Activision Catat Pendapatan 8,8 Triliun Rupiah dari Microtransactions!

Reading time:
August 14, 2020
warzone

Apa alasan yang membuat begitu banyak developer dan publisher mati-matian berusaha mendorong desain game dimana sebisa mungkin, microtransactions bisa menjadi faktor? Jawabannya sederhana, uang. Karena terlepas dari suara-suara keras di beragam komunitas gamer yang menyuarakan keberatan mereka, terutama untuk game-game berbayar dengan sistem monetisasi yang berpengaruh pada gameplay, strategi microtransactions seperti ini memang berujung menguntungkan. Tidak percaya? Lihat saja apa yang baru saja berhasil dicatatkan oleh Activision di laporan finansial teranyar mereka.

Dalam laporan finansial kuartal terbaru mereka, Activision mencatatkan pendapatan tidak kurang dari USD 596 juta atau sekitar 8,8 Triliun Rupiah hanya dari Microtransactions saja. Sebagian besar Microtransactions tersebut disumbangkan oleh COD: Modern Warfare dan COD: Warzone yang berhasil mendulang tidak kurang dari USD 536 juta selama periode ini.

warzone1
Activision mencatatkan pendapatan sekitar USD 596 juta dari microtransactions, dengan sebagian besar datang dari COD: MW dan COD: Warzone.

Sementara sisanya datang dari Blizzard yang “hanya” menorehkan USD 19 juta (kemungkinan besar dari World of Warcraft) dan USD 41 juta dari King via game mobile – Candy Crush mereka. Laporan finansial ini juga mencatatkan peningkatan angka pembelian microtransactions di COD: MW Reboot daripada COD: BO4 yang dirilis di tahun 2018 silam.

Dengan angka seperti ini, tidak mengherankan jika strategi microtransactions masih menjadi salah satu ujung tombak developer dan publisher untuk mendulang ekstra uang . Bagaimana dengan Anda? Microtransactions game apa yang terakhir berhasil menggerus isi dompet Anda?

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…