Makin Baik, GOG Longgarkan Batas Waktu Refund hingga 30 Hari

Reading time:
February 27, 2020
gog

Berhasil mencuri hati banyak gamer, CD Projekt memang berhasil membangun identitas sebagai salah satu perusahaan video game paling “bersahabat” untuk gamer. Di sesi video game, mereka terkenal lewat The Witcher 3: Wild Hunt yang tidak hanya memesona dari sisi kualitas saja, tetapi juga mengusung kebijakan konten berbayar tambahan paling bersahabat dengan nilai kepantasan berbanding harga yang tinggi. Banyak yang lupa juga bahwa CD Projekt merupakan otak di balik platform digital – GOG yang terus mendorong kebijakan anti-DRM sebagai daya tarik utama. Kini platform tersebut menawarkan sesuatu yang lebih gila.

Mendorong kebijakan refund yang bahkan lebih bersahabat untuk gamer, GOG melonggarkan batas waktunya kini menjadi 30 hari! Kerennya lagi? Kebijakan refund ini juga kian fleksibel. GOG siap menerima kembali game-game ini dalam beragam status – terlepas dari apakah ia sudah diunduh ke PC Anda, sudah sempat dijalankan, atau bahkan sudah dimainkan sebelumnya.

gog 600x278 1
GOG kini siap menerima refund game-game yang dibeli dalam 30 hari terakhir, dalam beragam kondisi.

Namun untuk mencegah kebaikan mereka disalahgunakan, GOG juga menegaskan bahwa mereka tetap mempertahankan hak untuk “menolak” permintaan Refund ini jika mereka mengganggapnya tidak pantas. GOG meminta gamer untuk tidak menyalahgunakan kebijakan baru ini untuk menuntut proses refund game sebanyak yang mereka bisa. Mereka menegaskan bahwa “refund” bukanlah “review”, dan jangan sampai digunakan untuk mengembalikan game yang sudah Anda selesaikan tetapi berujung tidak Anda sukai.

GOG sendiri saat ini masih dianggap CD Projekt sebagai salah satu pilar utama bisnisnya, walaupun sejauh ini, belum mencatatkan keuntungan yang terhitung signifikan. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang aktif menggunakan GOG?

Source: GOG

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…