Review ReadySet Heroes: Dungeon Crawler Rasa Kompetitif!

Reading time:
October 9, 2019

Atas Nama Harta Karun

Karakter diracik berbasis binatang.

Maka, bagaimana dengan gameplay ReadySet Heroes itu sendiri? Anda yang sempat mencicipi game dungeon-crawler di masa lalu sepertinya tidak akan asing lagi dengan sistem yang ia usung. Terlepas dari karakter manapun yang Anda pilih, Anda akan memulai perjalanan Anda dengan equipment dasar – sebuah pedang.

Intinya, adalah menyelesaikan satu level demi satu level hingga Anda menang atau tewas di akhir. Untuk setiap level yang Anda selesaikan, Anda akan mendapatkan satu harta karun di bagian akhir level yang berisikan item dan equipment acak. Terbagi ke dalam beberapa tingkat kelangkaan, yang tentu saja semakin kuat dengan meningkatnya level kelangkaan yang ada, Anda akan bisa memperkuat diri. Anda bisa mendapatkan senjata lebih kuat dari kapak hingga dual-dagger super cepat, armor lebih kokoh, sebuah sub-senjata yang bisa Anda lontarkan atau gunakan untuk serangan jarak jauh, hingga sebuah serangan magic yang akan tersemat di salah satu tombol, tentu saja dengan ragam efek berbeda. Serangan berbasis elemen juga tersedia di sini.

Ada peti berisikan ragam item dan equipment di setiap akhir level yang Anda selesaikan.
Setiap senjata punya serangan spesial.

Dengan menggunakan kamera top-down, Anda akan diperkuat dengan gerakan super sederhana selain akses sub-senjata dan magic yang kami sebut sebelumnya. Ada serangan biasa, rolling untuk melakukan evade serangan, dan satu tombol spesifik untuk mengakses animasi yang terikat pada senjata yang Anda gunakan. Sebagai contoh? Tombol ini akan membuat karakter utama Anda menyerang berputar jika Anda menggunakan kapak, menaikan shield dan bertahan jika Anda menggunakan Sword & Shield, atau menyerang dalam garis lurus dengan cepat jika Anda menggunakan dual-dagger. Anda tentu saja tidak bisa menggunakan serangan ini secara bertubi-tubi, mengingat serangan spesial seperti ini dan juga magic membutuhkan jumlah Mana tertentu yang untungnya, akan beregenerasi seiring waktu berjalan.

Maka tantangan yang Anda hadapi di ReadySet Heroes tidak akan sekedar terkunci pada jenis musuh yang Anda hadapi. Bahwa musuh-musuh beragam ukuran dengan animasi serangan berbeda ini biasanya bisa ditundukkan dengan beberapa kali serang saja. Masalah terbesar justru datang dari 2 tantagan lainnya: puzzle dan trap. Puzzle di sini biasanya menuntut Anda memecahkan puzzle tertentu berbasis crystal, dari memukul mereka sesuai urutan yang sudah ditentukan hingga mengaktifkan mereka dalam waktu terbatas, sebelum Anda bisa melanjutkan perjalanan. Biasanya ia juga dikombinasikan dengan musuh dalam kuantitas tertentu yang akan membuat perjalanan Anda semakin sulit.

Sementara untuk sistem Trap, yang jadi sumber tantangan paling menyebalkan, Anda akan diminta untuk menghindari mereka. Ada jebakan yang terlihat jelas, namun tidak sedikit pula yang didesain untuk sedikit menyatu dengan latar belakang terrain untuk sedikit mengelabui Anda. Menyentuh mereka, baik sengaja ataupun tidak sengaja, akan memotong porsi HP Anda cukup signifikan. Berita buruknya lagi? Tidak seperti game kebanyakan yang biasanya akan memberikan sedikit invincibility frame setelah Anda terkena damage trap, ReadySet Heroes tetap menghitung damage selanjutnya secara instan jika Anda bersikukuh untuk terus bertahan di lokasi sama. Berita baiknya? Ada beberapa level yang memanfaatkan Trap-Trap ini untuk menghasilkan tantangan yang cukup unik.

Level yang menjadikan trap sebagai tantangan utama memang paling menyebalkan.
Desain level ternyata tidak acak, walaupun urutannya sendiri berganti-ganti.

Sayangnya, desain level di ReadySet Heroes tidak diracik dengan sistem acak seperti game dungeon crawler pada umumnya. Walaupun kami sendiri tidak bisa menentukan jumlahnya secara pasti, namun Anda pasti akan bertemu dengan 30 level di mode “single-player” yang sempat kami sebut sebelumnya di mode multiplayer yang akan kami bicarakan nanti, tanpa ada satupun elemen yang diubah atau diganti secara acak. Yang berubah hanyalah konten peti harta karun yang Anda dapatkan di akhir saja. Dengan demikian, ada kesempatan untuk “mempelajari” peta-peta di ReadySet Heroes sekaligus menghafal apa yang sebenarnya harus Anda lakukan untuk menyelesaikan level tersebut dengan cepat. Yang tentu saja, akan berguna di mode multiplayer kompetitif nantinya.

Satu yang menarik adalah sistem kenaikan level yang ia usung. Alih-alih seperti game RPG pada umumnya yang dibangun berdasarkan sistem EXP, penguatan karakter Anda di ReadySet Heroes ditentukan dari permata-permata yang jatuh di sepanjang permainan, yang bisa Anda dapatkan dari mengalahkan musuh atau menghancurkan tong-tong di dalam peta. Setiap permata ini akan merepresentasikan satu atribut tertentu, seperti merah untuk Strength dan kuning untuk Speed misalnya. Dengan sistem seperti ini, ada motivasi ekstra untuk membersihkan musuh di sekitar atau sedikit mengeksplorasi peta yang ada walaupun Anda sudah membersihkannya. Semakin rajin Anda mengumpulkan permata-permata ini, semakin kuat pula karakter Anda.

Permata-permata ini akan langsung memperkuat atribut spesifik Anda.

Sisanya? Tentu saja berdoa dan berharap bahwa elemen acak yang muncul sebagai reward setiap harta karun yang jatuh di akhir level memang memberikan Anda senjata atau armor langka yang bisa Anda manfaatkan untuk membersihkan level secara cepat.

Kini dalam Format Kompetitif!

Dungeon Crawler kompetitif? What? What?

Pengalaman utama yang hendak ditawarkan oleh ReadySet Heroes tidak bisa dipungkiri, memang terletak pada mode kompetitif yang ia usung. Berisikan 4 pemain sekaligus, Anda bisa memilih untuk bermain dalam bentuk tim 2 orang atau Free for All, yang berarti keempat player akan saling bertarung untuk dominasi akhir. Format sistem seperti ini memang terhitung unik dan menjadi sesuatu yang belum kami temukan sebelumnya di game manapun. Harus diakui, ada keseruan dan kesenangan tersendiri saat Anda keluar sebagai pemenang di sana.

Mode multiplayer kompetitif ini terbagi ke dalam 2 fase besar. Fase pertama adalah Dungeon Crawler yang kami sebut sebelumnya, yang bahkan memuat level dengan desain serupa yang bisa Anda temukan di mode “single-player”. Seperti memainkan mode tersebut, inti dari fase ini adalah menempuh level sedalam yang Anda bisa, mengalahkan setiap musuh yang Anda temui, “mengumpulkan” hadiah harta karun serta memanen ragam pertama di sepanjang perjalanan dengan satu misi yang sama – untuk memperkuat karakter yang Anda kendalikan. Di fase yang berdurasi sekitar 10 menit ini, Anda tidak akan bertemu dengan player yang lain. Anda hanya akan berpetualang sendiri.

Fase pertama adalah fase dungeon crawler untuk memperkuat karakter Anda.
Fase kedua adalah fase penentu dimana Anda harus bertarung melawan player lain dan menentukan siapa yang berhak menjadi “pemenang”.

Fase kedua adalah fase kompetitif yang seharusnya. Setelah fase pertama selesai, semua karakter di dalam arena akan dikumpulkan di satu ruang yang sama untuk saling bertarung. Di dalam proses ini, semua equipment dan atribut karakter Anda dari fase sebelumnya akan dibawa dan berpengaruh langsung pada performa karakter Anda. Mode kompetitif ini akan dibagi ke dalam beberapa jenis, yang akan dirahasiakan kepada Anda sampai mode ini tiba. Hal ini membuat setiap pemain tidak bisa “mempersiapkan diri” untuk meracik build tertentu agar tampil memesona di fase kedua yang notabene, akan menentukan siapa yang berhak jadi “pemenang”.

Sesuatu yang rasional mengingat fase kedua ini memang tidak selalu soal bertarung satu sama lain. Anda bisa bertemu dengan mode lain seperti yang meminta Anda untuk mengalahkan musuh tengkorak dan mencuri kepala mereka untuk menyalakan api unggun terdekat. Ada pula yang meminta Anda untuk mengambil buah tertentu dari pohon dan memberi makan siput jagoan Anda yang tengah berlomba. Sementara mode lain yang lebih lugas akan langsung meminta Anda untuk “membunuh” satu sama lain berbasis skor. Memanfaatkan ragam sub-senjata dan sistem roll Anda akan memainkan peran penting di sini, mengingat mode fase kedua apapun yang Anda dapatkan, selalu ada kesempatan untuk “mengganggu” player yang lain.

Unlockables yang bisa Anda kejar berisikan item-item kosmetik.
Bayangkan, sebuah game rilis baru sudah sesepi ini. Menunggu 20 menit, bahkan dengan fitur cross play, tidak menjanjikan Anda akan bertemu dengan player lain.

Selain untuk bersenang-senang, ReadySet Heroes juga memberikan satu ekstra motivasi untuk terus memainkannya. Benar sekali, sistem Unlockables yang didesain layaknya sebuah pohon skill juga disertakan di sini, dimana setiap Grid yang muncul di sana berisikan tantangan-tantangan tertentu untuk diselesaikan. Berita baiknya? Unlockables ini kesemuanya berkaitan dengan item kosmetik, dari sekedar topi ekstra, karakter baru, kostum warna-warni, hingga sekedar emote untuk dipicu saat Anda memamerkan kemenangan Anda. Ini membuat gamer yang sudah lama memainkan ReadySet Heroes ataupun yang baru terjun tidak akan memiliki ketimpangan sama sekali.

Sayangnya, ReadySet Heroes datang dengan sebuah masalah besar nan pelik – jumlah pemain pada saat review ini ditulis. Terlepas dari usianya yang masih muda, proses matchmaking saat ini benar-benar berada di kondisi super kritis. Bahkan dengan fitur cross-play untuk gamer PC sekalipun, mencari dan menemukan 1 match pertandingan saja sulit. Tidak jarang kami bahkan harus menunggu lebih dari 20 menit untuk bertemu dengan 1 user lainnnya, dan terlibat dalam persaingan 1 vs 1. Percaya atau tidak, saat review ini ditulis, kami belum pernah sekalipun berhasil merasakan sensasi kompetitif penuh 4 orang. Maksimal orang yang kami temui hanyalah 3 orang. Ini adalah kondisi yang super mengkhawatirkan yang butuh solusi segera.

Masalah klasik seperti lagging juga masih terasa.

Kondisi server saat juga menjadi catatan ekstra lain yang pantas dibicarakan. Terlepas dari fakta bahwa kami mendapatkan kode review untuk region Asia dan memainkannya dengan internet cukup cepat, lagging masih terasa begitu kentara di banyak pertandingan multiplayer kami yang notabene, sudah jarang terjadi. Pada saat melawan musuh, ini memang bukan masalah. Namun tidak jarang kami bertemu dengan kondisi dimana ada misi yang meminta Anda untuk mengangkat dan melempar kepala tengkorak misalnya, yang karena lagging, butuh beberapa kali penekanan tombol untuk melakukannya. Ketika kami berhasil mengangkatnya? Kami diserang musuh yang mendekat, membuat tengkorak kami jatuh, dan harus mengulang aksi penuh frustrasi ini kembali.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

January 25, 2021 - 0

Preview Demon’s Souls Remake: Mati dalam Keindahan!

Mengukuhkan statusnya sebagai salah satu developer game-game Remake terbaik di…
January 22, 2021 - 0

Preview Playstation 5: Tibanya Sang Generasi Baru!

Harus menunggu selama setidaknya tiga bulan lamanya sebelum bisa menikmati…
December 28, 2020 - 0

Review Cyberpunk 2077: Terjebak Ilusi Korporasi!

Game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini, tidak ada…
December 15, 2020 - 0

Preview Cyberpunk 2077: Berandal Masa Depan!

Menyebutnya sebagai game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…