Mengejutkan, Ikumi Nakamura Hengkang dari Tango Gameworks!

Reading time:
September 5, 2019
ikumi nakamura

Ikumi Nakamura, siapa yang tidak mengenal sosok developer yang satu ini setelah aksinya di E3 2019 kemarin? Ketika sebagian besar presentasi diisi oleh orang-orang korporat yang membicarakan game racikan mereka layaknya “produk”, datanglah sosok Nakamura yang dengan riang dan bersemangatnya, memperkenalkan Ghostwire: Tokyo di depan panggung. Aksinya yang begitu imut memberikan sensasi presentasi E3 yang hidup, bahkan cukup untuk membuatnya “tumbuh” menjadi meme baru bersama aksi positif Keanu Reeves di panggung utama Microsoft. Namun sayangnya, beberapa bulan setelahnya, kita justru berhadapan dengan berita buruk yang tidak pernah diprediksikan sebelumnya.

Via akun Twitter resminya, Ikumi Nakamura mengumumkan bahwa ia telah hengkang dari Tango Gameworks – dev. The Evil Within dan GhostWire: Tokyo. Setelah berkarir selama 9 tahun, ini menjadi akhir kisahnya. Nakamura menyebut bahwa ia sudah belajar banyak dari orang-orang bertalenta di sana dan kini siap untuk menyambut petualangan yang baru. Ia kini siap untuk bergabung dengan tim yang memang menginginkan dirinya.

Tentu saja, berita ini langsung disambut dengan spekulasi negatif bahwa proses pengembangan Ghostwire: Tokyo tengah dirudung masalah. Pertama, pengenalan Nakamura oleh Shinji Mikami secara langsung di panggung utama E3 2019 adalah sebuah penyerahan tanggung jawab resmi, yang di budaya kerja Jepang bukanlah sebuah tradisi yang bisa dipandang sebelah mata. Sedikit aneh jika Nakamura tiba-tiba hengkang begitu saja, beberapa bulan setelah hal ini terjadi. Kedua? Fakta bahwa ia sama sekali belum menemukan tempat kerja baru setelah cabut mengesankan bahwa hal ini terjadi tiba-tiba dan tidak direncanakan sebelumnya.

Baik Zenimax ataupun Tango Gameworks sendiri masih belum angkat bicara soal kepergian Nakamura ini. Apakah kepergiannya akan mempengaruhi GhostWire: Tokyo nantinya? Kemana Nakamura akan melangkah selanjutnya? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…