Review Astral Chain: Ikat Rantai Aksi!

Reading time:
September 9, 2019

Visual Terbaik di Nintendo Switch

Astral Chain jagatplay part 1 192
Menyebut Astral Chain sebagai game Switch dengan visualisasi terbaik sejauh ini memang tidak berlebihan.

Dengan performa Nintendo Switch yang terbatas, kualitas visual memesona memang tidak pernah menjadi daya tarik utama konsol hybrid yang satu ini. Hal sama yang membuat banyak game-game AAA terbaru berakhir tidak dirilis di sana. Walaupun ada game AAA yang berjuang untuk terjun ke dalam pasar potensial dengan jumlah gamer yang semakin membesar ini, ia harus mengorbankan kualitas visual dan resolusi, seperti yang terjadi dengan The Witcher 3: Wild Hunt. Karena kondisi seperti inilah, tidak ada yang pernah mengira bahwa Platinum Games akan mampu menawarkan seusatu yang istimewa dengan Astral Chain.

Hasilnya memang memukau. Entah pengetahuan teknis seperti apa yang ditelurkan Platinum Games untuk game ini, namun mereka harus diakui menelurkan sebuah game yang pantas menyandang predikat sebagai game Nintendo Switch dengan visualisai terbaik sejauh ini dengan Astral Chain. Cita rasa anime memang mengalir kental dari desain dunia, karakter, dan teknologi ala cell-shading yang mereka usung. Namun kombinasi warna  dan efek blur yang mengalir dari begitu banyak momen akan langsung membuat Anda jatuh hati, lengkap dengan cut-scene super dramatis yang siap untuk membuat adrenalin Anda memuncak. Cita rasa anime aksi memang mengalir kental darinya.

Astral Chain jagatplay part 1 10 1
Look at that visual..
Astral Chain jagatplay part 1 162 1
Desain karakter, Legion, hingga monster yang Anda hadapi kesemuanya memukau!

Namun di luar pencapaian teknis yang ia capai, desain keseluruhan soal dunia dan karakter Astral Chain adalah hal yang membuat kami jatuh hati pada seri ini. Desain dunia yang juga dipresentasikan dalam bentuk beberapa level open-world, Anda akan menemukan dunia futuristik yang beragam. Anda akan masuk ke dalam kota besar penuh lampu neon yang menyiratkan cita rasa masa depan yang kuat, tetapi juga “terjebak” di lingkungan kumuh yang sepertinya masih menyisakan masalah kemiskinan yang masih tidak terselesaikan. Desain karakter yang ditampilkan juga fantastis, dari sekedar armor dan item kosmetik super unik yang bisa digonta-ganti di karakter utama hingga desain para Legion dan juga monster yang Anda hadapi. Tenang saja, Anda tetap akan berhadapan dengan monster-monster raksasa dalam pertarungan epik di dalamnya.

Sayangnya, Astral Chain juga menyisakan satu masalah yang mengganggu dari sisi presentasi – efek visual yang terkadang bisa dirasakan, berlebihan. Tidak jarang Anda bertemu dengan situasi pertarungan massal melawan beberapa monster sekaligus dan sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi karena visual yang “terlalu ramai”. Sulit menangkap apa yang musuh tengah lakukan, sulit untuk mencari tahu musuh mana yang harus Anda prioritaskan, dan terkadang sulit untuk melihat apakah serangan Anda memang masuk atau tidak. Yang bisa Anda andalkan hanya sekedar clue-clue serangan kombinasi kecil sembari menghindar begitu ada animasi musuh yang mencurigakan muncul. Dan kita masih belum berbicara soal masalah kamera yang menyebalkan.

Astral Chain Part 2 jagatplay 98
Efek visual yang berlebihan, apalagi ketika ramai, membuat sulit untuk melihat apa yang tengah terjadi.

Berita baiknya? Presentasinya dari sisi audio berakhir memesona. Terlepas dari apakah Anda memilih menggunakan VA Inggris atau VA Jepang, Anda akan menemukan dialog yang terdengar cukup natural untuk ukuran sebuah video game. Hal ini dbantu dengan cerita yang tidak banyak mengandalkan trope-trope karakter anime Jepang sehingga VA Inggris tetap mampu memfasilitasi cerita yang ada. Walaupun kami sendiri tetap lebih menyarankan Anda untuk menikmatinya dengan VA Jepang. Sementara untuk OST yang mengalun? Hadir dengan beragam genre yang muncul di momen-momen penting yang ada, ia cukup untuk membangun atmosfer yang memang Anda butuhkan di situasi tersebut, terutama saat melawan boss-boss berukuran besar.

Maka dengan semua kombinasi ini, Astral Chain memang menawarkan sisi presentasi yang memukau. Bahwa teknik yang ditawarkan Platinum untuknya pantas untuk menjadi standar yang dikejar oleh developer lain yang tertarik untuk mengembangkan game eksklusif Nintendo Switch di masa depan atau mereka yang sekedar mengejar cita rasa anime di game action atau RPG mereka. Indah, sinematik, memancing adrenalin, dan diperkuat dengan musik yang menggugah, ini adalah pengalaman game action yang seharusnya.

Legion dan Kram Tangan

Astral Chain jagatplay part 1 134
Anda masih berhadapan dengan mekanik khas Platinum di sini.

Anda yang sudah familiar dengan game-game action Platinum Games sepertinya sudah paham dengan cita rasa game action yang mereka racik, sesuatu yang juga mereka pertahankan di Astral Chain ini. Benar sekali, kita berbicara soal sisi aksi yang cepat dan intens, sekaligus memberikan keuntungan bagi mereka yang bisa memang melakukan evade di timing serangan musuh yang tepat, yang di Astral Chain – menganulir damage yang terjadi sekaligus membuat Anda mengakses animasi serangan berbeda jika diikuti dengan tombol serang. Frame untuk eksekusi evade ini juga terhitung besar dan tidak sulit untuk dilakukan selama Anda memang memerhatikan jelas kapan tepatnya animasi serangan musuh yang akan masuk.

Sang karakter utama akan dipersenjatai dengan tiga senjata utama – pistol, baton, dan pedang yang masing-masing punya keuntungannya sendiri-sendiri. Gun adalah senjata range yang punya damage kecil, namun efektif untuk melawan musuh yang terbang. Baton untuk serangan cepat melawan musuh yang bisa menghindari Anda dengan efektif, sementara pedang berperan sebagai senjata berat dengan damage besar yang pelan, namun mumpuni untuk membuka “pertahanan” musuh. Berganti-ganti senjata akan menjadi aktivitas yang harus sering Anda lakukan untuk melawan variasi musuh Astral Chain yang terhitung banyak. Variasi yang setiap dari mereka akan punya animasi serangan, kelemahan, dan juga strategi tertentu untuk ditundukkan, membuat status Astral Chain sebagai game action keren kian bersinar.

Astral Chain jagatplay part 1 232 1
Karakter Anda akan diperkuat dengan tiga jenis senjata berbeda yang masing-masing akan efektif melawan varian musuh tertentu.
Astral Chain jagatplay part 1 128
Legion berperan tak ubahnya sebuah Summon jika hendak disederhanakan.

Tetapi yang membuatnya berbeda tentu saja kehadiran “senjata” Anda yang lain – Legion. Anda bisa melihatnya tak ubahnya summon yang begitu Anda panggil ke medan pertempuran, akan membantu Anda menyerang musuh yang Anda targetkan dan memberikan animasi serangan kombinasi baru untuk Anda eksekusi, atas nama damage yang lebih besar. Legion juga memiliki HP-nya sendiri, yang akan teregenerasi begitu ia ditarik dari medan pertempuran. Seperti halnya senjata, bergantung pada Legion yang Anda pilih – Sword, Arrow, Arm, Axe, dan Beast, yang bisa Anda gonta-ganti secara bebas saat bertarung, ia akan menawarkan animasi, kecepatan, dan damage serangan yang berbeda-beda.

Yang membuatnya unik, kompleks, dan seru? Bahwa pergerakannya harus Anda kendalikan secara otomatis di luar karakter utama yang Anda kendalikan sebelumnya. Dengan menggunakan kombinasi dua tombol, Anda bisa menggerakkan Legion ini secara manual yang dibatasi oleh panjang rantai yang mengikatnya. Rantai yang satu ini memang multi fungsi, karena selain penunjuk batas gerak antara Anda dan Legion, ia juga bisa digunakan untuk mendapatkan keuntungan strategis tersendiri di pertarungan. Anda bisa menggerakkannya untuk menggulung musuh yang akan mengikat mereka untuk waktu tertentu. Anda juga bisa menyematkan energi damage yang akan tertembak bolak balik antar ujung rantai untuk menghasilkan damage ekstra. Anda juga bisa mengatur proses tarik-menarik, menuju ke arah Legion atau sebaliknya, untuk serangan kombinasi lebih banyak.

Astral Chain jagatplay part 1 50 1
Tidak sekedar membantu menyerang, rantai yang terikat pada Legion juga bisa digunakan untuk aksi strategis lain, seperti mengikat musuh misalnya.
Astral Chain jagatplay part 1 222 1
Jauh lebih kompleks, Astral Chain menuntut Anda mengendalikan karakter utama dan Legion secara terpisah. Di tengah intensitas yang ada, akan ada begitu banyak perintah yang bisa Anda akses.

Kombinasi ini memang menjadi resep paling mujarab untuk membuat tangan Anda berakhir kram, apalagi jika Anda memainkan Astral Chain secara berturut-turut untuk jangka waktu panjang. Mengapa? Karena koordinasi mata tangan Anda akan secara konsisten diuji. Tidak jarang bahwa tidak sekedar melakukan serangan kombinasi dan menghindar di timing yang tepat, Anda juga harus memastikan bahwa posisi Legion Anda juga tepat. Ada serangan-serangan musuh yang bisa “ditangkal” jika Anda berhasil menahan mereka dengan rantai yang ada, membuat Anda secara konsisten mengatur lokasi Legion yang Anda panggil secara manual. Anda juga harus memerhatikan HP Legion Anda, menarik dan memanggil mereka bergantung pada strategi Anda. Kesemuanya disematkan di tombol berbeda dan membutuhkan dua kombinasi tombol untuk fungsi-fungsi tertentu. Astral Chain adalah game yang kami rekomendasikan untuk Anda main sejak awal untuk diselesaikan tanpa beralih ke game lain terlebih dahulu atas nama memori otot. Se-intensif itu.

Tentu saja, para Legion ini tidak hanya menjadi pondasi untuk bertarung saja. Peran mereka juga sama pentingnya di proses eksplorasi yang juga menjadi “porsi” gameplay Astral Chain itu sendiri. Ada beberapa item yang hanya bisa diakses jika Anda memiliki Legion tertentu, termasuk misi sampingan yang bisa Anda selesaikan dan area baru yang Anda buka. Untungnya, game ini juga menyediakan logo yang pasti untuk memberikan informasi kira-kira Legion mana yang dibutuhkan untuk “menyelesaikannya”. Sebagai contoh? Anda butuh ARM untuk mengangkat benda berat, AXE untuk menghancurkan benda-benda dengan barrier energi, hingga BEAST untuk mencari dan melacak item-item side quest yang dibutuhkan berdasarkan indera penciumannya. Ini membuat peran Legion lebih signifikan daripada sekedar alat perang.

Astral Chain jagatplay part 1 141
Legion juga bisa digunakan untuk memecahkan masalah saat proses eksplorasi.
Astral Chain jagatplay part 1 42
IRIS akan membantu Anda melihat dan mencari beragam hal interaktif yang bisa Anda picu.

Karena memang, Astral Chain membangun gameplay yang ada tidak hanya didasarkan pada sisi aksi saja. Untuk mendukung peran Anda sebagai seorang polisi khusus, cerita yang dibagi ke dalam beberapa Chapter (FILE) ini biasanya akan dibagi ke dalam dua fase di setiap bagiannya. Ada bagian pertarungan yang biasanya berujung dengan pertarungan boss raksasa di akhir, dan ada pula bagian eksplorasi yang meminta Anda untuk masuk ke dalam satu bagian kota yang terbatas untuk menyelesaikan ragam misi sampingan yang ada. Bagian kedua ini biasanya akan menuntut Anda memanfaatkan Legion sesuai dengan fungsinya masing-masing, lengkap dengan teknologi pendukung IRIS yang berperan tak ubahnya “Eagle Vision” di Assassin’s Creed yang membuat Anda bisa melihat clue dan informasi dengan lebih baik.

Terkadang, Anda juga berakhir di dimensi lain – Astral Plane yang sempat kita bicarakan sebelumnya. Ketika masuk ke dunia yang aneh ini, tantangannya tentu berbeda dengan semi open-world dengan ragam misi eksplorasi yang ada. Astral Plane biasanya lebih menguji kemampuan platforming Anda, melewati area-area yang bentuknya memang seringkali terlihat acak. Anda bisa menggunakan sistem tarik-menarik untuk bergerak melewati area penuh celah sebagai tantangan platforming, BEAST untuk bergerak cepat melewati kotak-kotak yang mudah runtuh, ARROW untuk menembakkan tombol aneh yang melayang di udara untuk menggeser balok yang ada, hingga AXE untuk meledakkan kotak-kotak spesifik untuk membuka jalan yang baru. Astral Plane bisa dilihat sebagai bagian sisi eksplorasi per chapter, namun memanfaatkan kemampuan Legion yang berbeda-beda.

Astral Chain jagatplay part 1 170
Eksplorasi juga dilakukan di Astral Plane yang terkadang, membutuhkan kemampuan setiap Legion ini pula.
Astral Chain jagatplay part 1 102 1
Ada resource yang diperlukan untuk memperkuat Legion Anda.
Astral Chain Part 2 jagatplay 94
Material yang sama juga bisa digunakan untuk memperkuat senjata dan Legatus – “rumah” Legion Anda.

Pada akhirnya, proses eksplorasi yang rajin akan menghadiahi Anda beberapa hal yang pantas untuk dikejar. Salah satu yang paling signifikan tentu saja menemukan beragam item yang akan membantu Anda di sepanjang perjalanan, dari item penyembuh hingga Ability Code yang bisa digunakan untuk menyuntikkan buff permanen pada Legion Anda. Legion yang Anda gunakan memang tidak memiliki sistem skill berbasis EXP Points, namun bisa diperkuat menggunakan sesuatu bernama Gene Code yang didapatkan dari musuh yang ia kalahkan. Ia harus disandingkan dengan material-material yang juga bisa Anda dapatkan di sepanjang permainan untuk membuka slot Skill, Ability, dan buff status yang lebih mumpuni. Terkadang Anda juga harus memilih, mengingat material yang sama juga dibutuhkan untuk memperkuat senjata serangan fisik dan “rumah” Legion Anda, membuat mereka lebih efektif. Sementara sistem kenaikan level karakter bergantung pada sistem Rank yang terkumpul lewat points yang Anda dapatkan di akhir setiap Chapter.

Satu hal yang membuat Astral Chain cukup istimewa memang terletak pada varian musuh yang Anda hadapi di sepanjang permainan. Bahwa di luar para Chimeras biasa yang Anda lawan, Anda akan bertemu dengan varian lebih menyeramkan dan besar yang punya baris HP dan bisa dihitung sebagai mini-boss. Melawan mereka, yang biasanya punya keunggulan tertentu di kekuatan, kecepatan, atau justru manuver udara selalu menjadi sumber keasyikan tersendiri. Cara Platinum Games meletakkan mereka di sekuens tertentu, baik ketika Anda menyelesaikan cerita ataupun sekedar misi sampingan selalu terasa tepat dan seimbang di saat yang sama. Apalagi ada fitur “Finish Off” sebagai animasi pemungkas yang juga akan memulihkan HP Anda, membuatnya jadi sumber strategi baru untuk bertahan lebih lama di pertempuran, terutama di situasi genting.

Astral Chain jagatplay part 1 227
Dengan animasi “Finish Off”, Anda bisa memulihkan HP secara instan dari musuh yang kritis.
Astral Chain jagatplay part 1 209 1
Anda yang punya kemampuan mekanikal terbatas tak perlu khawatir karena diversifikasi tingkat kesulitan yang juga memfasilitasi.

Seperti sebuah pengalaman game action Platinum Games yang “naik kelas” karena kompleksitas yang ia tawarkan, itu mungkin kesan yang Anda dapatkan dari Astral Chain. Bahwa butuh waktu untuk membiasakan memori otot Anda untuk melakukan semua aksi yang ada. Berita baiknya? Bagi Anda – gamer pendatang baru dan casual yang tertarik untuk masuk namun tidak menguasai mekanik yang ada, Platinum Games tetap menyediakan tingkat kesulitan yang lebih bersahabat. Mereka bahkan menyediakan sebuah mode bernama “UNCHAINED” yang bahkan memungkinkan Anda untuk membuat beberapa aksi di dalam pertempuran menjadi otomatis, dimana AI berperan lebih banyak. Ini mungkin merenggut pengalaman Astral Chain yang seharusnya, namun setidaknya untuk Anda yang datang tanpa kemampuan mekanik tetap akan bisa menikmatinya.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…