transparan, hingga akurasi cahaya ketika rongsokan bertebaran. Tentu saja, opsi DLSS juga tersedia sejak awal untuk Anda yang menginginkan framerate lebih baik.

Control JagatPlay PART 1 169
Monster bola yang menelan dan memuntahkan rongsokan ini kian memantapkan impresi tersebut.

Dengan semua efek yang berhasil ia hasilkan dan opsi lebih komprehensif yang ia tawarkan, sulit rasanya untuk tidak menyebut Control sebagai contoh implementasi RTX terbaik sejauh ini. Membandingkannya dengan versi non-RTX, maka Anda tidak hanya akan menemukan beda secara visual yang signifikan saja, tetapi juga atmosfer misterius yang mau tidak mau harus diakui, memang terasa lebih memesona di versi RTX untuk beberapa titik lokasi, terutama di Astral.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…