Film Seri The Witcher Akui Tak Ingin Mirip Versi Video Game

Reading time:
October 17, 2019
geralt1

Berapa banyak dari Anda yang mengenal The Witcher pertama kali dari sumber novel fantasi dari tangan Sapkowski? Kami yakin, sedikit. Sebagian besar dari kita harus diakui, mengenal sosok Geralt dari versi video game yang diracik oleh CD Projekt Red, yang di seri ketiganya tampil begitu memesona. Tidak heran jika banyak gamer yang protes dan menyuarakan keberatan mereka dengan proses casting dan desain kostum untuk film seri terbaru yang tengah diracik Netflix, terutama karena ketidakmiripan yang terjadi. Desain karakter, selain Geralt yang diperankan oleh Henry Cavill, terasa tidak familiar. Namun hal ini oleh tim di belakang film seri-nya, memang sengaja dilakukan.

Berbicara dengan majalah Perancis – Premiere, seperti yang dilansir oleh IGN, film seri The Netflix memang sengaja melakukan hal tersebut. Sang otak – Lauren Schmidt Hissrich mengungkapkan bahwa tim-nya tidak meniru apapun dari versi video game karena basis adaptasi mereka memang langsung datang dari novel Andrzej Sapkowski itu sendiri. Hissrich menyebut bahwa ia ingin menciptakan “versi ketiga” semesta The Witcher, di luar novel dan video game dengan tujuan utama meracik cerita yang koheren. Ia menyebut bahwa sebuah versi The Witcher yang luar biasa sudah ada dalam bentuk video game dan ia tidak film-nya terlihat mirip dengannya.

the witcher3
Film The Witcher dari Netflix ingin menjadi “versi ketiga” semesta The Witcher. Oleh karena itu, mereka memang tidak tertarik untuk meniru atau mengikuti versi video gamenya.

Film seri The Witcher untuk Netflix sendiri rencananya akan dirilis di tahun 2019 ini, namun masih tanpa tanggal pasti. Berapa banyak dari Anda yang menantikannya?

Source: IGN

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…