Pengembangan Overwatch 2 Pengaruhi Suplai Konten untuk Overwatch 1

Reading time:
November 7, 2019
overwatch 22

Kebijakan gila yang pantas untuk diantisipasi, ambisi seorang Jeff Kaplan untuk memastikan gamer Overwatch 1 dan gamer Overwatch 2 bisa bermain bersama-sama di masa depan, terutama di mode kompetitif tentu saja menjadi fitur yang pantas untuk disambut baik. Apalagi ia juga didukung dengan komitmen untuk memastikan bahwa keduanya, setidaknya di mode PVP, akan terus mendapatkan tambahan hero, peta, dan mode permainan yang sama. Namun tentu saja, kesibukan proses pengembangan Overwatch 2 yang saat ini tengah terjadi, diakui Jeff Kaplan, akan mempengarui “kesegaran” konten untuk Overwatch 1 itu sendiri.

Hal ini diungkapkan Jeff Kaplan dalam wawancara terbarunya dengan Kotaku. Ia mengaku bahwa fokus untuk mengerjakan dan merampungkan Overwatch 2 memang membuat tim Overwatch saat ini tidak lagi punya sumber daya untuk memastikan suplai konten segar untuk Overwatch 1 sementara waktu. Hal inilah yang membuat event musim semakin berkurang di seri pertamanya. Namun Kaplan meyakinkan bahwa penantian gamer Overwatch 1 akan sepadan. Begitu game Overwatch 2 rampung nantinya, Overwatch 1 ia sebut, juga akan diuntungkan. Ia akan mengembalikan dan mendorong kembali konten live-service yang seharusnya.

overwatch 23
Dengan tim yang 100% saat ini berfokus merampungkan Overwatch 2, Jeff Kaplan lugas mengaku bahwa kondisi ini akan mempengaruhi suplai konten segar untuk Overwatch 1 sementara waktu.

Blizzard sendiri saat ini masih belum angkat bicara soal kapan tepatnya Overwatch 2 akan meluncur. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang masih secara aktif memainkan Overwatch 1 saat ini?

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…