Nomura: Yang Resek Soal Sora Masuk Smash itu Saya, Bukan Disney!

Reading time:
June 16, 2022
sora ssbu 1

Seperti sebuah pencapaian final yang pantas, ini sepertinya kalimat yang pantas untuk menjelaskan sensasi pengumuman kedatangan Sora dari Kingdom Hearts ke Super Smash Bros Ultimate beberapa waktu yang lalu. Sang otak – Sakurai berujung dipuja-puji karena berhasil melakukan tugas yang nyaris mustahil ini, apalagi melibatkan masalah lisensi banyak pihak, terutama Disney yang seringkali diasumsikan ketat. Kedatangan Sora tersebut langsung disambut gamer dengan emosional, apalagi setelah dibukanya fakta bahwa Sora memang menjadi petarung yang paling banyak diminta fans di survei 6 tahun yang lalu. Namun, ternyata oh ternyata, kesulitan membawa Sora ini ternyata tidak bersumber dari Disney. Ia justru datang dari sang kreator – Tetsuya Nomura.

Hal inilah yang diakui Tetsuya Nomura dalam wawancara terbarunya dengan Game Informer. Walaupun ia bahagia soal resepsi Sora si Super Smash Bros Ultimate, ia sempat mendengar komentar soal keberhasilan Sakurai meyakinkan Disney untuk memastikan hal ini terjadi. Padahal menurut Nomura, Disney selalu terbuka dengan ide ini dan mempersilahkannya.

sora ssbu4
Nomura mengaku bahwa dirinya lah yang lebih menentang kedatangan Sora ke Smash Bros Ultimate.

Yang menentang cukup keras justru adalah dirinya. Nomura mengaku bahwa ia khawatir kedatangan Sora ke Smash justru akan mengacaukan lore yang sudah terbangun di Kingdom Hearts dan dunia-dunia Disney selama ini. Oleh karena itu, ia harus mempertimbangkannya sebaik mungkin.

Apakah ini berarti Nomura memandang kedatangan Sora ke dunia Smash Bros adalah sesuatu yang canon? Sayangnya, ia tidak berbagi detail lebih lanjut terkait hal tersebut. Namun setidaknya kini kita punya gambaran lebih jelas soal kedatangan Sora ke Smash.

Source: GameInformer

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…