Review Assassin’s Creed Valhalla: Saga Sang Penjarah!

Reading time:
December 4, 2020

Tidak lagi mengusung sistem rilis tahunan dan memberikan sedikit ruang napas bagi tim developer untuk meracik seri terbaru memang memberikan kontribusi yang positif bagi franchise populer milik Ubisoft – Assassin’s Creed. Inovasi yang ditelurkan lewat seri Origins beberapa tahun yang lalu, terutama lewat pendekatan visual dan mekanik yang lebih kental ke action RPG ternyata disambut positif oleh banyak gamer. Angka penjualan fantastis menjadi bukti nyata, yang kemudian diikuti dengan lebih banyak Assassin’s Creed yang mengusung konsep yang serupa. Yang terbaru siap membawa Anda ke perjalanan bangsa Viking yang tentu saja, juga menawarkan beberapa hal baru di dalamnya. Benar sekali, kita tengah bicara soal Assassin’s Creed Valhalla.

Anda yang sudah sempat membaca artikel preview kami sebelumnya sepertinya sudah memiliki gambaran soal apa yang ditawarkan oleh seri Assassin’s Creed Valhalla ini. Untuk mewakili sepak terjang bangsa Viking yang memang sempat “singgah” di Inggris tersebut, Valhalla menawarkan sistem settlement yang kini menjadi basis gameplay loop. Bahwa alih-alih sekadar berpetualang dan menjalankan misi pembunuhan atas nama cerita, Anda kini punya “rumah” yang bisa Anda kembangkan. Lewatnya pula, beberapa event penting, baik yang diposisikan sebagai cerita utama ataupun sampingan bisa mengemuka. Valhalla juga membawa kembali kesempatan untuk melakukan aksi one-hit kill saat melakukan assassination, fitur yang sempat hilang di seri sebelumnya.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Assassin’s Creed Valhalla ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai seri yang siap membawa Anda masuk ke dalam saga sang penjarah? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda akan berperan sebagai Eivor – pejuang Viking yang berusaha membangun rumah baru di Inggris.

Seperti di seri masa lalu, cerita Assassin’s Creed Valhalla berpusat pada dua karakter yang saling terhubung satu sama lain. Di era modern adalah Layla Hassan yang terus mencari solusi terkait masalah gelombang elektromagnetik bumi yang berpotensi menghasilkan kiamat kecil yang baru. Kembali menggunakan Animus, kali ini ia akan menjelajahi hidup seorang pejuang Viking bernama Eivor yang diyakini, memiliki kunci solusi untuknya.

Eivor sendiri adalah seorang pejuang Viking yang diangkat anak oleh Styrbjorn – salah satu raja klan di Norwegia yang juga memiliki anak laki-laki lain, Sigurd. Kecewa dengan keputusan sang ayah yang memutuskan untuk menyerah pada raja baru atas nama damai alih-alih berperang, Sigurd pun mengajak Eivor untuk memulai kerajaan mereka sendiri di Inggris. Beranggotakan para anggota klan yang berbagi sentimen yang sama, Sigurd juga ditemani oleh duo Assassin – Bashim dan Hytham yang hadir sebagai teman sejak petualangannya di Konstantinopel. Namun seperti yang bisa diprediksi, perjalanan  mencari dan membangun “rumah” baru ini tidaklah mudah.

Menjadi tangan kanan Sigurd, Eivor diberi kepercayaan untuk memperkenalkan klan mereka ke kerajaan di sekitar atas nama aliansi damai.
Di sisi lain, Eivor juga dihantui ramalan bahwa di satu titik, ia akan mengkhianati Sigurd.

Sebagai tangan kanan andalan Sigurd, menjadi tugas Eivor untuk memastikan bahwa proses ini berjalan selancar dan sedamai mungkin. Aksi lobi untuk mengunjungi kerajaan-kerajaan kecil di sekitar settlement atas nama mencari dukungan, sekaligus memperkenalkan diri, menjadi tanggung jawab Eivor. Namun di sisi lain, Eivor juga harus berhadapan dengan sebuah konflik internal yang tidak bisa ia kesampingkan begitu saja. Sang peramal dalam klan – Valka sejak awal sudah memperingatkan Eivor bahwa di satu titik dalam perjalanannya, ia akan berujung mengkhianati Sigurd, saudara angkatnya sendiri. Perjalanan Eivor juga pelan tapi pasti mengungkap eksistensi sebuah organisasi belakang layar yang sepertinya punya misinya sendiri di setiap kerajaan.

Bagaimana saga Eivor ini menyatu dalam semesta cerita Assassin’s Creed?

Lantas, tantangan seperti apa yang harus dihadapi oleh Eivor? Apakah ia memang akan berakhir mengkhianati Sigurd? Mampukah settlement ini berujung tumbuh dalam kedamaian? Bagaimana cerita ini kemudian terikat pada konsep Assassin – Templar itu sendiri? Semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan Anda dapatkan dengan memainkan Assassin’s Creed Valhalla.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…