Penimbun Nintendo Switch di AS Disinyalir Gunakan Bot

Langka dan kini dipenuhi dengan kasus harga yang melejit tinggi, Nintendo Switch memang bukan mesin gaming yang mudah didapatkan di masa karantina saat ini. Banyak yang menyakini bahwa keterbatasan stok karena melambatnya proses produksi pabrik-pabrik yang sebagian besar bertempat di Vietnam dan China menjadi alasan utama, di luar timing rilis game dengan hype tinggi, seperti Animal Crossing: New Horizons misalnya. Satu yang menarik, terlepas dari janji Nintendo unutk segera mengembalikan stock ke pasaran secepat yang mereka bisa, kondisi ini tidak kunjung membaik. Di Amerika Serikat setidaknya, masalah utamanya terletak pada satu kata – bot.
Proses investigasi yang dilakukan oleh situs gaming – Motherboard meyakini bahwa salah satu alasan kelangkaan stock Nintendo Switch di Amerika Serikat terjadi karena maraknya penggunaan bot di kalangan penimbun. Salah satu bot yang disebut sebagai “Bird Bot” tersebut didesain sedemikian rupa untuk memeriksa secara konsisten stock Nintendo Switch baru di beragam retailer dan akan langsung membelinya secara otomatis begitu tersedia. Bersifat open source dan digunakan oleh cukup banyak orang via komunitas Discord, Nintendo Switch yang ditimbun tersebut tentu dijual kembali dengan harga tinggi. Nitnendo Switch standar di Amerika Serikat kini dibanderol di harga USD 500 via eBay.

Dengan kenyataan pahit ini, terlepas dari usaha keras Nintendo untuk melakukan restock Switch secepat mungkin, maka kecil kemungkinan harga akan berubah dengan cepat ke angka normal seperti sebelum COVID-19 menyerang. Belum ada pernyataan resmi dari Nintendo soal langkah-langkah untuk mengantisipasi aksi beli dan jual kembali via bot ini. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah langkah ini secara moral bisa diterima di tengah situasi seperti ini ataukah tidak etis?
Source: Motherboard










