Minecraft Berhasil Dimainkan di Game Boy Color

Reading time:
July 14, 2026
Seorang YouTuber berhasil menjalankan Minecraft di Game Boy Color, lengkap dengan fitur membangun blok dan eksplorasi Nether sederhana.

Harus diakui bahwa ada satu tradisi unik yang seolah tidak pernah hilang dari komunitas teknologi dan gaming; menjalankan game di perangkat yang seharusnya tidak mampu melakukannya. Setelah bertahun-tahun internet diramaikan oleh berbagai eksperimen menjalankan DOOM di perangkat tak lazim, kini giliran Minecraft yang mulai menjadi “korban” kreativitas para modder.

Melalui video berdurasi 3 menit, seorang YouTuber bernama Game of Tobi secara mengejutkan berhasil menciptakan versi Minecraft yang dapat dimainkan di Nintendo Game Boy Color. Yang membuat proyek ini begitu mengesankan adalah game tersebut bukan sekadar replika 2D. Tobi berhasil menghadirkan dunia bergaya 3D yang memungkinkan pemain berjalan, menghancurkan blok, menempatkan blok, hingga menjelajahi versi sederhana dari Nether; sesuatu yang terdengar mustahil mengingat keterbatasan hardware handheld keluaran 1998 tersebut.

minecraft
Image: YouTube Game of Tobi.

Tentu saja, versi ini masih memiliki banyak keterbatasan. Belum ada sistem inventori, health bar, musuh, maupun mekanisme survival seperti Minecraft selayaknya. Kendalinya pun cukup unik karena keterbatasan tombol pada Game Boy Color, membuat pemain harus berganti mode untuk menggerakkan karakter dan mengatur kamera. Meski begitu, inti pengalaman membangun dan menghancurkan blok berhasil diperlihatkan di sana.

Menariknya lagi, proyek tersebut ternyata juga kompatibel dengan Game Boy generasi pertama yang dirilis pada 1989. Namun karena spesifikasinya jauh lebih rendah, game hanya berjalan dalam tampilan hitam-putih, dengan performa yang lebih lambat. Fakta bahwa perangkat berusia lebih dari 35 tahun saja masih mampu menjalankan dunia 3D bergaya Minecraft merupakan pencapaian teknis yang mengesankan.

Bagi yang ingin mencobanya, Tobi membagikan file .gbc proyek tersebut secara gratis melalui halaman Patreon miliknya. File tersebut dapat dimainkan menggunakan emulator maupun cartridge flash yang kompatibel dengan hardware asli. Ternyata, game ini bukan kali pertama sang kreator melakukan eksperimen serupa. Sebelumnya, ia telah mengembangkan berbagai proyek yang membawa game modern ke perangkat retro lainnya.

Di luar pencapaian teknisnya, proyek ini memperlihatkan satu hal yang bisa dibilang cukup menarik. Ketika industri sibuk mengejar grafis realistis dan hardware yang semakin bertenaga, selalu ada sekelompok gamer yang justru tertantang untuk melakukan hal sebaliknya, membuktikan bahwa game modern masih bisa “hidup” di perangkat yang usianya puluhan tahun.

Jika sebelumnya DOOM dikenal sebagai tolok ukur kreativitas para programmer dalam menjalankan game di perangkat yang tidak semestinya, kini tampaknya Minecraft mulai mengikuti jejak yang sama. Melihat antusiasme komunitas terhadap proyek seperti ini, bukan tidak mungkin akan muncul eksperimen lain yang lebih ekstrem di masa mendatang.

Bagaimana menurut Anda? Jika bisa memilih, game modern apa yang paling ingin Anda lihat berhasil dijalankan di console retro seperti Game Boy Color?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…