Scarlet Nexus: Game Action RPG “Brainpunk” Pertama di Dunia!

Reading time:
August 28, 2020

Sang “Bencana” – The Others

The Others diracik dengan pendekatan kontras antara “hidup” dan “mati”, antara “keindahan” dan “kehancuran”.

Di dunia Scarlet Nexus, ancaman paling utama datang dari monster-monster misterius yang disebut sebagai “The Others”. Namun berbeda dengan game sejenis dimana para monster ini jadi ancaman, para manusia di Scarlet Nexus sudah mulai belajar dan hidup “berdampingan” dengan para The Others ini.

Mereka jatuh dari sebuah lokasi unik di angkasa bernama “Extinction Belt” dan hidup berdasarkan instinct untuk memakan dan menelan lebih banyak otak manusia. Eksistensi yang konsisten membuat mereka tampil tak ubahnya bencana alam yang tidak lagi bisa dicegah, seperti halnya gempa bumi. Alih-alih takut dan panik, manusia New Himuka mulai membangun sebuah sistem peringatan (seperti sebuah ramalan cuaca) untuk menentukan kapan dan dimana para The Otehrs ini akan jatuh dan karenanya, mengamankan diri sebelum hal tersebut terjadi. Manusia tidak lagi harus sering meregang nyawa karena The Others, apalagi dengan OSF yang kini secara aktif memerangi mereka. Di New Himuka, manusia tetap bisa hidup secara normal terlepas dari kondisi ini.

Untuk urusan desain monster, tim menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada artist bernama Masakazu Yamashiro. Menjadi proyek video game perdananya, Yamashiro memiliki kemampuan untuk menciptakan kesan “menjijikkan” untuk objek sehari-hari yang kita temui dengan meleburnya dengan elemen organik, yang kemudian melahirkan sebuah makhluk yang sulit untuk dinalar oleh manusia itu sendiri. Sejak pandangan pertama, hanya dari sisi visual saja, Anda akan bisa memahami bahwa The Others bekerja dengan sistem dan logika yang jauh berbeda dengan kita – manusia. Tim juga memastikan bahwa jika Anda melihat The Others ini dengan detail, Anda akan bisa melihat bagian-bagian apa saja yang membentuk mereka, dari bagian objek, tanaman, hingga bagian tubuh manusia yang terintegrasi di dalamnya.

Keputusan desain ini tidak lantas membuat The Others terasa “hampa” begitu saja. Tim ingin memastikan bahwa The Others memiliki tema yang mendefinisikan mereka – dimana di satu sisi, mereka memang monster yang tidak punya hati dan tidak segan menyerang manusia, namun di sisi lain, Anda bisa menangkap sedikit kesan kesedihan dan penyesalan di dalam mereka. The Others juga akan menciptakan kontras “kehidupan” dan “kematian” di satu ruang yang sama, meracik sebuah kesan estetika yang unik dan asing.

Sistem Gameplay

Salah satu pertanyaan terbesar yang menghantui gamer tentu saja terletak pada misteri terkait sistem gameplay seperti apa yang akan ia usung. Lewat sekelibat teaser pendek beberapa waktu yang lalu, Anda tentu saja mengetahui bahwa Yuito – sang karakter utama akan dipersenjatai dengan senjata katana dan serangan psikonesis. Lewat kombinasi keduanya, Anda akan siap untuk menundukkan setiap The Others yang Anda temui.

Pertama-tama, Yuito akan memiliki sebuah bar bernama PK Gauge. Seperti yang bisa Anda prediksi, PK Gauge berfungsi sebagai resource yang butuh dikorbankan untuk mengeksekusi serangan psikokinesis – yang akan membuatnya mampu melontarkan objek-objek ke arah The Others dengan menggunakan tombol sederhana. Anda bisa melihatnya seperti sebuah serangan range, dengan kesempatan untuk melakukan aksi lock-on jika Anda ingin menargetkan The Others tertentu di skenario pertarungan yang lebih ramai.  Selebihnya? Yuito akan bisa mengeksekusi serangan kombinasi melee di jarak pendek dengan menekan tombol menyerang berulang-ulang. Tentu saja, Anda bisa melompat secara manual untuk melakukan serangan udara jika Anda menginginkannya. Seperti game action RPG pada umumnya juga, Yuito bisa melakukan dash untuk menghindari serangan lawan.

Mengkombinasikan Psikokinesis dan serangan melee akan jadi esensi pertarungan Scarlet Nexus.
Hanabi Ichijo – salah satu karakter companion yang menawarkan kemampuan Pyrokinesis untuk Yuito.

Scarlet Nexus akan memberikan reward sepadan jika Anda bisa secara konsisten mengkombinasikan serangan psikokinesis dan serangan melee standar yang ada. Untuk setiap serangan psikokinesis yang masuk, Anda akan mendapatkan peningkatan damage untuk serangan melee lanjutan yang Anda eksekusi setelahnya. Menahan tombol lempar psikokinesis juga akan membuka varian serangan lemparan yang lebih kuat dari sisi damage, menguras jumlah resource PK Gauge lebih banyak, namun berkesempatan menghasilkan efek stun sementara untuk musuh yang Anda hadapi. Bagaimana dengan pertarungan boss? Di skenario yang diperlihatkan di demo, Yuito akan punya akses untuk objek-objek lebih besar yang jika berhasil ia lontarkan dengan kemampuan psikokinesis yang ia miliki, juga akan menghasilkan efek stun. Namun harus dieksekusi di posisi tertentu, ini membuka kebutuhan untuk ber-strategi.

Seperti konsep yang dibicarakan oleh sang developer sebelumnya, Scarlet Nexus memang berkutat pada tema hubungan antar karakter. Nantinya, tidak harus bertarung sendiri, Yuito akan ditemani oleh karakter companion lain yang akan membantu aksi pertarungan sekaligus membuka akses ke varian serangan baru. Di demo ini, Yuito ditemani oleh karakter lain bernama Hanabi Ichijo yang akan membuka akses Pyrokinesis untuknya.

Akses skill companion ini bekerja dengan sistem cooldown, dimana Anda akan butuh waktu sebelum bisa memanfaatkannya lagi. Pyrokinesis kini membuat serangan melee Yuito kini punya elemen api, menghasilkan damage lebih besar daripada serangan biasanya sekaligus membuat musuh jatuh dalam efek status “Burn” yang menghasilkan damage over time. Tinggi level karakter companion sepertinya juga berhubungan dengan kuantitas dan kualitas akses skill yang bisa digunakan Yuito nantinya.

Demo ini berhasil memberikan kesan sensasi action RPG yang lumayan intens untuk Scarlet Nexus, dimana pertarungan cepat dan penuh strategi sepertinya akan “menemani” setiap sudut perjalanan Anda di New Himuka nantinya. Tentu saja, perhatian ekstra untuk terus mengkombinasikan serangan melee dengan aksi psikokinesis yang terjadi menjadi sesuatu yang harus Anda rekam cepat dalam memori otot Anda.

Ketersediaan

Masih tanpa tanggal rilis pasti, Scarlet Nexus akan berjalan 4K60fps di versi next-gen.

Scarlet Nexus akan berjalan di resolusi Full HD 30fps untuk Playstation 4 dan Xbox One, serta berjalan di resolusi 4K60fps untuk versi next-gen – Playstation 5, Xbox Series X, dan tentu saja – PC (selama spesifikasi Anda mampu menanganinya). Belum ada informasi pasti soal jendela rilis yang akan ia usung. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik dengan game yang satu ini?

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

December 28, 2020 - 0

Review Cyberpunk 2077: Terjebak Ilusi Korporasi!

Game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini, tidak ada…
December 15, 2020 - 0

Preview Cyberpunk 2077: Berandal Masa Depan!

Menyebutnya sebagai game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini…
December 4, 2020 - 0

Review Assassin’s Creed Valhalla: Saga Sang Penjarah!

Tidak lagi mengusung sistem rilis tahunan dan memberikan sedikit ruang…
December 3, 2020 - 0

Preview Immortals Fenyx Rising: Dewa dan Monster!

Perhatian untuk proyek yang satu ini memang terhitung besar ketika…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…