AI Kembali Sebabkan PHK Massal, Kali Ini Pada Media Gaming
Media gaming kini turut terdampak oleh terjadinya keputusan PHK massal karena restrukturisasi, guna mengganti penulisnya dengan AI.
Gelombang restrukturisasi perusahaan berskala besar akibat mengganti pekerja dengan AI sudah bukan berita baru lagi. Seperti yang sempat terjadi pada Krafton, yang PHK massal sebagian besar karyawannya karena ingin menggantinya dengan “tenaga kerja digital”, kini dampaknya meluas ke luar industri developer dan publisher game, yaitu juga mengenai media massa bidang gaming.
Adanya PHK terhadap jurnalis gaming itu muncul ke permukaan setelah Lloyd Coombes, yang merupakan penulis di The Escapist, katakan dirinya telah di-PHK di LinkedIn miliknya. Tidak hanya itu, seminggu sebelumnya media itu juga telah memutuskan hubungan kerja dengan semua tenaga freelancer, dan juga katakan tidak lagi menerima tenaga freelancer baru.

Ternyata Clickout Media, pemilik dari The Escapist dan Esports Insider, memang telah membanting setir untuk bertumpu sepenuhnya kepada AI. Akibatnya, sebagian besar staff mereka telah di-PHK untuk melancarkan kebijakan itu. Untuk ke depannya, perusahaan itu akan dijalankan oleh skeleton crew berisikan “AI Editor” untuk mengisi kontennya.
Dikabarkan pula bahwa semua karyawan yang terdampak oleh pemecatan massal itu diharuskan untuk menandatangani surat NDA (Non-Disclosure Agreement) yang melarang mereka untuk bicarakan PHK massal itu, bila masih ingin mendapatkan uang pesangon.
Bagaimana menurut Anda mengenai semakin banyaknya pemain di industri gaming yang mulai berhaluan penuh ke tenaga berbasis AI?










