Review No Straight Roads: Aksi, Dansa, Estetika!

Reading time:
September 3, 2020

Kesimpulan

No Straight Roads jagatplay 102
Kami lebih merekomendasikan Anda menjajal versi PC-nya jika Anda penasaran dengan cerita dan gaya presentasi yang ia usung, dan mengabaikan versi Playstation 4-nya sampai ia berada di harga yang sebanding. EDM atau Rock? Saatnya memilih!

No Straight Roads adalah sebuah game indie dengan status yang unik. Untuk sebuah game indie perdana yang lahir dari studio baru, ia hadir dengan kualitas presentasi yang terhitung fantastis. Kualitas visual, dunia menarik yang ia bangun, presentasi dialog dan lelucon, hingga musik yang memang seharusnya jadi daya tarik utama memang disajikan dengan gaya yang pantas untuk diacungi jempol dan harus diakui, berada di atas rata-rata game indie pada umumnya. Begitu menariknya ia, hingga kami sedikit berharap bahwa di masa depan, NSR akan berkesempatan untuk diadaptasikan menjadi serial kartun yang mempertahankan gaya visual sama dan tentu saja, musik yang tidak kalah keren. Kami jatuh cinta dengan sisi yang satu ini.

Namun sayangnya, kualitas sebaliknya justru menyeruak dari bagian elemen lain yang tidak kalah esensial – gameplay. Bahwa seiring dengan progress cerita yang Anda lalui, Anda akan mulai merasakan seberapa kaku dan tidak optimalnya ia dipresentasikan sebagai game action hingga pada batas, ia sulit untuk dinikmati hanya jika berkaca pada sisi gameplay-nya saja. Gameplay, dunia yang ia usung, dan semua aksi kombinasi ritmis di dalamnya berujung jadi semacam “rintangan” yang harus Anda lalui untuk menikmati lebih banyak cerita dan karakter yang ia sajikan. Bersama dengan clue visual yang juga kentara, musik yang seharusnya punya peran lebih esensial juga pelan tapi pasti, akan terdorong ke belakang layar dan menjalankan peran normal sebagai musik pengiring saja.

Berita lebih buruknya lagi? Pengalaman ini ditawarkan dengan harga sebuah game AAA di versi Playstation 4, yang notabene tidak sebanding dengan pengalaman dan konten yang ia tawarkan saat ini. Opsi lebih rasional memang menikmatinya di PC, yang untungnya di Epic Games Store, hadir dengan harga game indie yang seharusnya.

Dan karena kondisi inilah, kami lebih merekomendasikan Anda menjajal versi PC-nya jika Anda penasaran dengan cerita dan gaya presentasi yang ia usung, dan mengabaikan versi Playstation 4-nya sampai ia berada di harga yang sebanding. EDM atau Rock? Saatnya memilih!

Kelebihan

No Straight Roads jagatplay 5
Dari sisi presentasi, hampir semua hal yang ditawarkan No Staight Roads akan membuat Anda jatuh hati sejak pandangan pertama.
  • Kualitas visual unik dan memanjakan mata
  • Karakter menarik
  • Dialog yang kuat dan lelucon yang cukup untuk mengundang gelak tawa
  • Cerita lumayan memicu rasa penasaran
  • Musik yang memanjakan telinga
  • Desain dunia yang cukup solid

Kekurangan

No Straight Roads jagatplay 70
Gameplay action dengan sensasi action yang tidak memuaskan? Itu adalah pertanda buruk!
  • Animasi kaku
  • Dunia tidak menawarkan banyak konten untuk mendorong eksplorasi
  • Sisi aksi tidak terasa memuaskan
  • Clue visual kentara membuat sisi musik dan ritmis jadi seringkali tidak relevan
  • Harga tidak sebanding untuk versi Playstation 4
  • Masih memiliki bug dan glitch

Cocok untuk gamer: yang senang game indie dengan konsep unik, pencinta musik yang memanjakan telinga

Tidak cocok untuk gamer: yang menginginkan pengalaman action yang solid dan halus, yang berharap sisi ritmis lebih dominan

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

No Straight Roads jagatplay 2 No Straight Roads jagatplay 7 1 No Straight Roads jagatplay 11 1 No Straight Roads jagatplay 17 No Straight Roads jagatplay 18 1 No Straight Roads jagatplay 23 1 No Straight Roads jagatplay 34 1 No Straight Roads jagatplay 42 1 No Straight Roads jagatplay 47 No Straight Roads jagatplay 50 No Straight Roads jagatplay 79 1 No Straight Roads jagatplay 82 No Straight Roads jagatplay 90 1 No Straight Roads jagatplay 93 No Straight Roads jagatplay 100 1 No Straight Roads jagatplay 102 1
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…