Kreator GTFO Lakukan PHK Massal Demi Fokus ke Game Barunya
Studio 10 Chambers yang terkenal dengan GTFO umumkan PHK massal, demi bisa fokus untuk membuat game barunya, Den of Wolves.
Studio di balik GTFO, 10 Chambers, resmi mengumumkan terjadinya gelombang PHK massal di studio mereka, sebagai bagian dari restrukturisasi besar perusahaan. Kabar ini pertama kali muncul via sejumlah unggahan LinkedIn dari karyawan yang terdampak, termasuk co-founder sekaligus mantan Chief Development Officer, Hjalmar Vikström, yang menyatakan dirinya kini fokus pada proyek game independen yang lebih kecil demi menjaga kesehatan pribadi.
Melalui pernyataan via Game Developer, 10 Chambers membenarkan adanya sejumlah besar karyawan yang terdampak oleh restrukturisasi tersebut. Meski tidak berikan angka pasti, studio menegaskan bahwa langkah ini diambil demi memastikan proyek terbaru mereka, Den of Wolves, bisa berkembang dengan baik.

10 Chambers sendiri didirikan pada 2015 oleh sejumlah mantan desainer seri Payday, dan Den of Wolves disebut sebagai kembalinya tim ini ke genre heist shooter. Proyek tersebut sebelumnya juga diumumkan akan memiliki seri dokumenter bertajuk “Do the Game” pada 2025, yang akan menampilkan proses pengembangan yang terjadi di balik layar.
Restrukturisasi ini menambah daftar panjang studio game yang melakukan PHK massal dalam beberapa tahun terakhir. Belum lama ini, kreator Highguard dan Ubisoft juga melakukan penyesuaian organisasi dengan merumahkan sejumlah besar karyawannya. Tren ini diprediksi sebagian pihak masih akan terus terjadi selama 2026 ini.
Bagaimana menurut Anda mengenai kembali adanya PHK massal di industri game, yang kali ini menyasar studio yang menelurkan GTFO?










