Modder Pecahkan Misteri Alat Kelamin Sam di Death Stranding PC

Reading time:
July 16, 2020
death stranding pee

Ketika Death Stranding pertama kali diperkenalkan ke publik, tidak ada satupun gamer yang sepertinya memahami apa yang sebenarnya hendak ditawarkan oleh otak gila seorang Hideo Kojima lewat proyek perdananya selepas Konami tersebut. Pengenalan perdana gameplay juga diikuti dengan aksi Sam yang memiliki stok minuman energi untuk memulihkan sedikit stamina dengan kebutuhan untuk kencing yang secara menakjubkan, juga dikaitkan dengan elemen Social Strand yang hendak ia dorong menjadi elemen utama gameplay. Di Playstation 4, pada saat kencing, Sam selalu berdiri membelakangi Anda, meninggalkan misteri besar apakah Kojima memang meracik model karakter yang lengkap untuk tubuh Norman Reedus ini. Tentu saja, semuanya selesai ketika versi PC “menyerang”.

Dengan Death Stranding versi PC yang sudah tersedia, salah seorang modder yang dulu sempat memecahkan beragam misteri terkait P.T. – Lance McDonald juga langsung menjawab misteri terkait alat kelamin karakter Sam Bridges pada saat ia pipis ini. Dengan menggunakan fitur Photo Mode yang tersedia, Lance memaksa kamera untuk bergerak melebihi batas-batas yang diperbolehkan. Dengannya, ia berhasil menemukan bahwa Sam Bridges memang tidak pernah memiliki visualisasi alat kelamin sama sekali. Bahwa air seni yang keluar hanya mengucur begitu saja dari celana Sam yang tertutup.

Sejauh ini, mod yang tersedia untuk Death Stranding versi PC memang masih terbatas. Kita masih belum menemukan banyak variasi model karakter atau seperti biasa, “konten nakal” mengucur untuknya. Apakah Decima Engine memang engine yang bersahabat untuk komunitas modding? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…