Fortnite Sempat Offline di Malam Natal Akibat Server Global Lumpuh
Gangguan jaringan global membuat sejumlah game dan platform besar seperti Fortnite dan Steam tumbang bersamaan di malam Natal.
Dunia gaming mendadak kacau ketika gangguan jaringan berskala global menyebabkan banyak judul besar dan platform penting offline secara bersamaan. Game populer seperti Fortnite, ARC Raiders, Rocket League, hingga Marvel Rivals, bahkan platform distribusi PC terbesar, Steam, dilaporkan tidak bisa diakses oleh jutaan pemain, tepat di momen sensitif malam Natal.
Salah satu yang paling terdampak adalah Fortnite, game live service andalan dari Epic Games. Situasi ini bahkan mendapat respons langsung dari pendiri sekaligus CEO Epic Games, Tim Sweeney, yang menuliskan pesan singkat tetapi jujur di media sosial, “The servers are melting down, sorry fam.” Beberapa jam kemudian, Sweeney kembali memberi kabar baik dengan memastikan layanan telah pulih sembari mengucapkan selamat Natal kepada komunitas.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab utama gangguan tersebut. Namun, melihat luasnya dampak yang melibatkan berbagai publisher dan platform berbeda, indikasi kuat mengarah pada masalah infrastruktur jaringan global, bukan server internal satu perusahaan saja. Insiden ini kembali menegaskan rapuhnya ekosistem online modern, terutama di periode trafik tinggi seperti liburan.
Fenomena ini juga mencerminkan tantangan industri ke depan. Dengan game modern yang semakin bergantung pada konektivitas online, cloud computing, dan layanan live service, gangguan jaringan berskala besar berpotensi menjadi kejadian yang lebih sering. Bagi gamer, ini menjadi pengingat pahit bahwa di era digital, masalah pada server bisa langsung melumpuhkan pengalaman bermain secara global.
Apakah Anda sempat terdampak masalah offline itu? Bicara soal matinya layanan gaming, Nintendo juga sempat mengalami kejadian serupa karena masalah pada layanan Google.










