Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150
Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S hingga $150 mulai Agustus 2026, dan menghentikan produksi Xbox Series X 2TB.
Tidak bisa dipungkiri bahwa memiliki console gaming kini menjadi hobi yang semakin mahal. Setelah gelombang kenaikan harga melanda berbagai perangkat dalam beberapa tahun terakhir, kini giliran Xbox yang kembali melakukan penyesuaian harga secara signifikan. Bahkan, kenaikan kali ini tercatat jauh lebih besar dibandingkan yang dilakukan perusahaan pada tahun lalu.
Melalui pengumuman resminya, Microsoft memastikan bahwa harga seluruh lini console Xbox Series akan kembali naik mulai 1 Agustus 2026. Model Series S 512GB mengalami kenaikan sebesar $100 menjadi $499,99, sementara Series S 1TB kini dibanderol $599,99. Di kelas yang lebih tinggi, Series X Digital Edition naik menjadi $749,99, sedangkan Series X 1TB dengan disc drive kini dijual seharga $799,99 setelah mengalami kenaikan sebesar $150.

Tak hanya menaikkan harga, raksasa teknologi asal Redmond tersebut juga mengumumkan bahwa Xbox Series X 2TB akan memasuki status sunset. Dengan kata lain, model berkapasitas terbesar itu tidak lagi diproduksi, dan hanya akan tersedia selama stok di pasaran masih ada.
Momen ini menjadi kenaikan harga kedua yang dilakukan Microsoft dalam waktu kurang dari satu tahun. Pada September 2025, perusahaan itu sempat menaikkan harga Xbox dengan alasan perubahan kondisi ekonomi global. Namun kali ini, fokus penjelasannya bergeser ke biaya produksi hardware yang terus melonjak.
Microsoft mengungkapkan bahwa harga komponen storage dan memory untuk console telah meningkat lebih dari 2,5 kali lipat. Setelah kenaikan harga sebelumnya, Microsoft mengaku telah berusaha bernegosiasi dengan para pemasok untuk memperoleh harga yang lebih baik, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Perusahaan itu juga menegaskan bahwa kondisi ini tidak hanya dialami Xbox. Industri elektronik secara keseluruhan tengah menghadapi tekanan akibat mahalnya komponen. Namun dampaknya terasa lebih besar bagi bisnis console karena perangkat semacam ini secara tradisional dijual dengan margin yang sangat tipis, bahkan sering kali di bawah biaya produksinya, sementara keuntungan baru diperoleh melalui penjualan game dan layanan digital.
Kenaikan harga Xbox ini juga semakin memperlihatkan perubahan besar di industri gaming. Jika dulu console dikenal sebagai pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan PC gaming, kini selisih harga di antara keduanya semakin menipis.
Bagaimana menurut Anda? Apakah harga Xbox yang kini mendekati kisaran PC gaming masih layak dipertimbangkan, atau justru membuat Anda mulai melirik platform lain?










