Krafton Tawarkan Pengunduran Diri Sukarela Setelah Umumkan Fokus “AI First”
Krafton menawarkan skema pengunduran diri sukarela bagi seluruh karyawan setelah umumkan visi perusahaan ke arah “AI first”.
Tragis benar memang nasib karyawan di Krafton, publisher di balik game sukses seperti PUBG, Subnautica, hingga inZOI. Perusahaan raksasa itu resmi mengumumkan program pengunduran diri sukarela untuk semua karyawan, termasuk mereka yang masih berada di level junior. Langkah ini muncul tak lama setelah laporan keuangan terbaru perusahaan mencatat performa terbaik dalam sejarah mereka, membuat keputusan ini terasa mengejutkan bagi sebagian pihak.
Dilansir dari laporan Business Korea, perusahaan itu menyebut program ini bertujuan membantu karyawan “merancang arah pertumbuhan mereka secara proaktif”, terutama di tengah transformasi menuju era AI yang semakin agresif. Tampaknya raksasa gaming itu telah putuskan untuk terjun sepenuhnya ke program “AI First”, yang fokuskan penggunaan AI untuk pengembangan gamenya di masa depan.

Dengan demikian, Krafton langsung mengorganisir struktur internal demi fokus pada proyek berbasis AI dan pengembangan IP orisinal. Hal itu diperkuat oleh keputusan untuk menghentikan hampir seluruh proses perekrutan karyawan baru, kecuali untuk divisi yang berhubungan langsung dengan pengembangan IP dan tenaga ahli untuk pengembangan AI.
Program tersebut menawarkan kompensasi berdasarkan lamanya masa kerja, mulai dari 6 bulan gaji untuk masa kerja di bawah 1 tahun hingga 36 bulan gaji bagi mereka yang sudah lebih dari 11 tahun bekerja di Krafton. Menariknya, perusahaan menegaskan bahwa ini bukanlah gelombang PHK massal terselubung.
Bagaimana menurut Anda mengenai keputusan ekstrim yang diambil raksasa gaming Korea Selatan itu?










