Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Reading time:
March 3, 2021

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan dengan cerita soal menyelamatkan dunia dan gameplay turn-based memang terasa begitu kuat selama beberapa tahun terakhir ini. Sebagian besar dari kerinduan ini datang karena proses modernisasi banyak franchise yang berujung membuatnya jadi game action. Berita baiknya? Square Enix setidaknya masih menyediakan pengalaman tersebut lewat beberapa judul dengan kualitas yang memesona, termasuk Dragon Quest XI di antaranya. Sementara bagi gamer yang sempat menikmati judul JRPG di era Nintendo 3DS masa lampau, kedatangan Bravely Default II jadi salah satu yang paling diantisipasi. Game yang akhirnya berujung kami jajal secara langsung.

Kesan Pertama

Sebagai gamer yang tidak pernah mengikuti hype Bravely Default di era Nintendo 3DS, menikmati seri yang satu ini berhasil membuka mata kami mengapa seri yang satu ini berujung membuat banyak gamer pencinta JRPG jatuh hati. Ada kesan seri Final Fantasy klasik yang kuat di sini lewat kekuatan cerita yang berpusat pada konsep kristal dan tentu saja, pergantian Job yang diusung. Satu yang menarik, Bravely Default II juga berujung jadi game yang tidak semudah yang dibayangkan. Pertarungan, terutama saat melawan boss, adalah kerja keras untuk tidak hanya memastikan karakter Anda berada di level yang sesuai, tetapi juga datang dengan kombinasi Job yang tepat. Salah langkah, game ini tidak akan sulit untuk membuat Anda berakhir frustrasi.

Hadir dengan visualisasi yang imut yang datang dengan ragam efek blur untuk menciptakan visual yang lebih modern, dunia yang ditawarkan oleh Bravely Default II saat ini memang tidak bisa dibilang luas. Kota datang kecil, mengusung beberapa lokasi yang memang Anda butuhkan untuk memperkuat diri, yang juga diikuti dengan jumlah dungeon yang tidak sedikit pula. Konsep seperti ini membuat Bravely Default II, setidaknya di 15 jam pertama kami, terasa seperti game JRPG yang terasa lugas. Namun setidaknya bersama dengan voice acting yang dieksekusi penuh di sepanjang permainan, cerita yang ia usung cukup menarik dengan beberapa di antaranya, bahkan terasa gelap dan berat.

Salah satu perubahan paling signifikan datang dari sistem Street Pass yang di seri pertama menjadi salah satu fitur andalan yang unik. Mengingat Nintendo Switch tidak lagi mendukung fitur yang sama, Bravely Default II mengusung sistem berbeda yang setidaknya, tetap akan akan membantu Anda meringankan proses grinding karakter. Game ini akan punya fitur “eksplorasi otomatis” yang akan bisa dipicu dengan membiarkan Bravely Default II berjalan di Rest Mode, dengan waktu pengumpulan resource hingga maksimal waktu 12 jam real-time. Sistem ini setidaknya membuat Anda merasa bahwa waktu Anda tidak memainkannya tetap akan terasa produktif.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, terutama untuk menyelesaikan keseluruhan cerita yang entah butuh waktu berapa lama, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven di bawah ini untuk mendapatkan gambaran apa itu Bravely Default II. Time to grind, bois!

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…

PlayStation

April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…
March 9, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Housemarque (RETURNAL)!

Housemarque dan rilis konsol terbaru Playstation memang jadi kombinasi tidak…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…